Kerennnnnnnnn!! I luv INDONESIA!! =D

Dua WNI Bobol Perusahaan Belanda Via Internet


Catatan reporter: Kenapa harus Indonesia untuk yang buruk



11/06/08 17:15

Dua WNI Bobol Perusahaan Belanda Via Internet


Jakarta (ANTARA News) - Dua warga negara Indonesia (WNI) yang tinggal di 
Jakarta telah membobol Tim Tamsim Invex Corp., sebuah perusahaan Belanda yang 
beroperasi di Amerika Serikat, melalui jaringan internet.

Pembobolan melalui transaksi online menggunakan kartu kredit fiktif itu telah 
merugikan Tim Tamsim hingga 41.927 dolar AS atau sekitar Rp400 juta, demikian 
pernyataan Polda Metro Jaya, Rabu.

Kepala Satuan Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, 
AKBP Tommy Watuliu, mengatakan, kedua pembobol itu kini telah ditahan di Rutan 
Polda Metro Jaya.

Kedua tersangka itu adalah Rizky Martin alias Steve Rass dan Donny alias 
Michael Texantoy sedangkan perusahaan yang dibobol adalah Tim Tamsim Invex Corp

"Mereka ditangkap di sebuah warnet yang berlokasi di Jl Raya Lenteng Agung, 
Jakarta Selatan saat berusaha membobol perusahaan asing lagi yang sama," 
katanya.

Dalam pemeriksaan, sejak Januari 20008, kedua tersangka mengaku sudah beberapa 
kali membobol sejumlah perusahaan yang melayani belanja online di AS dan Eropa.

Penangkapan kedua tersangka itu dilakukan setelah Polda Metro Jaya menerima 
laporan dari kepolisian AS. Polisi negara Paman Sam itu menyatakan bahwa ada 
WNI yang membobol perusahaan di AS.

"Saat transaksi belanja, kedua tersangka menggunakan kartu kredit palsu," 
katanya.

Data kartu kredit palsu itu juga diperoleh dengan cara membobol jaringan 
internet.

Untuk mencari toko yang melayani belanja via online, kedua tersangka 
menggunakan fasilitas laman pencari www.google.com.

Aksi kedua tersangka itu berakhir setelah perusahaan Tim Tamsim Invex Corp yang 
berlokasi di 287 East 6th, 160 Saint Paul Minesotta AS melapor ke kepolisian 
setempat karena ada pembelian dua helm merek Suomy, 21 stang jepit untuk motor, 
kamera digital merk Nikon D300 senilai total 41.927 USD melalui website 
www.convertibars.com dengan menggunakan kartu kredit fiktif. 

Ketika perusahaan itu hendak menagih pembayaran ke perusahaan penyelenggara 
kartu kredit yang dipakai ketua tersangka, ternyata kartu kreditnya palsu.

Karena barang-barang yang dijual telah dikirim ke Indonesia menggunakan jasa 
paket DHL maka polisi di AS bekerja sama dengan Polda Metro Jaya untuk 
mengungkap kasus ini.

Di tempat tinggal kedua tersangka di Lenteng Agung, polisi menemukan sebagian 
barang-barang yang belum sempat dijual.
(*)

COPYRIGHT © 2008

Sumber : Antara


Recent Activity
  a..  9New Members
Visit Your Group 
Need traffic?
Drive customers

With search ads

on Yahoo!

Moderator Central
Yahoo! Groups

Get the latest news

from the team.

Food Lovers
Real Food Group

on Yahoo! Groups

find out more.
. 

Kirim email ke