sekedar tambahan aja mas,,,,,orang bea cukai disini juga 
seperti itu waktu poso rusuh kemarin mas,,,malah saya 
denger orang2 bea cukai mendapat santunan 5 juta per 
orang,,,,
maksud saya disini bukan nilai materinya,,,,tetapi lebih 
kepada perhatian orang2 atau bahkan pejabat2 di dalam 
DJPBN itu sendiri, sepertinya tidak ada sama sekali (kalau 
dibandingkan dengan Pajak dan Bea Cukai yang nota bene 
masih "sepupu" kita,,,)

2 malam yang lalu saya berbincang dengan seorang hakim di 
rumah dinasnya, di instansi beliau, khusus untuk hakim 
yang mutasi ke Poso dipastikan di Poso "cuma" 2 tahun, 
beda kalau tempat lain bisa 4 tahun, setelah itu mereka 
juga diberi pilihan mau dipindah kemana setelah ke Poso 
sebagai tanda terima kasih kepada hakim tersebut,,,
Tapi itu hakim yang pastinya sudah punya jabatan,,,,,

Kalau di DJPBN,,,??????????
saya rasa semua bisa memberi jawaban tersendiri,,,,,
dengan sistem mutasi yang "amburadul,,," plus tanpa adanya 
perhatian, dan saya kira masih banyak lagi "plus-plus" 
yang lain,,,,,,,

"terima kasih" DJPBN,,,,,,

On Mon, 22 Jan 2007 00:59:36 -0800 (PST)
  iqbal muhammad <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> :) sama Mas... saya juga dulu pernah mengalami hal 
>demikian sewaktu saya tugas di Ternate, Maluku Utara, 
>tahun 1999, malah sepertinya lebih parah... saya sempat 
>terjebak di kantor selama lebih 6 jam, sementara diluar 
>kantor ribuan orang terlibat adu tembak, bom rakitan, dan 
>senjata tajam (tombak, panah dan sebagainya)... hampir 
>Mas... kami (saya dan 2 anak prodip lainnya) tinggal nama 
>dan kenangan... karena hampir semua kampung dan 
>kantor-kantor di Jl. Yos Sudarso (dimana KPKN Ternate 
>(waktu itu) berada) dibakar habis... Alhamdulillah sekali 
>KPKN  tidak ikut dibakar entahlah saya juga tidak tahu 
>kenapa demikian, padahal justru awal terjadi kerusuhan 
>dan selanjutnya terpusat didepan KPKN. Andai saja waktu 
>itu KPKN dibakar, maka kami pastilah mati terbakar, 
>karena kami sembunyi di lantai 3 gedung KPKN dan tidak 
>ada jalan untuk melarikan diri, atau bisa jadi mati 
>diujung senjata tajam mereka-mereka jika mereka tahu ada 
>orang yang sembunyi di kantor saat itu.
> 
> "Astaghfirullah,,,,apakah Orang2 di Kantor Pusat akan
> memperhatikan hal2 seperti ini,,,,,,Semoga saja,,,,"
> 
> kalau Mas mempertanyakan itu, saya nggak bisa jawab 
>(meskipun sebenarnya saya memang tidak berkompeten untuk 
>menjawab.. hehehehe..)
> Tapi yang bisa saya ceritakan pengalaman saya waktu itu, 
>bahwa, kepedulian Kantor Pusat (waktu itu masih DJA) 
>kita, sangat berbeda sekali dengan saudara kita di PAJAK 
>dan BEA CUKAI.
> Rekan-rekan kita (anak2 prodip) di Pajak mendapat 
>instruksi dari Pusat untuk secepatnya menyelamatkan diri 
>dulu ke tempat yang aman keluar dari Pulau Ternate.
> Bea Cukai malah lebih dahsyat lagi (saya dengar cerita 
>mereka), anak2 prodipnya dijemput dari Surabaya pakai 
>kapal speed Bea Cukai.
> Sementara kita bagaimana..? jangankan jemputan, bahkan 
>menanyakan kabar juga tidak... lebih parah lagi, sewaktu 
>saya minta ijin kepada Kepala Kantor KPKN untuk sementara 
>mengungsi dengan ikut Kapal Lambelu, saya tidak 
>diijinkan, dan malah disuruh menjaga kantor, sementara 
>Beliau sudah mengungsi jauh ketempat yang aman.
> Ma'af beribu ma'af... saya tidak bermaksud memuji 
>saudara-saudara kita di Pajak maupun Bea Cukai, sekali 
>lagi ma'af.. saya tidak bermaksud apa-apa.. sekedar 
>berbagi dengan Mas yang mempertanyakan itu... Ini adalah 
>pengalaman pribadi saya Mas, tidak ada yang 
>dilebih-lebihkan...
> sekali lagi saya mohon ma'af, jika ada kiranya 
>rekan-rekan yang gak berkenan dengan ini...
> Berdo'a saja Mas, semoga Tuhan Yang Maha Kuasa selalu 
>melindungi kita...
> amin...
> 
> looks_alert <[EMAIL PROTECTED]> wrote: 
>                                 
> Sial,,,,pagi tadi jam 8 WITA pas kita bertiga mau 
> berangkat ke kantor, sementara 2 rekan2 anak D3 masih di 
> rumah, Poso kembali tegang,,,,kira2 3 truk BRIMOB menuju 
> ke Jalan Pulau Irian, tapi belum sampai di Jalan Pulau 
> Irian tepatnya di Jalan Pulau Seram mereka semua 
>berhenti 
> dan tidak lama kemudian terjadilah berpuluh2 kali kontak 
> senjata dan beberapa suara letusan bom, 2 helikopter 
> terbang rendah sambil mengumumkan supaya warga kembali 
>ke 
> rumah,,,kontan semua warga berhamburan menyelamatkan 
> diri,,,ada yang menjemput anaknya yang masih di sekolah, 
> ada yang langsung menuju kantor,,,,tidak lama kemudian 
> suasana kota Poso seperti kota mati
> 
> Sepertinya pagi ini ada penyergapan besar2an seperti 
>isu2 
> selama ini,,,,
> 
> Sial,,,,kita baru 1 minggu lebih disini,,,,masih berapa 
> tahun lagi kita disini,,,,,,
> Astaghfirullah,,,,apakah Orang2 di Kantor Pusat akan 
> memperhatikan hal2 seperti ini,,,,,,Semoga saja,,,,
> 
>     
>                       
> 
> 
> ---------------------------------
> Now that's room service! Choose from over 150,000 hotels 
> in 45,000 destinations on Yahoo! Travel to find your 
>fit.
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
> 

Kirim email ke