Halo semuanya,

Apakah benar2 belum tahu atau hanya sekedar becanda. Yang jelas akronim2 yang 
disebut oleh Pak
Budi dan teman2 milis lainnya memang harusnya kudus wajib dihapal teman2 Ditjen 
PBN apalagi
anggota milis yang nota bene biasanya lebih suka singkatan. DSP adalah 
singkatan Direktorat Sistem
Perbendaharaaan, DPDI = Direktorat Pengelolaan Dana Investasi, DPPP = 
Direktorat Pengelolaan
Penerusan Pinjaman, DPPKBLU = Direktorat Pembinaan Pengelolan Keuangan Badan 
Layanan Umum, dan itu
semuanya ada di Ditjen Perbendaharaan kita yang kita cintai ini.

Wacana lainnya yang 'santer' terdengar (koreksi saya apabila salah dan ngawur) 
adalah membentuk
unit setingkat Eselon I untuk Direktorat Akuntansi dan Pelaporan (DAP) yang 
merupakan perwujudan
Direktorat AKLAP saat ini. Sehingga nantinya konon akan ada Direktorat Jenderal 
Akuntansi dan
Pelaporan. Kalau hal ini benar2 terjadi, sama seperti kekhawatiran Pak Yohan 
Gaol bahwa kita akan
kembali ke masa2 sebelum reog dulu yaitu eksistensi BAKUN dan DJA akan kembali 
secara terpisah
setelah secara sukses bergabung menjadi Ditjen Perbendaharaan dan sudah 
berjalan dengan baik.
Apakah hal ini termasuk yang sedang dipikirkan oleh para think tank kita yang 
mungkin belum mampu
kita cerna dan pahami sesuai ilmu dan pengetahuan kita? Wallahualam.


Salam


Rinardi

Rinardi
Kanwil VII Ditjen Perbendaharaan
Bandar Lampung 35214


 
____________________________________________________________________________________
TV dinner still cooling? 
Check out "Tonight's Picks" on Yahoo! TV.
http://tv.yahoo.com/

Kirim email ke