Dan janganlah bersungut-sungut, seperti yang dilakukan oleh beberapa orang dari 
mereka, sehingga mereka dibinasakan oleh malaikat maut. (1Kor. 10:10)

Banyak orang bilang hanya kaum wanita yang suka mengeluh. Mengeluh soal uang... 
soal penampilannya kurang menarik,... mengeluh dan menyalahkan pacarnya, 
suaminya... dan lain lain. Tapi sebetulnya kaum pria juga suka mengeluh. Kita 
sering mendengar rekan di kantor berkeluh kesah dan tidak puas atas 
pekerjaannya... mengeluh soal gaji yang kurang besar, mengeluh perlakuan bos di 
kantor.... lalu ujung-ujungnya mengeluh kenapa Tuhan tidak menolong memberikan 
kehidupan yang lebih baik. 


Mengeluh Mengungkapkan Ketidakpuasan Kepada Tuhan 
Ketika orang Israel dibawa Tuhan keluar dari Mesir, banyak mujijat Tuhan 
tunjukan termasuk terbelahnya Laut Merah yang membuat mereka mampu menyebarang 
keluar dari tanah perbudakan mereka. Namun sekalipun telah mengalami begitu 
banyak keajaiban pertolongan Tuhan, orang Israel selalu saja komplain, 
mengeluh, 
bersungut-sungut, ngambek, dan menuduh Tuhan dan Musa mencelakakan mereka. 
Bahkan ketika mereka sudah hampir saja masuk ke tanah perjanjian, tanah madu 
dan 
susu... seluruh bangsa itu berusaha untuk melempari Yosua dan Caleb karena 
takut 
pada raksasa-raksasa yang ditemui para pengintai. 


Mengeluh Menunjukkan Keraguan Kita Pada Kemampuan Tuhan. 
Bangsa Israel membuat Tuhan sangat marah. Dengan keluhan dan pemberontakan itu, 
mereka dengan kata lain menyatakan bahwa Tuhan tidak cukup mampu untuk menolong 
mereka keluar dari masalah mereka. Tuhan dianggap lebih kacil dari 
raksasa-raksasa Kanaan. Ini berarti menganggaap Tuhan bukanlah Maha Kuasa yang 
bisa diandalkan... Wah Tuhan sangat marah dan kalau tidak dihalangi Musa, pasti 
sudah menghabisi bangsa Israel. (Bil. 14:12). 


Tuhan Mau Kita Berhenti Mengeluh Tapi Bertindak 
Tuhan mau kita berhenti mengeluh dan ngomel dalam situasi yang kita hadapi. 
Kesulitan keuangan, masalah kantor, hubungan suami istri akan selalu ada dalam 
hidup ini. Tapi itu semua pasti akan beres dan diselesaikan bila kita tetap 
percaya pada Tuhan. Tuhan tidak pernah berdiam diri. Paulus bahkan menegaskan 
bahwa Tuhan turut bekerja dalam segala persoalan kita. Kita tahu sekarang, 
bahwa 
Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi 
mereka 
yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana 
Allah. (Rm. 8:28)

Berhenti mengeluh. Berhenti berkeluh kesah. Tuhan mau kita menguasai hati dan 
berusaha menghalangi perasaan dan emosi negatif menguasai sikap kita sepanjang 
hari. Mengeluh dan mengasihani diri sendiri bisa menjadi penyakit yang 
memadamkan semangat untuk bekerja, berinovasi dan bergerak maju. Mengeluh akan 
membawa seseorang untuk mandeg, untuk pasif, untuk memboikot segala inisiatif 
untuk maju. 


Tuhan sangat tidak suka pada kebiasaan mengeluh. Orang Israel yang keluar dari 
Mesir adalah tipikal bangsa yang suka mengeluh. Mereka membanding-bandingkan 
keadaan sekarang dengan masa lalu mereka. Sekalipun sudah menjadi manusia 
bebas, 
mental mereka sangat payah,... selalu merasa kurang.... merasa masa depan 
mereka 
tidak baik,.. tidak berani untuk menyongsong hidup yang baru,... Tuhan suka 
orang yang berani minta, berani maju, berani menyogsong tantangan dan berani 
masuk kedalam ujian ujian.... Percaya kepada Tuhan dan ikuti tuntunannya. Pasti 
semuanya akan menjadi beres! Bertindak Dengan Menghardik Semua Penghalang Kita 
Bukannya bersungut-sungut, Tuhan mau kita bertindak dan menggunakan Nama Tuhan 
Yesus berkata-kata kepada masalah yang kita hadapi. 


Jangan gunakan pikiran dan hati serta mulut kita untuk hal-hal yang negatif. 
Tapi pikirkan yang positif, Imani janji Tuhan dan mulai berkata-kata dengan 
iman. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa berkata kepada gunung ini: 
Beranjaklah dan tercampaklah ke dalam laut! asal tidak bimbang hatinya, tetapi 
percaya, bahwa apa yang dikatakannya itu akan terjadi, maka hal itu akan 
terjadi 
baginya. (Mar 11:23) Tuhan mau kita yang melangkah dan mengambil yang kita 
minta,.. bukannya menunggu dengan pasif,.. Tuhan mau kita bertindak. 


Orang Israel di padang gurun maunya masuk ketanah perjanjian dengan terima 
beres,... Tuhan tidak mau memiliki bangasa yang lembek... Dia mau bangsa yang 
menaklukkan orang Kanaan, bangsa raksasa di seberang sungai Yordan,... Allah 
yang Kuat suka memiliki bangsa yang kuat,... murid-murid yang kuat,... 
Murid-murid yang mengambil janji janji Tuhan dengan berani. Karena itu 
tunduklah 
kepada Allah, dan lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu! (Yak, 4:7) 
Jangan minta Tuhan untuk menghardik masalah-masalah kita... Tuhan Yesus mau 
kita 
yang menggunakan kuasa yang sudah Dia berikan,.. dan dengan berani menghardik 
segala tantangan di hadapan kita. Mengeluh atau Menghardik? Pilihan ada pada 
kita.(Binsar)
 Salam

Maxwel Kapitan

<<send from BerryBerry Pinjaman, Pulsa Baru Minjam dan sinyal timbul tenggelam, 
meski dekat BTS TELKOMSEL>> 


Kirim email ke