Obsesi orang buta yang kebanyakan ilmu, yah wajar dech jadi sedikit sedeng.
--- On Mon, 6/9/08, Imam Suyudi <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: Imam Suyudi <[EMAIL PROTECTED]> Subject: :: Milist NB :: Banser Isi Ilmu Kebal, FBR Nyatakan Siap Ladeni_Kami Juga Siap To: [email protected] Date: Monday, June 9, 2008, 6:14 AM Kami juga siap masak air panas sebanyak-banyaknya. Sesakti-saktinya orang, disiram air panas juga pada kabu, toel gak? --- On Mon, 6/9/08, Reporter Milist <reportermilist@ gmail.com> wrote: From: Reporter Milist <reportermilist@ gmail.com> Subject: :: Milist NB :: Banser Isi Ilmu Kebal, FBR Nyatakan Siap Ladeni To: Date: Monday, June 9, 2008, 9:18 AM Catatan Reporter: Perang Kok Sama saudara sendiri.. Ayo bersatu Indonesia... Harian Komentar 09 Juni 2008 Banser Isi Ilmu Kebal, FBR Nyatakan Siap Ladeni Prosesi pengisian ilmu kebal bagi anggota Ansor di Mojokerto. Anggota Garda Bangsa dan GP Ansor dari daerah berniat beramai-ramai ke Jakarta jika FPI tidak dibubarkan. Malah ribuan anggota Banser telah diisi ilmu kebal sebelum berangkat. Tapi Forum Betawi Rempug (FBR) yang bereaksi. Mereka pun menyatakan siap meladeni Garda Bangsa dan Ansor. "Siapa pun yang mau datang, kita akan menyambut dengan baik dan siap berdamai. Tapi kalau Garda Bangsa dan Pemuda Ansor datang untuk membuat kerusakan dan tetap menunjukkan kekebalan (ilmu tenaga dalam, red), FBR siap mengamankannya, " ujar Ketua FBR Fadloli El Muhir di Kan-tor FBR, Jakarta Timur, Ming-gu (08/06). "PKB Garda bangsa, GP Ansor, agar istighfar dan bertobat. Kalau tetap memperlihatkan kekebalannya ke Jakarta, FBR 100 persen siap," imbuh pria yang gagal bertarung sebagai senator DKI Jakarta tahun 2004 ini. Fadloli berbicara di depan massanya yang berjumlah 300-an orang. Dia mengena-kan pakaian serba hitam dan kain sorban hijau dililitkan di leher. Dia berbicara dengan membawa bendera Aliansi Kebhinnekaan untuk Kedamaian Rakyat dan Bangsa, yang selain beranggotakan FBR, menurutnya juga beranggotakan umat Kristiani, Hindu dan Khonghucu. Dia juga menyatakan, pada Senin ini ada aksi besar-besaran ke Istana. Dia meminta anggota dan jawara FBR untuk siaga mengamankan aksi tersebut. Sedangkan mengenai Ahmadiyah, Fadloli me-minta Ahmadiyah mendeklarasikan agamanya sendiri. "Hal ini harus dilakukan agar tidak terjadi permusuhan," alasannya. Sebelumnya, Banser Mojokerto dilaporkan telah mengisi sejumlah anggotanya dengan ilmu kekebalan tubuh. Diharapkan, anggota Banser yang akan diisi ilmu kebal itu mencapai 8.000 orang di Mojokerto. Banser merupakan satuan tugas (satgas) di bawah organisasi Gerakan Pemuda (GP) Ansor. "Ini bukan untuk sombong-sombongan, tapi kami ingin menegakkan kebenaran. Kami hanya ingin mengingatkan orang-orang FPI untuk tidak meneruskan cara-cara kekerasan," kata Heri Ernawan, Ketua Pengurus Cabang (PC) GP Ansor Kabupaten Mojokerto. FPI yang dimaksud Heri adalah Front Pembela Islam, yang diduga terlibat dalam aksi penyerangan terhadap anggota Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB) di Monas, Minggu (01/06) lalu. Pengisian ilmu kekebalan itu mulai di Dusun Kedawung, Desa Gemekan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. Pengisian ilmu kebal ini, kata Heri, akan dilanjutkan hingga mencakup seluruh anggota Banser di setiap kecamatan di Kabupaten Mojokerto. "Tujuannya, jika sewaktu-waktu ada instruksi dari Banser pusat, maka Mojokerto sudah siap mengirimkan personelnya yang telah mendapat ilmu kekebalan," kata dia. Pengisian ilmu kekebalan tubuh itu dilakukan di sebuah mushala, dipandu H Muhammad Ilyas dan Mbah Suwarno. Mereka selama ini dikenal ahli mengisi ilmu kekebalan bagi anggota Banser Mojokerto. "Islam melarang orang bersikap sombong, tapi kalau ada orang lain sombong kepada kita maka kita tidak boleh hanya diam. Kita bukan mau mencari lawan. Tapi kalau ada lawan, pantang bagi kita untuk lari," ujar Muhammad Ilyas. GUS DUR Sementara Ketua Umum Dewan Syuro PKB Abdurrahman Wahid mempertahankan sikapnya soal Ahmadiyah. Saat memberikan tausiyah di hadapan GP Ansor, Gus Dur menjelaskan sikapnya membela Ahmadiyah. "Kalau habib Rizieq ngomong demonstrasi- demonstrasi soal Ahmadiyah, ya kita harus melindungi nasib warga negara kita. Warga Ahmadiyah harus dilindungi," kata Gus Dur di markas GP Ansor, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Minggu (08/06). "Kalau nanti sampai dinyatakan bubar, saya bersedia menjadi saksi di pengadilan dan kalau perlu menjadi pembela Ahmadiyah karena ini menyangkut kemampuan kita membela warga negara Indonesia," imbuh Gus Dur. Tausiyah Gus Dur ini berkaitan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila. Menurut Gus Dur, pembelaan terhadap Ahmadiyah merupakan pengeja-wantahan nilai-nilai Pancasila yang telah disepakati sejak dulu kala sebagai dasar negara. "Kebangkitan bangsa selalu berujung pada Pancasila. Pada waktu itu ada 7 orang perwakilan, di antaranya Serikat Islam, Muhammadiyah, Partai Arab Indonesia dan Masyumi. Mereka menyetujui bahwa Pancasila adalah dasar negara, karena Pancasila menjadi semangat kebangsaan. Pancasila bermula dari pemahaman diri dan menyatakan hak untuk kebe-basan berpikir," kata Gus Dur.(inc -- ************ ********* ********* **** Memberitakan Informasi terupdate untuk Rekan Milist ************ ********* ********* ******
