Dear DJ's mom,

Apa yang dilakukan Ibu sudah benar, yaitu mengajarkan si kecil untuk 
bersosialisasi sejak usia dini. Membaca tulisan ibu saya merasa Anak Anda 
mempunyai keberanian yang besar, yaitu berani bergaul dengan anak yang lebih 
besar..

Di dunia anak-anak, perbedaan satu tahun mempunyai dampak yang sangat 
signifikan (besar), anak yang lahir akhir tahun dan awal tahun saja sudah bisa 
ditemukan perbedaannya, apalagi bila anak lain lebih besar 2-3 th, perbedaan 
linguistik dan behavior terlihat dengan gampang.

Survival instinct sudah dimiliki setiap orang saat ia dikandung, dan agar 
seseorang tetap EKSIS, SURVIVE ia akan melakukan secara refleks tingkah laku 
untuk mempertahankan diri. Demikian juga pada anak yang Ibu sebutkan dalam 
tulisan. Kedatangan seorang New Comer merupakan ancaman baginya, karena dalam 
lingkungan tersebut bisa jadi ia merupakan idola teman-temannya, paling tidak 
dari tulisan ibu saya melihat potensinya sebagai seorang LEADER.

Saran saya ketika Ibu bertanya kepadanya, jangan bertanya kenapa ia tidak mau 
bermain dengan anak Ibu. Tanyakan BAGAIMANA agar ia bisa menerima Anak Ibu, apa 
yang ia inginkan dari Anak Ibu..

Dari situ kemungkinan besar Ibu bisa mendapatkan jawaban, syukur-syukur solusi.

Yang bisa Ibu ajarkan kepada Anak Ibu adalah jelaskan padanya bahwa untuk masuk 
ke suatu kelompok perlu usaha dari dirinya karena ia seorang pendatang baru, 
teman-teman yang lain belum mengenalnya, termasuk kelebihan-kelebihannya. 
dengna demikian anak tidak berkecil hati, dan ia mengerti bahwa untuk diterima 
perlu menampilkan diri secara positif, misalnya mau sharing mainan, tidak mudah 
menangis, bersikap ceria...nanti teman-teman pasti mau mendekat, lama-lama ia 
juga akan menjadi komunitas tersebut.

Selamat berpetualang menjadi Ibu bijaksana. ;-)

Salam,

Ling Majaya


Unlock Limitations to Expand Your Potential

Ling Majaya
Licensed Trainer of NLP
NLP Therapist & Family Counsellor

www.cakrawalapotensi.com
mobile: +(62) 813 1957 8319
Email : [email protected]





From: "yuliea_hakim@ yahoo.com" <yuliea_hakim@ yahoo..com>
To: Parents guide <parentsguide@ yahoogroups. com>
Sent: Wednesday, January 13, 2010 7:59:18
Subject: [parentsguide] Sharing ttg sosialisasi anak

  

♓¿ moms, 

Aku mao sedikit sharing, tp jujurnya aku malu, koq aku jd childish 
gini....mohon pendapat momies ya.... 

Anakku, ce, 2 th sedang demen2nya bermain dengan teman sebaya. Jujurnya, aku 
pun sbg ibunya senang klo anakku bersosialisasi. Kalau sore, biasanya aku ajak 
main ke luar rumah....ada beberapa tetangga yang juga ada anak kecilnya. 

Usia anakku itu yang paling kecil diantara teman2nya. Yang lain sudah berumur 
3, 5, 6 taon. Rata2 pun perempuan. Sebagai Nέw comer n yang paling kecil, 
mulanya anakku hanya berdiri sambil memegangi tangan saya moms. Lama kelamaan 
dia mulai memberanikan diri untuk bermain jika dia hanya berhadapan dengan 1 or 
2 orang. Saat ini anak saya sudah mulai berbaur dengan anak2 di kompleks rumah 
saya. 

Tapi.....(Ini yang kadang membuat saya jengkel) ada 1 orang anak, ce, usianya 
sktr 3/4 tahun. Kalau ada anak ini, dia selalu menghasut teman2nya agar anak 
saya tidak diikut sertakan bermain.
 Kalaupun tidak ada temen lain, hanya dia dan anak saya, dia suka mengatai2 
anak saya, dengan bahasa yang sudah ber'gua' 'elu'. 

Saya sebagai ibunya anak saya merasa miris, koq anak saya digituin? Apa salah 
anak saya? Kadang saya suka langsung bertanya sama anak itu, 'kenapa kamu 
begitu?' Dia tidak menjawab, hanya lari begitu saja.... Klo harus cuek aja, 
yah....koq dongkol jg ya? Tp koq dongkol lawannya anak kecil? Anak kecil tapi 
koq sudah bisa memprovokasi? 

Mohon pendapat moms ya... Sori kalau jadi kepanjangan. .. 

Thanks a bunch, 
DJ's mom 
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

        New Email addresses available on Yahoo!  

Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail.

Hurry before someone else does!

    
     

    
    __._,_..___

        
  
   
    
      
        
          Reply to sender
          | 
        Reply to group
      

                Messages in this topic
          (3)
           






      Recent Activity:

    
            
      New Members
      16
    
                                              
    
  
    Visit Your Group
    Start a New Topic
  


        
      


      Telah Terbit majalah PARENTS GUIDE edisi JANUARI 2010.



10 MOMPRENEURS 2010



Di balik kebahagiaan dan kesuksesan sebuah keluarga, ada peranan ibu yang 
sangat besar di dalamnya. Tidak sedikit dari mereka yang berperan gemilang di 
luar rumah tanpa melupakan peranannya sebagai ibu rumah tangga. Temukan 10 Mama 
pilihan Parents Guide yang bisa menjadi inspirasi Anda di tahun 2010 di 
antaranya Roestriana Adrianti Riza (pendiri Kidzania Indonesia), Leny Marijani 
(Putera Kembara), Mia Sutanto (pendiri Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia), Asma 
Nadia (Pengarang "Emak Naik Haji") dam Yayah Komariah (pendiri komunitas 
homeschooling Berkemas). Baca selengkapnya di majalah Parents Guide edisi 
Januari 2010



Simak juga bahasan menarik lain :

- Optimalkan Otak Si Kecil dengan Mind Mapping

- Bila Si Kecil Hobi Mengemut Jempol

- Lukman Sardi Ingin Menjadi Ayah Fleksibel

- Kiat Melejitkan Potensi Sosial Emosional Anak



Beli juga Majalah HIPOO untuk Balita kesayangan Anda. 

HIPOO edisi JANUARI 2010 ini mengangkat tema "ANEKA KENDARAAN".



Info berlangganan hubungi: Emma di (021) 70408785, 527 7302      


    
            
      MARKETPLACE
      
                  
            Going Green: Your Yahoo! Groups resource for green living          
                              
    
  

  
  Switch to: Text-Only, Daily Digest • Unsubscribe • Terms of Use




   

  
  
  



     




     

  .


   





 



  






      

Kirim email ke