kan ude gw bilang, byk pejabat yg nyangkut di level 2000an, so mereka bikin kebijakan yg untungkan mereka.. spy mereka bisa keluar barang hahahahahahha....
--- On Wed, 10/15/08, Tommy Jayamudita <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > From: Tommy Jayamudita <[EMAIL PROTECTED]> > Subject: Re: [obrolan-bandar] AR atas = no limit? ==> aneh2 aja Fuad & Erry.. > To: [email protected] > Date: Wednesday, October 15, 2008, 5:33 AM > Batas AR 10% atas dan bawah ini kan tujuannya untuk > mengatasi kepanikan yang terjadi minggu lalu, dan > menyetabilkan fluktuasi pasar, sampai hari ini baru > dilaksanakan 3 hari. Tentu hasilnya belum bisa dikatakan > pasti. Kalau sekarang berubah tujuannya menjadi intervensi > pasar (mendongkrak pasar agar naik), apakah fluktuasi yang > baru reda tidak langsung liar lagi, apalagi naik tanpa > batas. > > Kalau kita lihat, dengan AR 10% ini saja kemarin terjadi > cornering, begitu bukan langsung AR kanan sehingga banyak > yang tidak kebagian barang, hari ini AR kanan dan sorenya > hampir AR kiri, retaliler yang nguber pada nyangkut semua, > kalau esok naik mendingan, lha kalau AR kiri? > > Ruang atas tak terbatas akan melahirkan banyak nyangkuter > di harga yang tinggi, barang nyangkut yang dulu saja belum > keluar semua, kalau bertambah lagi, apakah nantinya pasar > punya kekuatan untuk menelan barang nyangkut yang berjibun? > Kalau nggak kuat, bukankah bisa digelontor ke bawah, lebih > dalam lagi. > > Salam, > TJ > > ----- Original Message ----- > From: ki_4ever888 > To: [email protected] > Sent: Wednesday, October 15, 2008 4:17 PM > Subject: Re: [obrolan-bandar] AR atas = no limit? ==> > aneh2 aja Fuad & Erry.. > > > koq gak sekalian, bikin AR bawah 0% aja, so main saham > ude pasti untung !!!! > > --- On Wed, 10/15/08, Harris <[EMAIL PROTECTED]> > wrote: > > > From: Harris <[EMAIL PROTECTED]> > > Subject: [obrolan-bandar] AR atas = no limit? > > To: [email protected] > > Date: Wednesday, October 15, 2008, 5:09 AM > > Semoga... :) > > > > Rabu, 15/10/2008 15:44 WIB > > Auto Rejection Batas Atas Mengarah Tanpa Batas > > Suhendra - detikFinance > > > > (Foto: Indro-detikFinance) Jakarta - Badan Pengawas > Pasar > > Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam LK) belum > menentukan > > berapa batas auto rejection yang akan diterapkan. > Pembahasan > > sementara akan mengarah pada penetapan auto > rejection batas > > atas yang tidak dibatasi. > > Hal ini disampaikan oleh Kepala Bapepam Fuad Rahmany > saat > > ditemui dikantornya di Jakarta Rabu (15/10/2008). > > "Hari ini masih tetap auto rejection 10%, akan > > diusakakan ke atasnya bebas, ke bawahnya masih ada, > ke atas > > enggak ada batasan arahnya kesana," ungkapnya. > > Ditanya apakah akan ke kembali ke titik sebelumnya > yaitu > > auto rejection 30%. Dengan tegas Fuad membantah hal > > itu."Masih dalam pembahasan," kilahnya > > Sementara Dirut BEI Erry Firmansyah di gedung BEI, > Jakarta, > > Rabu (15/10/2008) mengatakan BEI mengkaji akan > melepas batas > > atas auto rejection (penolakan transaksi secara > otomatis) > > hingga 25% dari saat ini 10%. Sementara batas bawah > tetap > > dipatok 10%. > > Ini artinya untuk transaksi saham, kenaikannya bisa > > mencapai maksimal 25%, sedangkan penurunan harganya > dibatasi > > maksimal 10%. > > Sementara hari ini BEI masih menerapkan batas auto > > rejection untuk atas dan bawah sebesar 10% yang > diterapkan > > sejak 13 Oktober 2008. Sebelum krisis melanda BEI, > auto > > rejection yang dipakai sebesar 30%.(hen/ir)

