Political dynasty mengancam negara kita
   
  Political dynasty merupakan sebuah praktek politik, yang mungkin, bisa kita 
golongkan dalam kategori Nepotism: sebuah keluarga yang memimpin negara dan 
kekuasaan negara berputar-putar pada satu keluarga. Kita Indonesia telah 
dipimpin oleh dynasty Soekarno, dengan dikendalikannya negara kita oleh 
Soekarno dan Megawati Soekarnoputri; sebagaimana juga di US telah dipegang oleh 
Bush family, dengan tampilnya Bush senior dan Bush yunior, dan saat ini 
keluarga Clinton akan tampil lagi ke pemilihan presiden US dengan memajukan 
HIllary Clinton, isteri Bill Clinton. Tidak jauh beda dengan keadaan Indonesia, 
karena Megawati terus berusaha maju ke pemilihan presiden mendatang. Haruskah 
kita dipimpin oleh sebuah dynasty? haruskah kita mengakui di depan dunia kalau 
kita miskin kepemimpinan dan hanya bisa nurut pada keluarga seseorang?
   
  Banyak ketidakadilan yang terjadi jika dynasty politic menguasai sebuah 
negara, keadilan hanya akan dimiliki oleh sebagian orang, begitu juga 
perputaran kekuasaan dan kekayaan. Pepatah lama akan tetap berlaku: "yang kaya 
semakin kaya, dan yang miskin akan semakin miskin," tidak hanya makin miskin 
malah akan semakin tertindas. Pengusutan Nepotism atau KKN tidak akan pernah 
terwujud dan hanya akan menjadi mimpi sepanjang masa. Siapa yang akan mengadili 
Nepotism? kalau yang mengadili sendiri berasal dari golongan mereka? apakah 
setan akan mengadili setan?
   
  Mungkin ada yang akan bilang bahwa political dynasty bukan Nepotism kalau 
terjadi di negara demokrasi, karena publik berhak memilih atau tidak. Namun 
jika kita cermati, kita akan temukan banyak ketimpangan yang akan terjadi: akan 
ada yang memenangkan pemilu bukan atas nama profesionalitas atau keahlian 
maupun ide yang dimiliki, melainkan karena menyandang nama dan memiliki ikatan 
darah dengan para pemimpin terdahulu, dalam istilah Indonesia disebut memiliki 
darah biru; jadi dalam pemilihan tersebut tidak ada objektivitas. Mungkin itu 
juga yang menyebabkan India melarang praktek political dynasty seperti itu, dan 
di US banyak kecaman terhadap sistem politik seperti ini karena dianggap sangat 
bertentangan dengan demokrasi.
   
  Berbeda halnya dengan negara yang memang tidak demokrasi, seperti Malaysia 
yang lebih bersifat monarchy atau kerajaan, yang memang dari awal kekuasaan 
berpusat pada keluarga kerajaan; ataupun negaa-negara Arab yang meski mengaku 
demokrasi, kekuasaan tetap terfokus pada sebuah keluarga yang sedang berkuasa, 
dan kebanyakan kekuasaan diwariskan pada keturunannya. "jangan pernah bermimpi 
menjadi presiden jika tidak memiliki garis keturunan pemimpin; kalau maksa, 
maka penjara akan menjadi tempat tidur kita," demikian jika kita hidup di 
negara non-demokrasi maupun dynasty politic seperti mereka.
   
  Indonesia yang dari dulu pro demokrasi dan telah mengadopsinya ke dalam 
undang-undang, selayaknya untuk berjuang dan menolak bangkitnya nepotisme 
politik yang terbungkus dalam kemasan semi political dynasty dan dalam wajah 
dan fashion demokrasi yang sebenarnya bukan demokrasi melainkan ingin membangun 
sebuah imperium keluarga. Saya yakin, Indonesia tidak akan pernah kekurangan 
pemimpin apalagi sampai miskin kepemimpinan yang mengharuskan kita rela 
menyerahkan negara kepada kepemimpinan keluarga yang hanya memikirkan nama 
keluarga dan kebaikannya; jika kita memang benar-benar ingin menghilangkan KKN, 
sepantasnyalah untuk sadar akan bahaya political dynasty ini.
   
  Di Indonesia memang sangat terkenal bahwa politik memang kepentingan: 
berbicara politik, kita sama dengan membicarakan kepentingan, baik kepentingan 
pribadi maupun kepentingan kelompok atau golongan. Namun kita harus sadar bahwa 
Indonesia adalah milik kita bersama bukan milik milik perseorangan maupun 
keluarga, hidup kita menjadi taruhan dalam perjalanan politik negara kita, kita 
tidak ingin diri kita menjadi korban kepentingan perseorangan atau keluarga, 
dan kitapun berhak untuk mendapatkan giliran memimpin dan mengendalikan negara 
sesuai keinginan kita tanpa ada monopoli politik dan kepemimpinan.[fosifrenzy]


       
---------------------------------
Fussy? Opinionated? Impossible to please? Perfect.  Join Yahoo!'s user panel 
and lay it on us.

Kirim email ke