"Seyogyanya judul e-mail anda dibubuhi  kode: USL/IDE/OPN/DLL"

Ngarso Hadiwinoto
______________________________________
----- Original Message ----
From: met_jum <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Thursday, May 24, 2007 6:14:39 PM
Subject: [Perbendaharaan List] Re: Menjawab Pak Budi Soal Sampah Milis

Setelah saya membaca milis Pak Budi saya kaget sekaligus bangga bahwa 
milis kita juga dibaca oleh pejabat kita, tapi saya juga malu karena 
katanya milis kita banyak sampahnya.
Saran moderator saya kira bisa sebagai solusi, tapi saya juga punya 
usul (walaupun ini mungkin sulit dilaksanakan) : bagaimana kalau 
setiap milis dibelakang judulnya diberi kode misal :
1.untuk usulan (USL)
2.untuk pendapat (IDE)
3.untuk opini (OPN)
4.untuk .... dll
Sehingga pejabat-pejabat kita yang misalnya pingin tahu apa saja 
usulan dari para milis untuk DJPB tinggal ketik (USL)
Itu saja USL dari saya mudah-mudahan bermanfaat. (Atau malah milis 
saya ini juga termasuk milis sampah.. aah terserah anda)
Maaf saya kurang paham IT.

--- In perbendaharaan- [EMAIL PROTECTED] .com, "Ahmad Abdul Haq" 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Saya juga ingin menyampaikan terima kasih kepada teman-teman yang
> disebut oleh Pak Budi telah menyampaikan sebagian ide di milis ini
> kepada pimpinan ditjen. Saya tidak tahu, apakah teman-teman dimaksud
> termasuk rekan moderator Jakarta (Pak Ali dan Pak Hanafi) yang 
memang
> sudah sepantasnya apabila moderator menyampaikan laporan kepada 
pihak
> berwenang. Saya sebenarnya juga ingin menyampaikan sendiri, namun
> belum ketemu cara yang tepat untuk itu :)
> 
> Lain mata lain cara dalam memandang suatu masalah. Sebagai contoh,
> golongan muda rata-rata berpendapat bahwa banyak terjadi 
ketidakadilan
> dalam hal mutasi pegawai. Cara pandang golongan senior bisa beda. 
Pak
> Hari Utama, misalnya, mengatakan bahwa pola mutasi saat ini sudah 
jauh
> lebih baik daripada masa lalu.
> Begitu juga saya melihat persoalan "sampah" di milis ini. Menurut
> hemat saya, hampir tidak ada sampah yang berbahaya di milis ini.
> Sejauh ini, antisipasi yang sudah kami moderator lakukan adalah:
> 1. Menyaring ketat calon member sehingga diyakini tidak akan 
mengirim
> spam.
> 2. Menegur secara personal bila ada member yang mengirim posting
> dengan cara kurang benar.
> 3. Mengubah status menjadi "moderated" member yang mengirimkan 
pesan OOT.
> 4. Mem-blacklist member yang mengirimkan posting yang tidak pantas.
> Misalnya: Member yang memakai milis ini semata-mata hanya sebagai
> ajang promosi bisnisnya. (FYI: Saya juga pernah menjadi spammer
> 2003-2004.)
> 5. Menghapus pesan-pesan dobel dan yang tidak pantas.
> 
> Seperti juga dialami pejabat penentu mutasi, membuat aturan milis 
yang
> memuaskan semua member adalah tidak mungkin. Yang bisa kami lakukan
> adalah memperkecil jumlah member yang lari dari milis ini. Jika
> Bapak-Ibu menganggap milis ini banyak sampahnya, cobalah jalankan
> langkah berikut ini:
> 1. Atur membership Anda melalui
> http://groups. yahoo.com/ group/perbendaha raan-list/ join . Pilih mode
> "Daily Digest" atau "Web only" untuk mengurangi jumlah email yang
> masuk ke mailbox Anda.
> 2. Lihat pesan-pesan milis melalui
> http://groups. yahoo.com/ group/perbendaha raan-list/ messages . Klik 
link
> "Group by Topic" yang ada di header tabel pesan. Biasanya, pesan
> "sampah" terpisah dari pesan "berharga". Kalau sudah terkelompok
> berdasarkan topik, link tadi berubah menjadi "List as Individual
> Messages" yang dapat diklik untuk kembali ke mode awal.
> 3. Coba klik salah satu topik yang jumlah pesan (message)-nya lebih
> dari satu. Setelah dibuka, daftar reply untuk pesan tersebut akan
