Dear All,
Try Fatmawati Restaurant (www.fatmawati.com). They have Sundanese Salad,
original Serat. It's good for your health.
Hasan Hambali
----- Original Message -----
From: "Dede" <[EMAIL PROTECTED]>
To: "PB List Member" <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Tuesday, September 23, 2003 8:49 PM
Subject: [PB] Seri Kesehatan: Ada Serat, Jantung Sehat {01}
> Ada Serat, Jantung Sehat
>
> Pola makan tinggi serat amat bermanfaat untuk mencegah berbagai
> penyakit, di antaranya tekanan darah tinggi dan penyakit jantung
> koroner. Terutama serat yang larut dalam air (soluble fiber) memiliki
> kemampuan menurunkan konsentrasi kolesterol jahat dalam darah.
>
> Serat makanan adalah komponen dari tumbuhan yang dikonsumsi, dan tidak
> dapat dicerna oleh sistem pencernaan manusia. Meski tidak termasuk zat
> gizi esensial, keberadaan serat makanan ini begitu penting bagi
> kesehatan tubuh kita.
>
> "Kebiasaan makan sedikit serat akan memicu berbagai penyakit seperti
> sembelit, kegemukan, hipertensi, diabetes, dan kolesterol tinggi,"
> jelas DR. Ir. Ali Khomsan, dosen Jurusan Gizi Masyarakat dan
> Sumberdaya Keluarga, Faperta, IPB.
>
> Sudah umum diketahui bahwa konsumsi makanan yang mengandung banyak
> kolesterol menyebabkan timbulnya aterosklerosis (timbunan zat lemak di
> dinding pembuluh nadi). Aterosklerosis dan beberapa kondisi akibat
> kurang serat, seperti hipertensi dan kolesterol tinggi itu,
> selanjutnya dapat memicu terjadinya penyakit jantung koroner (PJK).
>
> Hal tersebut menarik perhatian para ilmuwan untuk mengamati hubungan
> antara diet dengan PJK. Berdasarkan pengamatan pada kaum vegetarian
> diketahui bahwa mereka umumnya memiliki tekanan darah yang lebih
> rendah dibanding yang bukan vegetarian. Juga dijumpai fakta bahwa
> konsentrasi kolesterol serum dan tingkat terjadinya PJK pada kalangan
> vegetarian lebih rendah daripada kelompok pengkonsumsi daging.
>
> Pola Vegetarian
> Menurut hasil penelitian Asosiasi Jantung Amerika, risiko menderita
> penyakit jantung koroner akan meningkat sebesar 75 persen bila nilai
> kolesterol serumnya meningkat dari di bawah 182 menjadi 182-200 mg/dl.
>
> "Di Amerika sekitar 80 persen penduduknya mempunyai konsentrasi
> kolesterol darah di atas 220 mg/dl," ungkap Prof.DR. Ir. Made Astawan,
> MS, dosen di Jurusan Teknologi Pangan dan Gizi, IPB. Jadi rupanya pola
> makan vegetarian yang mengkonsumsi banyak serat makanan alami itulah
> yang telah berpengaruh positif pada kondisi kesehatan organ yang
> berhubungan dengan pembuluh darah. Penggunaan serat pangan memang
> merupakan cara alami yang aman dan ampuh untuk menurunkan kadar
> kolesterol darah, terutama serat yang bersifat larut air.
>
> Data dari sejumlah penelitian klinis menunjukkan bahwa serat larut air
> mampu mencegah penyakit jantung koroner. Menurut Prof. Made, serat
> yang bersifat larut air dari gandum, barley, dan serealia lainnya
> telah terbukti mempunyai efek menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL).
> Setiap gram serat larut air mampu menurunkan kadar kolesterol hingga
> 0,5-2 persen. Serat makanan itu contohnya gum (bahan pembentuk jeli)
> dari jenis guar, locust bean, tragacanth dan karagenan, polisakarida
> kedelai, psillium dan pektin.
>
> Tidak hanya itu. Penelitian terbaru di Swedia menunjukkan, serat gum
> guar dapat menurunkan tekanan darah tinggi tanpa diikuti penurunan
> berat badan. Dengan demikian dapat disimpulkan, gum guar dapat dipakai
> sebagai alternatif pengganti obat hipertensi, yang selama ini
> digunakan untuk menurunkan tekanan darah.
>
> Konsumsi Terlalu Rendah
> Tidak sulit sebetulnya untuk mengkonsumsi makanan berserat. Apalagi di
> sekitar kita mudah ditemukan makanan sumber serat, seperti
> buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Jumlah serat
> yang semestinya dikonsumsi juga tak terlalu banyak, yakni 25-35 gram
> per hari, sesuai anjuran badan kesehatan dunia WHO.
>
> Sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang yang mengkonsumsi makanan
> berserat sekitar 35 gram per hari memiliki risiko terkena penyakit
> jantung 1/3 kali lebih rendah dibanding orang yang mengkonsumsi serat
> kurang dari 15 gram per hari.
>
> Sementara ini, berdasarkan penelitian DR. Abas Basuni Jahari MS, dari
> Pusat Penelitian dan Pengembangan Gizi Departemen Kesehatan, 1998,
> diketahui bahwa konsumsi serat orang Indonesia rata-rata hanya 10,5
> gram per hari.
