Batas AR 10% atas dan bawah ini kan tujuannya untuk mengatasi kepanikan yang terjadi minggu lalu, dan menyetabilkan fluktuasi pasar, sampai hari ini baru dilaksanakan 3 hari. Tentu hasilnya belum bisa dikatakan pasti. Kalau sekarang berubah tujuannya menjadi intervensi pasar (mendongkrak pasar agar naik), apakah fluktuasi yang baru reda tidak langsung liar lagi, apalagi naik tanpa batas.
Kalau kita lihat, dengan AR 10% ini saja kemarin terjadi cornering, begitu bukan langsung AR kanan sehingga banyak yang tidak kebagian barang, hari ini AR kanan dan sorenya hampir AR kiri, retaliler yang nguber pada nyangkut semua, kalau esok naik mendingan, lha kalau AR kiri? Ruang atas tak terbatas akan melahirkan banyak nyangkuter di harga yang tinggi, barang nyangkut yang dulu saja belum keluar semua, kalau bertambah lagi, apakah nantinya pasar punya kekuatan untuk menelan barang nyangkut yang berjibun? Kalau nggak kuat, bukankah bisa digelontor ke bawah, lebih dalam lagi. Salam, TJ ----- Original Message ----- From: ki_4ever888 To: [email protected] Sent: Wednesday, October 15, 2008 4:17 PM Subject: Re: [obrolan-bandar] AR atas = no limit? ==> aneh2 aja Fuad & Erry.. koq gak sekalian, bikin AR bawah 0% aja, so main saham ude pasti untung !!!! --- On Wed, 10/15/08, Harris <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > From: Harris <[EMAIL PROTECTED]> > Subject: [obrolan-bandar] AR atas = no limit? > To: [email protected] > Date: Wednesday, October 15, 2008, 5:09 AM > Semoga... :) > > Rabu, 15/10/2008 15:44 WIB > Auto Rejection Batas Atas Mengarah Tanpa Batas > Suhendra - detikFinance > > (Foto: Indro-detikFinance) Jakarta - Badan Pengawas Pasar > Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam LK) belum menentukan > berapa batas auto rejection yang akan diterapkan. Pembahasan > sementara akan mengarah pada penetapan auto rejection batas > atas yang tidak dibatasi. > Hal ini disampaikan oleh Kepala Bapepam Fuad Rahmany saat > ditemui dikantornya di Jakarta Rabu (15/10/2008). > "Hari ini masih tetap auto rejection 10%, akan > diusakakan ke atasnya bebas, ke bawahnya masih ada, ke atas > enggak ada batasan arahnya kesana," ungkapnya. > Ditanya apakah akan ke kembali ke titik sebelumnya yaitu > auto rejection 30%. Dengan tegas Fuad membantah hal > itu."Masih dalam pembahasan," kilahnya > Sementara Dirut BEI Erry Firmansyah di gedung BEI, Jakarta, > Rabu (15/10/2008) mengatakan BEI mengkaji akan melepas batas > atas auto rejection (penolakan transaksi secara otomatis) > hingga 25% dari saat ini 10%. Sementara batas bawah tetap > dipatok 10%. > Ini artinya untuk transaksi saham, kenaikannya bisa > mencapai maksimal 25%, sedangkan penurunan harganya dibatasi > maksimal 10%. > Sementara hari ini BEI masih menerapkan batas auto > rejection untuk atas dan bawah sebesar 10% yang diterapkan > sejak 13 Oktober 2008. Sebelum krisis melanda BEI, auto > rejection yang dipakai sebesar 30%.(hen/ir)

