jeng,

pertama, dibawa santai aja. Kita awasi dari jauh, selama putri kita tidak 
terluka, biarkan dia hadapi masalah pertamanya dia. Cepat atau lambat permata 
kita harus tau bahwa tidak semua orang itu baik sama dia. Bahwa kadang meski 
kita sudah baik sekalipun ada juga orang yg sirikin/jahatin kita.

sambil senyum, dekati kelompok anak2 itu sambil bilang; 'looo...kok adiknya 
dikatain...jangan dong...kalau ngomong kan harus ngomong yang bagus-bagus 
yaaa....'

memang ga semua ibu itu kayak kita kan hehe..ada juga anaknya nyebelin gitu tp 
dibiarin, ya udah sambil kita jagain aja tp tetap biarkan anak kita belajar 
gaul.

saya pernah ngalamin, anak2 main perosotan di restoran..eh ada aja yang 
ngalangin jalannya dia ga boleh main, nah dalam hal ini saya terpaksa ikut 
campur: sama2 dong mainnya, gantian ya??

semoga membantu,
kianty




________________________________
From: "[email protected]" <[email protected]>
To: Parents guide <[email protected]>
Sent: Wednesday, January 13, 2010 7:59:18
Subject: [parentsguide] Sharing ttg sosialisasi anak

  
♓¿ moms, 

Aku mao sedikit sharing, tp jujurnya aku malu, koq aku jd childish 
gini....mohon pendapat momies ya.... 

Anakku, ce, 2 th sedang demen2nya bermain dengan teman sebaya. Jujurnya, aku 
pun sbg ibunya senang klo anakku bersosialisasi. Kalau sore, biasanya aku ajak 
main ke luar rumah....ada beberapa tetangga yang juga ada anak kecilnya. 

Usia anakku itu yang paling kecil diantara teman2nya. Yang lain sudah berumur 
3, 5, 6 taon. Rata2 pun perempuan. Sebagai Nέw comer n yang paling kecil, 
mulanya anakku hanya berdiri sambil memegangi tangan saya moms.. Lama kelamaan 
dia mulai memberanikan diri untuk bermain jika dia hanya berhadapan dengan 1 or 
2 orang. Saat ini anak saya sudah mulai berbaur dengan anak2 di kompleks rumah 
saya. 

Tapi.....(Ini yang kadang membuat saya jengkel) ada 1 orang anak, ce, usianya 
sktr 3/4 tahun. Kalau ada anak ini, dia selalu menghasut teman2nya agar anak 
saya tidak diikut sertakan bermain. Kalaupun tidak ada temen lain, hanya dia 
dan anak saya, dia suka mengatai2 anak saya, dengan bahasa yang sudah ber'gua' 
'elu'. 

Saya sebagai ibunya anak saya merasa miris, koq anak saya digituin? Apa salah 
anak saya? Kadang saya suka langsung bertanya sama anak itu, 'kenapa kamu 
begitu?' Dia tidak menjawab, hanya lari begitu saja.... Klo harus cuek aja, 
yah....koq dongkol jg ya? Tp koq dongkol lawannya anak kecil? Anak kecil tapi 
koq sudah bisa memprovokasi? 

Mohon pendapat moms ya... Sori kalau jadi kepanjangan. .. 

Thanks a bunch, 
DJ's mom 
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone



      New Email names for you! 
Get the Email name you&#39;ve always wanted on the new @ymail and @rocketmail. 
Hurry before someone else does!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/

Kirim email ke