>
> "Konsumsi serat orang Yogya sekitar 17 gram per hari, masih lebih baik
> dibanding orang Jakarta yang hanya 8-9 gram per hari. Itu karena orang
> Yogya sering makan sayur nangka dan tempe," lanjutnya. Tentu juga
> makan lotek khas Yogya, yang terdiri dari aneka sayuran campur tahu
> dan tempe dengan bumbu kacang tanah.
>
> Dengan begitu banyak jenis makanan sumber serat di sekeliling kita,
> semestinya itu menjadi komponen terbesar dalam menu makanan harian
> kita. Jika kita sulit mendapatkan oat, gum, atau barley, masih banyak
> jenis lain yang mudah didapat.
>
> Umbi-umbian, jagung, agar-agar, kacang-kacangan, dan apel juga kaya
> akan serat yang larut dalam air. Memang, efek menurunkan kadar
> kolesterol yang ditimbulkan serat makanan lebih kecil dibanding
> obat-obatan sintesik. Namun istimewanya, serat makanan juga dapat
> menurunkan trigliserida.
>
> Tak hanya sumber pangan nabati, dalam hewan juga terdapat serat yang
> sanggup mengikat kolesterol. Serat yang bernama chitosan tersebut bisa
> ditemukan dalam chitine kulit udang dan cangkang kepiting. Ketika
> chitosan terkena asam lambung, senyawa tersebut akan berubah menjadi
> jeli yang dapat membungkus bukan hanya molekul kolesterol dalam getah
> empedu, tapi juga molekul lemak dari makanan.
>
> Berfungsi Antioksidan
> Bagaimana serat makanan bisa mencegah penyakit jantung? Itu lantaran
> serat makanan itu merupakan senyawa yang berfungsi sebagai
> antioksidan. Seperti diketahui antioksidan punya kemampuan hebat dalam
> menetralisir radikal bebas dan mencegah oksidasi kolesterol jahat
> (LDL). Contohnya glutation dalam alpukat atau quercentin yang terdapat
> dalam anggur dan bawang.
>
> Diuraikan oleh DR. Ali Khomsan bahwa kolesterol LDL memiliki kemampuan
> menembus dinding arteri dan kemudian menyumbat pembuluh darah bila
> telah mengalami oksidasi. Maka supaya pembentukan plak dan penyumbatan
> itu tidak terjadi, proses oksidasi itu harus dicegah. Itu berarti
> ketika antioksidan mencegah terjadinya proses oksidasi LDL itu, risiko
> munculnya penyakit jantung koroner pun terhambat.
>
> Mengingat pentingnya peran serat dalam memelihara kesehatan kita,
> mulailah mengkonsumsi serat makanan saat ini juga. Jangan tunggu
> sampai bermacam-macam penyakit singgah dan menetap di tubuh Anda. Anda
> tak harus menjadi vegetarian, tapi cukup menambah porsi buah dan
> sayuran dalam menu harian. Makin mahalnya harga buah dan sayuran segar
> berkualitas memang kadang menjadi salah satu alasan bagi mereka yang
> malas mengubah pola makan. Tapi, bukankah mencegah akan jauh lebih
> murah ketimbang mengobati penyakit?
>
> @ Endang Saptorini
> --------------------------------------------------------------------------
--
>
> Semoga Bermanfaat
>
> Dede Maulana
>
> - Semua anak pada dasarnya cerdas dan ceria. Hanya saja kecerdasan uniknya
> mungkin kurang cocok dengan sistem pendidikan yang
> lebih menekankan keterampilan 3M - menulis, membaca, matematika -
padahal
> setiap anak memiliki 8 kecerdasan dengan kadar
> yang berbeda-beda, yaitu? dapatkan informasi bukunya di :
> [EMAIL PROTECTED] dengan Subject: SETIAP ANAK ITU CERDAS
>
> - Gabung di MLM MQnet milik KH Aa Gym yu...? hubungi email ini
> [EMAIL PROTECTED] dengan subject: MQnet
>
> --
> ~~~~~~ PRODUKSI BERSIH (PB) MAILING LIST
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
>
> Posting = [EMAIL PROTECTED]
> Berhenti = Kirim Email kosong ke mailto:[EMAIL PROTECTED]
> Berlangganan = Kirim Email kosong ke mailto:[EMAIL PROTECTED]
> Administrator = mailto:[EMAIL PROTECTED]
> Arsip = http://www.mail-archive.com/[EMAIL PROTECTED]/
>
> Dana Mitra Lingkungan Official Site @ http://www.dml.or.id
> FORLINK @ http://forlink.dml.or.id
>
>
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~
>
>
>
>
--
~~~~~~ PRODUKSI BERSIH (PB) MAILING LIST ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Posting = [EMAIL PROTECTED]
Berhenti = Kirim Email kosong ke mailto:[EMAIL PROTECTED]
Berlangganan = Kirim Email kosong ke mailto:[EMAIL PROTECTED]
Administrator = mailto:[EMAIL PROTECTED]
Arsip = http://www.mail-archive.com/[EMAIL PROTECTED]/
Dana Mitra Lingkungan Official Site @ http://www.dml.or.id
FORLINK @ http://forlink.dml.or.id
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~