semangat ngapain?
nembak yg macem2 di perbatasan ?

  -----Original Message-----
  From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] Behalf Of 
Melva Rossaria
  Sent: Thursday, June 12, 2008 11:01 AM
  To: [email protected]
  Subject: Re: :: Milist NB :: Dua WNI Bobol Perusahaan Belanda Via Internet


        semangaaaaaaaaaaaaaaaaattttttttttttt!!!!!

        --- On Thu, 12/6/08, Wi..loe_sableng! <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

          From: Wi..loe_sableng! <[EMAIL PROTECTED]>
          Subject: Re: :: Milist NB :: Dua WNI Bobol Perusahaan Belanda Via 
Internet
          To: [email protected]
          Date: Thursday, 12 June, 2008, 10:43 AM



          bentar lagi "gue" wujud-in impian u, kl g dah jadi Timnas... "doakan 
sayaaaa!!" (benteng takeshi style)

          Wi..Loe_sableng
          *) Pembela kebenaran dan pembasmi kejahatan
            ----- Original Message ----- 
            From: ed 
            To: Nongkrong_bareng@ yahoogroups. com 
            Sent: Thursday, June 12, 2008 8:19 AM
            Subject: RE: :: Milist NB :: Dua WNI Bobol Perusahaan Belanda Via 
Internet



            seandainya saja berita nya terisi...

            2 STRIKER TIMNAS INDONESIA MEMBOBOL GAWANG TIM BELANDA HINGGA 
INDONESIA MENANG 2-0...

            ngimpi yg tak berujung kali ya.....

              -----Original Message-----
              From: Nongkrong_bareng@ yahoogroups. com [mailto:Nongkrong_ 
[EMAIL PROTECTED] ps.com]On Behalf Of Wi..loe_sableng!
              Sent: Thursday, June 12, 2008 8:12 AM
              To: Undisclosed- Recipient: ;
              Subject: :: Milist NB :: Dua WNI Bobol Perusahaan Belanda Via 
Internet



              Kerennnnnnnnn! ! I luv INDONESIA!! =D

              Dua WNI Bobol Perusahaan Belanda Via Internet


              Catatan reporter: Kenapa harus Indonesia untuk yang buruk



              11/06/08 17:15

              Dua WNI Bobol Perusahaan Belanda Via Internet


              Jakarta (ANTARA News) - Dua warga negara Indonesia (WNI) yang 
tinggal di Jakarta telah membobol Tim Tamsim Invex Corp., sebuah perusahaan 
Belanda yang beroperasi di Amerika Serikat, melalui jaringan internet.

              Pembobolan melalui transaksi online menggunakan kartu kredit 
fiktif itu telah merugikan Tim Tamsim hingga 41.927 dolar AS atau sekitar Rp400 
juta, demikian pernyataan Polda Metro Jaya, Rabu.

              Kepala Satuan Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda 
Metro Jaya, AKBP Tommy Watuliu, mengatakan, kedua pembobol itu kini telah 
ditahan di Rutan Polda Metro Jaya.

              Kedua tersangka itu adalah Rizky Martin alias Steve Rass dan 
Donny alias Michael Texantoy sedangkan perusahaan yang dibobol adalah Tim 
Tamsim Invex Corp

              "Mereka ditangkap di sebuah warnet yang berlokasi di Jl Raya 
Lenteng Agung, Jakarta Selatan saat berusaha membobol perusahaan asing lagi 
yang sama," katanya.

              Dalam pemeriksaan, sejak Januari 20008, kedua tersangka mengaku 
sudah beberapa kali membobol sejumlah perusahaan yang melayani belanja online 
di AS dan Eropa.

              Penangkapan kedua tersangka itu dilakukan setelah Polda Metro 
Jaya menerima laporan dari kepolisian AS. Polisi negara Paman Sam itu 
menyatakan bahwa ada WNI yang membobol perusahaan di AS.

              "Saat transaksi belanja, kedua tersangka menggunakan kartu kredit 
palsu," katanya.

              Data kartu kredit palsu itu juga diperoleh dengan cara membobol 
jaringan internet.

              Untuk mencari toko yang melayani belanja via online, kedua 
tersangka menggunakan fasilitas laman pencari www.google.com.

              Aksi kedua tersangka itu berakhir setelah perusahaan Tim Tamsim 
Invex Corp yang berlokasi di 287 East 6th, 160 Saint Paul Minesotta AS melapor 
ke kepolisian setempat karena ada pembelian dua helm merek Suomy, 21 stang 
jepit untuk motor, kamera digital merk Nikon D300 senilai total 41.927 USD 
melalui website www.convertibars. com dengan menggunakan kartu kredit fiktif. 

              Ketika perusahaan itu hendak menagih pembayaran ke perusahaan 
penyelenggara kartu kredit yang dipakai ketua tersangka, ternyata kartu 
kreditnya palsu.

              Karena barang-barang yang dijual telah dikirim ke Indonesia 
menggunakan jasa paket DHL maka polisi di AS bekerja sama dengan Polda Metro 
Jaya untuk mengungkap kasus ini.

              Di tempat tinggal kedua tersangka di Lenteng Agung, polisi 
menemukan sebagian barang-barang yang belum sempat dijual.
              (*)

              COPYRIGHT © 2008

              Sumber : Antara



              .
               




            __________ NOD32 3028 (20080415) Information __________

            This message was checked by NOD32 antivirus system.
            http://www.eset. com
       

  Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

   

Kirim email ke