Dari milis "Bijak" tetangga, semoga menjadi berkat.

Salam,
Philips

  Anda Tidak Pernah Lulus dari Akademi Cinta (You Never Graduate From Love's
Academy)
Sumber:  You Can Make Your Life Beautiful
Penulis:  Bo Sanchez

Carol sedang mengintip lagi di balik jendela.
Setiap hari, dia memperhatikan pasangan serasi di rumah sebelah, melakukan
ritual pagi mereka: sebelum sang suami berangkat kerja, ia akan mencium
isterinya, memberinya sebuah pelukan, dan berseru kepada isterinya, "I love
you!" agar seluruh dunia mendengarnya.

Setiap pagi, Carol melihat pemandangan ini, dan setiap kali, hatinya
dipenuhi oleh rasa ini.
Akhirnya, suatu hari, ia tak dapat lagi menahan diri.
Maka Carol memutuskan untuk berbicara pada suaminya, Petrus. "Mengapa kamu
tidak bisa seperti tetangga sebelah rumah?" Ia menarik tirai jendela agar
suaminya dapat melihat. "Lihat? Pria ini mencium isterinya, memeluknya, dan
mengatakan 'I LOVE YOU!' setiap pagi. Setiap pagi! Mengapa kamu tidak
melakukannya? "

Wajah Petrus memucat. "Sayang, aku tidak bisa melakukannya! "
"Kenapa?" tanya Carol dengan geram.
"Kenapa... sayang, aku... aku bahkan tidak kenal wanita itu!"
"Ssshhhh. Petrus, aku tidak minta kamu melakukannya dengan wanita itu. Aku
memintamu melakukannya denganku!"

"Oh..." gumam Petrus.
"Katakan lagi padaku bahwa kamu mencintaiku. Aku sudah lama sekali tidak
mendengarnya lagi!"

Petrus mengangkat bahunya. "Yiii, Carol, 'kan aku sudah bilang, aku sudah
mengatakan 'I LOVE YOU' tiga puluh tahun lalu pada masa bulan madu kita. Dan
aku bilang kalau aku berubah, aku akan memberitahumu. Dan, aku belum
berubah."

Saat ini, saya pikir para isteri yang membaca artikel ini ingin melempar
panci ke arah kepala Petrus.

Coba jawab pertanyaan saya. Mengapa penting bagi pasangan untuk mengatakan
kepada satu sama lain, "I LOVE YOU" setiap hari? Maksud saya, tidak dapatkah
satu "I LOVE YOU" cukup untuk tiga puluh tahun?

Prinsip ini berlaku sama untuk membaca Alkitab adalah surat cinta Tuhan pada
Anda.
Karena itu, dalam saat teduh Anda, Anda tidak dapat berkata, "Ini
membosankan. Saya sudah pernah membaca cerita ini sebelumnya"; atau "Oh
tidak, bacaan hari ini tentang ANAK YANG HILANG lagi. Uh, saya sudah
membacanya ribuan kali"; atau "Delapan Sabda Bahagia? Lagi? Saya bahkan
dapat menyebutkannya dalam tidur!"

Lalu? Anda lihat, Anda melupakan satu hal. Menjadi Kristen bukan hanya soal
agama. Tapi lebih merupakan suatu relasi.
Kristianitas merupakan relasi pribadi dimana "I LOVE YOU" diucapkan berulang
hingga ribuan kali.

Godaan bagi orang-orang Kristen adalah mencari sesuatu yang baru,
pengetahuan yang lebih tinggi -- dan berpikir bahwa mereka akan lulus dari
hal-hal yang mendasar. Seperti percaya. Ketaatan. Rendah Hati. Iman.
Berserah. Dan bisikan Allah, "I LOVE YOU" dalam hati kita lagi dan lagi dan
lagi.

Jika Anda merasa Anda akan lulus dari hal-hal dasar ini, saya pikir Anda
berada dalam agama yang salah. Karena untuk yang satu ini tidak ada
kelulusan. Kita tetap akan menjadi murid dari kasih, selamanya.


TUHAN  memberkati

 __.

Kirim email ke