KATA-KATA ADALAH SERAPAN KEPALA KITA DARI LINGKUNGAN. TAK PERLU MALU AMA ORANG 
LAIN CUKUP DIRINYA SENDIRI
 
Salut dengan Bung Sudrajat yang tetap pada pilihan kata-katanya yang ingin 
keluar dair milist ini dan itu membuktikan kualitas Anda. Tapi, saya sendiri 
sudah sejak April 2008 masuk ke milist menakjubkan ini TANPA PERNAH TAHU kapan, 
dimana, dan bagaimana bisa bergabung. Umpatan, Makian, mungkin lebih pahit dari 
Rikrik Wirasetiadi sampai-sampai hampir ditendang tuh CPU untungnya staf saya 
ingetin itu properti kantor. Gitu juga di rumah, kabel telepon PSTN hampir saya 
putus saking dongkol bin jengkel. 
Seperti juga Bung Sudrajat, saya ikutan banyak milist Sekolah Kehidupan berisi 
tentang nilai-nilai kehidupan dari realitas sehari-hari yang sangat inspiratif 
dan penuh hikmah kemanusiaan kita, komunitas merapi milistnya sastrawan, 
penulis buku, cerpen, puisi, dan lain-lain karena saya hobi menulis dan 
Alhamdulillah 5 cerpen saya pernah juara 1-3 tingkat nasional, editor 4 buku 
ilmu-ilmu sosial, serta beberapa artikel yang masuk koran lokal dan koran 
online (maaf bukan mau sombong hanya ingin menegaskan manfaat positif buat saya 
setelah ikutan dua milist itu). Ada lagi Kerabat Antropologi yang ilmiah, Forum 
Kehutanan karena saya aktif di Kehutanan, Devjobindo, dan beberapa lagi. 
Semua masuk ke email saya dan syukur saya bisa mengaturnya karena toh hidup ini 
harus ada warna. Tapi jika Anda tak ingin ada warna, silahkan unsubscribe 
dengan cara-cara yang sudah banyak diposting teman-teman. Saran saya, jangan 
semua langsung di DELETE, ada beberapa email yang memberi saran untuk 
unsubscribe. Rekan se kantor saya bisa unsubscribe karena mengikuti saran dari 
Bung Adiguna Sinaga (idungnya pasti tambah besar tuh...) dan sampai sekarang 
tidak lagi menerima email-email dari milist ini.
 
Kesalahan kita sebagai manusia adalah SERING CEPAT MENYIMPULKAN DAN MENGAMBIL 
KEPUTUSAN DENGAN EMOSI BERLEBIHAN. SERING MENGANGGAP DUNIA KITA ADALAH PALING 
PENTING TANPA PERNAH MAU BELAJAR DARI DUNIA LAIN YANG SERING PUNYA REALITAS 
KEMANUSIAAN BAHKAN KEINDONESIAAN (pun jika kita masih menjadi bagian 
dari bangsa ini) BUKAN SEKEDAR PROFIT ORIENTED KALO 50,1% ADALAH TARGET.
Percayalah, menurut saya, milist ini tidak BIADAB. Ada banyak hal Anda temui, 
si Reporter yang infonya selalu up to date memperingan kerja kita dalam 
menyerap informasi, satu dua imel yang kadang menyentuh sisi kemanusiaan dan 
memberi pencerahan, bahkan yang konyol-konyol seperti Wie Lo Sableng, 
Bung Ed, Bung Fabrian. Lumayan pelepas penat di rutinitas yang menjemukan. 
Kuncinya, silahkan dimanage.  
Itu opini saya. Mari kita diskusikan dengan kata-kata yang tentunya santun dan 
inspiratif karena kita semua yakin pengguna komputer dengan kompleksitas 
fungsionalnya seperti saat ini, minimal pernah mengenyam bangku sekolah tinggi. 
--- On Thu, 6/12/08, ed <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: ed <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: RE: :: Milist NB :: RE: unsubscribe
To: [email protected]
Date: Thursday, June 12, 2008, 2:12 PM







korban lainnya....
weleh2...
tim moderator memang hebat dan tentunya punya ketebalan muka yg menakjubkan. 
....
para iblis di giring ke dalam kandang iblis....
weleh2....
 

-----Original Message-----
From: Nongkrong_bareng@ yahoogroups. com [mailto:Nongkrong_ [EMAIL PROTECTED] 
ps.com]On Behalf Of rikrik wirasetiadi
Sent: Thursday, June 12, 2008 2:07 PM
To: Nongkrong_bareng@ yahoogroups. com
Subject: Re: :: Milist NB :: RE: unsubscribe








unsuncribe
milis NB biadab, kurang ajar
siapa sich yang masukin gue ke milis iblis ini


 














      

Kirim email ke