Perokok Aktif Bunuh 200 Ribu Perokok Pasif Dalam Satu Tahun

eramuslim.com 

Jumat, 1 Jun 07 19:25 WIB


Seorang perokok aktif membunuh 200 ribu orang perokok pasif dalam satu
tahun. Sungguh angka fantastik yang sangat mengerikan. Tapi inilah
kesimpulan yang dikeluarkan Organisasi Kesehatan Nasional dalam
memperingati Hari Tanpa Rokok, tanggal 31 Mei 2007 ini.

Laporan WHO tahun ini menjelaskan bagaimana fokus penelitian adalah
dampak membahayakan asap rokok yang dihisap oleh orang yang tidak
merokok dalam ruangan tertutup. Laporan ini diiringi juga dengan angka
dan lokasi, beserta berbagai informasi yang membantah klaim penolakan
para perokok bila mereka dianggap mengganggu hak hidup orang lain.
Juga dengan menjelaskan bagaimana kondisi perokok di berbagai negara
berbeda serta penjelasan ancaman kesehatan yang parah bagi perokok
pasif di tempat tertutup.

Perokok pasif adalah orang-orang yang tidak merokok, namun menjadi
korban perokok karena turut mengisap asap sampingan (di samping asap
utama yang dihembuskan balik oleh perokok). Perokok pasif memiliki
resiko yang cukup tinggi atas kanker paru-paru dan jantung koroner,
serta gangguan pernafasan. Bagi anak-anak di bawah umur, terdapat
resiko kematian mendadak akibat terpapar asap rokok.

Setidaknya tercatat 4000 kematian perokok pasif per tahun di US WHO
menghimbau agar dikeluarkan undang undang larangan merokok di tempat
tertutup dan di tempat umum. Lokasi tertutup dan tempat umum
diharapkan 100% bersih sama sekali dari asap rokok. Larangan seperti
ini, juga dianjurkan agar disertai dengan tahap penyadaran masyarakat
khusus agar para perokok pasif mengerti bagaimana dampak kesehatan
yang bakal mereka terima akibat berada di satu ruangan dengan perokok
aktif. Terlebih bila perokok itu adalah penghuni rumah sendiri.

Di antara kenyataan menyedihkan yang disodorkan laporan tersebut
adalah, separuh anak-anak duia, atau sekitar 700 juta anak mengalami
gangguan kesehatan lantaran menjadi perokok pasif. Kebanyakan,
penderitaan mereka disebabkan dari dalam rumah mereka sendiri karena
jelas yang paling bertanggung jawab dan paling dekat dengan mereka
adalah orang tua mereka sendiri di dalam rumah.

Derita anak-anak dan para perokok pasif adalah karena mereka menghisap
4000 bahan kimiawi yang ada dalam asap rokok. Di antaranya adalah 50
materi kimiawi yang sudah terkenal bisa menyebabkan kanker. Ditambah
lagi, asap rokok yang dihisap perokok pasif bisa menyebabkan penjakit
paru-paru, jantung dan sejumlah penyakit pernafasan yang bahkan bisa
membawa kematian. (na-str/iol) 

Kirim email ke