Iya Pak, Jepang 25% on nuke, 51% on oil, some parts on natural gas, only small-portion on coal (smelter, industrial boiler etc), 2~3% on renewable energy .... dan struktur energi ini tidak akan berubah sampai 2025. Coal dianggap kotor karena kandungan sulfur tinggi sedang regulasi emisi sulfur sangat ketat di Jepang (Europe too), secara teknologi untuk buat Coal PLT yang ramah lingkungan bisa, tapi ide ini tidak terlalu didukung saat ini, ndak tahu kalau mereka bisa sepakat mengurangi nuke.
James Arifin <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Nggak juga, ketergantungan Jepang tuh di energi nuklir bukan coal terus PLTA, dsb, coal sudah makin ditinggal sama Jepang karena Kyoto Protocol On 5/6/08, Adam Rajsha <[EMAIL PROTECTED]> wrote: tahun 2005 harga comodity coal masih rendah & belum booming. saat ini harga coal terus naik, merupakan energi yg paling dicari untuk pembangkit listrik menggatikan minyak bumi yg harganya sudah tidak lagi ekonomis lagi untuk industri pembangkit listrik tsb. jepang adalah salah satu negara yg mempunyai tigkat ketergantungan tinggi terhadap coal sebagai alternatif energi pembangkit listriknya dimasa depan. salam, AR On 5/6/08, Dodik <[EMAIL PROTECTED]> wrote: kalau sekarang naik 20%, kasih dahhh .. :) __________________________________________________________ Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now. http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ --------------------------------- Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.

