Kalo cerita masalah rejeki jadi teringat cerita dari tetangga sebelah tentang sebuah lagu anak-anak yang ternyata punya sedikit makna : "Cicak cicak di dinding Diam diam merayap datang seekor nyamuk hap lalu ditangkap" dibalik lagu sederhana diatas ternyata mengajarkan sesuatu pada kita bahwa bagaimana bisa seekor cicak yang hanya bisa merayap di dinding bisa punya keyakinan bahwa nyamuk yang bisa terbang jauh dari jangkauannya akan mendekat padanya untuk dimakannya. Cicak gak perlu punya sayap untuk bisa nangkep si nyamuk, gak ada ceritanya cicak mati kelaparan karena gak dapat nangkap nyamuk, paling ya kejepit pintu... artinya kita semua harus bisa meyakini bahwa dimanapun kita berada kalo emang udah rejekinya pasti gak akan kemana, sebaliknya diuberpun sampai kutub utara kalo bukan rejekinya ya gak akan bisa... mudah mudahan kita semua tidak menjadi orang yang berburuk sangka akan rizki kita, apalagi kemudian berbuat yang enggak-enggak karena ketidakpuasan akan rizki yang telah diatur oleh Allah SWT..
Tetap semangat karena optimis lebih maslahat daripada pesimis Maaf jika ada yang salah2 kata Salam dari Metro - Lampung --- In [email protected], "nurman_soldier" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > --- In [email protected], "aklapboy" <aklapboy@> > wrote: > > > > Poya Motik Poya Hoho......., mungkin temen temen yang pernah tinggal > > di negeri Dagadu ndak asing dengan istilah ini yang ngetop beberapa > > waktu yang lalu... dan istilah ini muncul kembali sewaktu secara ndak > > sengaja saya nongkrong di warung "Sego Gandul" pinggiran Jalan Teuku > > Umar yang terkenal dengan wedang rudal jahe, yang artinya "ndak punya > > uang ndak apa-apa" dan ini diungkapkan oleh seorang pak tua yang > > dengan enaknya menghisap cerutu made in dewe, "yang penting hidup ini > > dinikmati ...rejeki datang sendiri,percaya itu nak...kata > > beliau...."dan ini muncul kembali setelah saya membaca isi mailist ini > > yang banyak membahas masalah kehidupan di dunia kerja khususnya di > > DJPB yang penuh dengan lika liku....pokoknya teman-teman senasib dan > > sepenanggungan Nikmati dan Jalani....seperti kata pak Tua > > > > > Setuju banget mas pendapatnya. > Cuma mau nambahin aja. Rejeki itu diusahakan jadi ga mungkin dateng > sendiri. Dan tentunya dengan jala yang benar. bukan dari sumber yang > tidak bisa dipertanggung jawabkan >