> ditampilkan. Anda bisa mengklik link "Expand Messages" yang ada di
> atas daftar reply untuk menampilkan keseluruhan reply secara utuh.
> 
> Sementara hanya sekian yang dapat saya sampaikan. Bila di kemudian
> hari terdapat kesalahan, akan saya lakukan perbaikan sebagaimana
> mestinya. Tentunya ini belum memenuhi harapan Pak Budi agar kami
> mengarahkan diskusi menjadi lebh sehat dan bermanfaat. Perlu 
diketahui
> bahwa seiring dengan perkembangan jumlah member milis ini, vokalitas
> saya berkurang, terutama jika dibandingkan dengan saat awal
> terbentuknya milis. Saya melihat di milis kita sudah berjubel orang
> yang berkemampuan lebih dalam menyampaikan pendapat dan lebih tahan
> kritik dibandingkan saya... :)
> 
> Terima kasih, Pak Budisan. Saya juga mengharap masukan dari
> teman-teman yang lain. Namun, mohon maaf, tanggapan tidak selalu 
saya
> sampaikan melalui mailing list, melainkan bisa jadi langsung berupa
> tindakan. Terima kasih buat semua.
> 
> 
> Ahmad Abdul Haq dari Lhokseumawe (filial)
> 
> --- In perbendaharaan- [EMAIL PROTECTED] .com, Budi Santoso
> <budisan_2005@ > wrote:
> >
> > Tetapi memang benar ada sesuatu yg baru bahwa sebagian mimpi 
kita
> di milis ini ternyata telah diterima oleh pejabat kita di kantor
> pusat. Mari kita berterimakasih kepada teman-teman kita di kantor
> pusat yg telah meneruskan (sebagian) ide-ide dalam milis ini ke Bu
> Anandy dan juga Pak Siswo. Semoga respon positip dari pejabat di
> kantor pusat tsb dapat kita respon secara positip pula, antara lain
> dengan terus menyampaikan ide-ide cerdas melalui milis ini secara
> jelas dan santun, semata-mata demi kemajuan dan kesehatan organisasi
> kita (tentunya termasuk SDMnya juga).
> > 
> > Namun, jangan dulu kita berbangga hati. Karena sejauh yg saya
> tahu beberapa pejabat teman saya di kantor pusat hingga kini masih
> melihat (dan berpendapat bahwa) terlalu banyak "sampah" di milis 
ini.
> Bagi saya, tidak akan ada/banyak gunanya kalau karena kritik beliau
> tsb lalu membuat kita menjadi berkecil hati atau tak kuat menahan
> emosi. Saya percaya akan lebih bermanfaat seandainya kita 
meresponnya
> dengan aksi membersihkan sampah dan menanam pohon-pohon yg rindang 
dan
> teduh karena banyaknya ide-ide cerdas kita dalam milis ini. Dalam 
hal
> ini, saya bermimpi bahwa seandainya ada moderator yang mampu
> mengarahkan aneka diskusi dalam milis kita ini kedalam diskusi yg
> lebih sehat dan bermanfaat maka saya percaya milis ini akan bisa
> tumbuh dan berkembang secara jauh lebih sehat. Just spending a 
couple
> of minutes everyday. Any comment, Aa Haq?
> > 
> > Satu hal yang ingin saya sampaikan sekali lagi bahwa diskusi 
dalam
> milis ini telah mendapat perhatian dari teman-teman dan para pejabat
> kita di Sekretariat. Saya berpesan agar perhatian/pengawasa n oleh
> teman/pejabat kita terhadap milis kita ini tidak dianggap sebagai
> tindakan intervensi organisasi terhadap hak/kebebasan individu. Mari
> kita berpikir secara positip bahwa transparansi itu kita butuhkan 
demi
> kemajuan dan kesehatan organisasi dan juga diri pribadi kita. 
Apabila
> kita berhak menuntut organisasi supaya transparan, maka kitapun
> semestinya telah siap apabila organisasi meminta kita untuk
> transparan. Orang yg baik dan jujur tidak akan pernah takut atau
> khawatir secara berlebihan apabila di sekitar mereka ternyata telah
> dipasang sejumlah alat monitor. Let's do the best we can do.
> > 
> > Any comment?
>





       
____________________________________________________________________________________Got
 a little couch potato? 
Check out fun summer activities for kids.
http://search.yahoo.com/search?fr=oni_on_mail&p=summer+activities+for+kids&cs=bz
 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke