membaca curhat temen DJPB membuat saya ikut terharu juga 
saya juga punya cerita kebetulan terjadi pada hari ini 
begini : salah satu temen saya yang ada di KPPN kotabaru Prodip III kemarin 
malam jam 8 malam Wita mendapat kabar bahwa ibundanya meninggal dunia, trus dia 
bingung mau pulang kejawa gimana!kebetulan malam itu bus yang menuju 
banjarmasin sudah tidak ada, terpaksa dia pulang pagi ini, jarak 
kotabaru-banjarmasin ditempuh sekitar 9 ampe 10 jam dengan jalan hancur2an, 
kebetulan juga pesawat dari kotabaru ke banjar sudah nngak beroperasi lagi. 
berarti sekitar jam 5 ato jam 6 sore baru sampe banjar buat naik pesawat 7 
malam ke surabaya, mungkin jam 11 malam baru sampe rumah orangtuanya dijawa.
saya nggak bisa bayangain pearasaan temen saya saat dijalan!pasti nggak 
karu2an, coba bayangkan saya dia nggak bisa melihat ibinda tercinta untuk 
terakhir kalinya, nggak bisa mandiin, nggak bisa ngantar ke liang lahat, 
kebetulan ibunda beliau dikebumikan siang ini jam 12! coba bayangkan 
menyedihkan bukan seumpamanya terjadi pada kita juga!
buat temenku yang masih diperjalanan yang tabah dan sabar aja!
semoga perjalanan lancar dan selamat sampai jawa
mungkin dah menjadi takdir kita yang didaerah terpencil dari dari keramaian 
(jangan liat petanya, keliatannya dekat tapi jauh men masih perjalan 9 -10 jam 
nyebarang laut)
bila kita ingin pindah mutasi dengan alasan merawat orangtua pasti diketawain 
ato nggak direspon! tapi kalo nasibnya kayak temen saya apa juga pantas 
diketawain!

mengnanggapi mutasi djpb, saya punya usul :
gimana kalo perekrutam pegawai djpn mulai sekarang diambil dari putera daerah 
aja!kayak tahun 1985, dulu aja bisa kenapa sekarang nggak bisa, pajak aja bisa 
kenapa djpb nggak bisa!kalo perekrutannya masih kayak gini, 10 tahun kedepan 
angkatan 1985 yang dari putera daerah dah pada pensiun, KPPN mungkin akan hanya 
diisi orang2 perantauan kayak kita yang selalu mengharap dimutasi pulang 
kampung, 
kalo pegawai DJPB diambil dari putera daerah saya kira problema mutasi DJPB 
dapat diminimalisir, apa kita mau pola mutasi terus menerus kayak gini! trus n 
trus kencang mutasinya
kalo nggak mau kayak gitu, benahi dulu pondasinya ato dasarnya yaitu pola 
perekrutan pegawainya

maaf kalo salh kata

irh mut <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                                  Bekerja 
dengan niat untuk menafkahi keluarga kita adalah ibadah.  Kesehatan, ketenangan 
dan ketentraman salah satu modal kita bekerja  dengan baik. namun ketika kita 
tidak sehat, tidak tenang dan tidak  tentram bekerja tentulah wajar bagi kita 
untuk mencari alternatif lain.  Rizki Allah amatlah luas mas....jadi tetep 
tawakal, tidak ada salahnya  saran dari temen temen mailis dicoba mas.
 
 [EMAIL PROTECTED] wrote:                                                  
Kepada Teman2 DJPBn,
   
   Nama saya Nugroho, anak pertama saya Bintang Hanan Razan saat ini  berumur 4 
tahun mengalami autis, berbagai cara sudah kami tempuh sejak  umur Bintang 2 
tahun 3 bulan diantaranya pemeriksaan telinga, terapi  wicara di klinik tumbuh 
kembang, terapi akupunktur di Prof Hembing  Wijayakusuma, dan terakhir terapi 
di klinik Mandiga (dekat BPPK  Purnawarman).  Namun perkembangannya sangat 
minim sampai ibunya khawatir sekali.  Berbagai Playgroup sudah kami coba supaya 
Bintang mengenal  lingkungannya, tapi bukannya bantuan yang didapat malahan 
penolakan  baik cara halus maupun kasar dengan berbagai alasan.
   Mulai bulan Oktober 2006 saya dipindahtugaskan ke KPPN Luwuk Sulawesi  
Tengah sebagai pelaksana. Sekarang tugas nganterin ke Klinik Terapi  pindah ke 
istri saya karena mereka (istri dan 2 anak saya) tinggal di  Jakarta. Tiap 
Selasa dan Kamis berdua naik motor dari kebayoran lama ke  tmp klinik sementara 
adiknya (umur 1 tahun) dititipin di sebelah rumah.  Pusing mikirin mereka 
karena istri saya harus berjuang sendiri (saudara  pada mikirin urusannya 
sendiri) dan biaya terapi tidak sedikit ditambah  menu makanan khusus untuk 
anak autis.
   
   Mudah2an kami sekeluarga diberikan kekuatan untuk menyelami hikmah apa yang 
terkandung.
   
   Saya cerita disini karena mungkin ada secercah harapan apapun bentuknya  
baik itu nasihat atau apa saja agar saya kuat bertahan disini, karena  saat ini 
sudah sampai diujung tanduk keputusan untuk pulang ke jakarta  dan keluar dari 
djpbn. Gila mikirin ini... 
   
   Terima kasih
   
   Nugroho Juli Purnama
   KPPN Luwuk
   Hp. 0813 85 15 19 14
   
   
       
                                     
 
 ---------------------------------
 Don't pick lemons.
 See all the new 2007 cars at Yahoo! Autos.
 
 [Non-text portions of this message have been removed]
 
 
     
                       

                
---------------------------------
Lelah menerima spam? Surat Yahoo! mempunyai perlindungan terbaik terhadap spam. 
 http://id.mail.yahoo.com/

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke