Assalamualaikum Wr.Wb.

He3x, Bung Badrun...kalo ane bales ga pa2 kan...

Jadi inilah menariknya dunia digital, siap saja bisa menulis apa saja...Makanya 
muncul blog, milist de el el...artinya ada sarana komunikasi yang sangat cepat 
yang bisa membuat pemikiran dan perasaan kita bisa diketahui publik...dan tentu 
saja mendapatkan feed back yang sangat cepat pula....

Tapi, seperti yang anda bilang, mulutkita kadang2 bisa jadi harimau...betul 
itu, makanya itu bisa jadi tameng untuk kita selalu 
cautious...berhati-hati...Soal ada yang bilang, hati2 loh, JANGAN TAKUT! 
Sesungguhnya yang perlu ditakuti itu cuma Yang Memiliki Dunia dan seisinya...

Cuma sedikit saya mau tambahin, gapa pa yah bung...Inget nggak kasus AKBP Lilik 
Purwanto, atao kepala Dishub Jember yang hampir sama atau identik, jadi korban 
karena saluran komunikasi antara bawahan dan atasan mampet...Nah, kalo ambil 
contoh paling update, mungkin kasus Virginia Tech (Turut berduka cita 
sedalam-dalamnya ---Penulis) mungkin memang harus ada sarana komunikasi seprti 
ini di setiap instansi, sebagai wadah untuk menyalurkan segenap aspirasi, 
uneg-uneg, pendapat dsb...Fungsi moderator lah yang memilah dan memilih (sampe 
kupingnya jamuran...he3x)

Kita harus bisa mendengarkan orang lain yang perlu dan butuh pendapat, akan 
tetapi kita harus mulai membiasakan diri dari sekarang untuk memilah dan 
memilih kata-kata yang tepat yang cocok untuk di publish atau tidak...mana yang 
cocok untuk teman karib, atasan, anak2 muda seperti anda dsb...dan itu semua 
sebagai sarana belajar kita loh..Terima kasih DJPB untuk mailing list nya...

Dulu kita nggak punya sarana seperti ini, makanya gap antara kita sebagai 
pelayan masyarakat dan masyarakat yang dilayani jauuuh banget, tapi sekarang 
setiap orang bisa belajar apa saja dari mana saja, kita bisa silaturahmi dengan 
teman2 kita di mana saja berada, kita bisa memberikan sosialisasi online (atau 
bahasa saya tutorial online) kepada satker-satker yang kita layani...dan itulah 
teknologi...dan subhanalloh, kita mesti senantiasa bersyukur bahwa Yang Maha 
Memiliki Ilmu, masih memberikan kita umur untuk menikmati teknologi seprti 
ini...

Maka, kalau kita tidak bisa mendengarkan orang lain, baca aja tulisannya...

Mudah2an ada manfaatnya...
Wassalamualaikum Wr.Wb.

Adin-Somewhere at Gorontalo.

fahd badrun <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                                  
 Saya baru sadar ternyata milis ini bukan hanya sekedar
 untuk meluapkan kegundahan, emosi, cacian, hujatan,
 curhat, informasi ato apalah........... Tapi ternyata
 jauh lebih dari itu (mungkin lo.......aq ga tau).
 
 Ada milis saya yang isinya lebih ke mengarang, yang
 ternyata malah ditanggapi secara serius dari pihak
 "lain". Padahal saat saya menulis, itu cuma luapan
 kesendirian yang ditambah2i, sebagai rasa frustasi dan
 kesepian karena baru pertama kali penempatan (baru 2
 bulan) di kota yang sepi dan tanpa hiburan ini
 (maklumin yah..........). 
 Saya hanya mencoba menarik perhatian teman2 milis, dan
 hanya ingin mengetahui gimana respon temen2 kala itu,
 secara saya juga baru masuk sebagai anggota milis, dan
 baru pertama kali nulis di milis. Di milis itu saya
 mendiskreditkan orang2 skitar saya, padahal itu lebih
 kepada "Iiih kesel gw ma dia, dimarahin mulu!!!!", dan
 bukan kepada fakta yang ada dan di depan mata saya.
 Saya ga perlu beritahu message yang mana, karena itu
 merupakan aib bagi saya, aib karena saya asal ngomong.
 Saya baru sadar dengan istilah "Mulutmu harimau mu",
 itu sangat benar sekali.
 
 Sekali lagi saya mohon maaf, jika ada milis dari saya
 yang berlebihan, atau mendiskreditkan siapa saja, baik
 itu teman2, maupun ORANG2 SEKITAR SAYA, atau apapun
 itu, semua lebih kepada "Kreatifitas" tangan ini
 akibat dari rasa frustasi dan mencari pelarian dari
 caci maki, bukan data dan fakta... Smua ga da yang
 serius, yang saya tulis itu hanya kekesalan saja, yang
 mungkin karena SERING KENA MARAH, sehingga ga mungkin
 saya balik marah, maka inilah pelarian saya, diary
 saya, yang justru bumerang bagi saya akibat kelebihan
 dosis perasaan dan kata2..........
 
 Rekan2 yang mencoba menanggapi milis saya waktu itu,
 saya mohon maaf, tidak ada yang namanya "Dilema" itu,
 semua itu karangan dari seorang pegawai junior yang
 sedang frustasi di kejauhan. Mohon dimaklumi ya
 teman2........... Saya terima kasih juga sudah memberi
 balasan milis kepada saya, walau ada 1 balasan yang
 bikin saya jadi membuat permohonan maaf ini, yang
 isinya seperti mengancam saya "Hati2 lo mas".....Deg!
 Akhirnya kuputuskan menulis milis maaf ini......
 
 Maklumin yah.....plis......bentar lagi kan puasa n
 lebaran (berapa bulan lagi yah........), so maafin
 lahir batin. BTW aku udah dapet tiket airasia loh
 untuk lebaran, cuma 200 ribu (yang biasanya lebaran
 600 rb)....hehehe.....
 
 Sukses wat semua.....!!!!!!!!  Gak usah dibales yah
 milis ini, gak penting bgt, kalo mau bales lebih baik
 langsung ke email saya aja, ok bozz......
 
 ________________________________________________________ 
 Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru! 
 http://id.yahoo.com/
 
     
                       

       
---------------------------------
Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
 Check outnew cars at Yahoo! Autos.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke