Maksudnya Pak Bayu kenapa depresiasi tidak bisa dimasukkan ke perhitungan 
EBITDA itu "mungkin" karena kebanyakan Fised asset dari most perusahaan Telco 
itu mempunyai nilai depreasi yang sangat cepat obsolete, sehingga kalau kita 
perhitungkan utk masa 10-20 tahun kedepan nilai hasil valuasinya akan cenderung 
misleading.  Tapi saya kira Pak Bayu sendiri juga tidak menyadari karena yg Pak 
Bayu tau dr buku bab I itu utk perusahaan telco adalah jangan menggunakan 
EBITDA utk itung valuasinya.
 
Saya kira make sense juga, karena sudah terjadi dimana perusahaan2 dot.com 
banyak yg rontok dlm wkt bbrp bulan/tahun.  Pada kenyataanya juga kita tau 
bahwa komputer itu depresiasinya berapa lama? Hari ini beli bulan depan sdh 
tinggal 1/2nya nilai kan? Bagaimana dg alat2 telco? 
 
Utk perusahaan2 yg growthnya sebagian besar sangat tergantung oleh kecepatan 
berubahnya teknologi memang kurang tepat kalau depresiasinya 
kegedean/kelamaan.  Lain dg perusahaan2 basis komoditi, itu mesin2 dan alat2 
fixed assetnya kan bisa dipakai sampai bener2 rontok mbah? Walaupun nilai 
ekonomisnya sudah habis (katakanlah 15 tahun), mesin2 itu bisa direkondisi kan? 
di ovehaule atau diapain lah.
 
Jadi sebetulnya bukan EBITDA nggak bisa dipakai utk perush telco, tapi jangan 
sampai kita terjebak cuma ambil angkanya aja terus digunakan utk itung 
valuasinya, ini yg akan memberikan informasi misleading.
 
Gitu kira2 mbah, lebih kurangnya tolong tambahi
 
Armando



----- Original Message ----
From: jsx_consultant <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Sunday, October 19, 2008 11:46:16 AM
Subject: [obrolan-bandar] Cara ngitung EBITDA


Cara ngitung EBITDA

Ambil laporan keuangan Laba rugi emiten:
- Ambil Laba Operasi (Operating profit) (X)
- Ambil angka Depresiasi, deplesi dan amortisasi (Y) 

EBITDA = X + Y

- Kenapa angka depresiasi ditambahkan pada Laba operasi ?
- Bertambah besar depresiasi bertambah bagus angka Cash Flow
dibanding laba, KENAPA ?

Penjelasan:
- Jika anda beli mesin seharga 100 juta cash, umur mesin 2 thn 
maka biaya depresiasi 50 juta setahun.
- Kalo Laba KOTOR perusahaan anda = 50 juta
- Lalu dikurangi depresiasi maka laba OPERASI = 0
- Tapi EBITDA = X + Y = 0 + 50 juta = 50 juta.

Jadi meskipun laba operasi = 0, Cash anda akan bertambah 50 juta dari
biaya penghapusan. 

Biaya penghapusan adalah expenses tapi termasuk kelompok
NON CASH expenses, karena mesin sudah dibayar cash saat beli. Dan
saat dihapuskan anda hanya mengeluarkan biaya NON cash.

Jadi bertambah besar DEPRESIASI pada perusahaan Telco, maka
bertambah besar EBITDA dibanding Laba Operasi.

Contoh lain:
- Pada perkebunan CPO yg sudah tua, laba bersih sudah nol atau
minus. Tapi yg punya perkebunan masih jagain kebun, kenapa ?.

Karena meskipun labanya udah MINUS, bisa jadi CASH FLOW masih
POSITIF pengaruh dari DEPRESIASI yg ditambahkan pada laba (EBITDA).

Jadi jangan terpana dengan EPS negatif SAJA, hitung EBITDAnya,
gampang banget kan....

 

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

Kirim email ke