Pak Dimas, Apabila bpk sudah keluar dari kepesertaan jamsostek di kantor bapak yang lama (klo kary keluar kerja, maka perusahaan scr otomatis mengeluarkan anda dr jamsostek) maka bapak baru bisa mengurus pengeluaran JHT jamsostek bapak setelah 5 th kepesertaan di jamsostek tempat bapak terdaftar ditambah dengan masa tunggu 6 bln sejak bapak dikeluarkan dr kepesertaan jamsostek, dengan menunjukkan : 1 KPJ asli, 2. FC KTP (2 lbr bolak balik), yang asli harap dibawa 3. Surat keterangan tidak bekerja lagi bermaterai 6000 4. FC kartu keluarga (bawa aslinya juga) 5.Surat keterangan berhenti bekerja dari kantor lama, mgkn jg bs sediakan materai 6000 sebanyak 2 lembar, untuk keperluan administrasi lainnya, biasanya prosedur ini hanya memakan waktu 30 menit bila situasi normal/lancar. Semoga membantu. Thanks, Fenty
--- On Sun, 5/31/09, Dimas Yoga <[email protected]> wrote: From: Dimas Yoga <[email protected]> Subject: [parentsguide] Tanya Jamsostek To: [email protected] Date: Sunday, May 31, 2009, 11:19 PM Dear teman, Saya mau minta pendapatnya nih, saya saat ini sudah pindah kerja menjadi tenaga honorer di salah satu kantor kementerian di Jakarta. Sebelumnya saya bekerja di sebuah kantor swasta. Nah yang jadi masalah adalah di kantor pemerintahan tuh ngga pake ada acara potong2 iuran jamsostek (yang ada malah potongan TASPEN, tapi itu juga berlaku hanya untuk PNS, bukan untuk tenaga honorer). Sedangkan dulu di kantor lama, gaji saya dipotong untuk iuran jamsostek. Yang jadi pertanyaan: Bagaimana nasib iuran jamsostek saya setelah saya sudah tidak membayar iuran lagi sekarang? Kalau mau diambil bagaimana dan kalau mau diteruskan gimana prosedurnya? Mohon pencerahan dari temen-temen milis karena saya udah bolak-balik telepon Jamsostek tapi jawabannya selalu tidak memuaskan serta diputer-puter dan saling lempar tanggung jawab antara bagian satu dengan bagian yang lain. Thanks, Dimas

