Semalam banyak hal yang bikin saya bahagia, saya ada kesempatan ke
wartel bareng keluarga nelpon orang tua saya di bandung dan di aceh
setelah lama  gorontalo hujan aja, terus Royyan dai cilik dari
banjarmasin yang gendut dan lucu jadi juara Pildacil 5, lalu real
madrid jadi juara la liga , nggak kurang selebritis dunia banyak yang
nonton, rafael angel nadal jago tenis yg fans berat madrid, Tom Cruise
sama Katie holmes yg ngajak Beckham ke LA, dan kemenangan yg dramatis
setelah ketinggalan 1-0 dari babak pertama real jadi balik menang 3-1,
tapi yang bikin saya sangat bahagia kedatangan teman teman
seperjuangan dari kppn marissa, kang Yuni sofyan, pujo, M prakosa,
hendro, bu triani dan pak acep, diantar   oleh imam yg udah lebih dulu
dipindah tugas dari marissa ke Gorontalo... nanang sayang nggak ikut
nang, tapi aku maklum, aku juga pernah ngalamin penganten baru, dunia
hanya milik berdua.. ya nggak Nang... buat yang datang saya mohon maaf
keadaan rumah yang apa adanya bukan karena saya penggemar interior
minimalis, jamuan yang juga apa adanya  nggak ngasih kabar dulu atuh,
tapi yang penting hati kita sudah saling bertemu.. indah dalam
kebersamaan...

Selamat buat Kang Acep, diantar doa kawan2 semua semoga sukses boss..
setelah jadi es IV di DJKN pastinya rekan miliser bakal kangenin
akang, pasti waktunya tambah sempit buat melontarkan ide2 yg
mencerahkan di milis ini demi kemajuan institusi ini, harapan saya
mestipun sudah ada dialam sana tetap keep intouch dengan milis ini
okay...    

Buat Pak Dosen Kobir ( julukan baru nih ) moga aja pak acep segera
memberitahukan kita alamat barunya di manado, dari cerita cerita
semalam nampaknya Kang acep juga belum jelas bakal tinggal dimana,
semoga aja cepat2 dapat tempat tinggal yg baik...  

salam juga buat kang Rohman di Selayar
Kang Dedi di Mamuju sebagai sesama Purwakarters...
Dayu Rusanto di manado, yg dimanado tolong sampein salamku untuknya.
dari zamzam gorontalo


    

--- In [email protected], moch kobir <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
>
> Waalaikumsalam, warahmatullaahi wabarakaatuh!
> 
> Yth. Bapak Acep Hadinata,
> 
> Saya mengucapkan selamat atas promosi Bapak menjadi eselon IV di
DJKN. Semoga dapat S3 (Sukses, Sehat, Selamat...). Amin 3X.
> 
> Pesan saya, hati-hati dalam bekerja dan menjalani hidup yang penuh
tantangan ini. Saya yakin, Bapak bisa.
> 
> Ingat juga, saat Bapak sedang "melambung" itu pertanda Bapak harus
siap-siap akan "terperosok". Waktu Bapak sedang "dihinakan" itu
pertanda akan naik derajat. Begitulah selalunya hidup.
> 
> Oya, alamat Bapak "Encep" dimana sekarang? Salam buat Yoyoo... si
Yoyo ya. Masih satu tempat sama Mas Hendra Probolinggo? (somewhere in
Go around tall low..apa sudah di Manado, please japri. Once more,
please japri) . Saya mau kirimkan buku pesanannya, tapi tidak tahu
alamatnya. Ndak usah diganti, dollar-ku udah banyak banget kok.
Serius! Sekarang udah gak "soro" lagi... Tapi "Sorosss". Gaji dan
TC-ku juga masih utuh, nggak pernah saya "utak-utik". Khan saya sampai
dengan sekarang belum perlu rupiah, betul? (Buat Adik Galih_Liebhert
dari Puerto Rico alias Purwokerto, sekpri-nya Pak Siswo yang COCOK,
CAKAP, CUKUP, dan CUCOK itu.., terima kasih atas bantuannya
mengambilkan dan mentransfer TC-TC saya. Klo saya pulang, minta
"oleh-oleh" apa? Serius nih...).
> 
> Akhirul kalam, selamat bekerja. Kami menunggu kedatangan Anda
sebagai stakeholder yang Prima.
> 
> Atosan heula' nya...
> Nuhun,
> 
> inisial MAK (Mata Anggaran Keluaran..DJPB banget gitu, loch..!)
> 
> ----- Original Message --
> From: acep_hadinata <[EMAIL PROTECTED]>
> To: [email protected]
> Sent: Friday, 15 June, 2007 1:44:44 PM
> Subject: [Perbendaharaan List] Adakah Seleksi untuk KPPN Non Prima
(KPPN Biasa)
> 
> Assalamualaikum Wr.Wb.
> 
> Selamat siang miliser di manapun anda berada. Hatur nuhun Kang Dedi
> salam buat semua alumni CKC Parepare, Pak Maryono dll atas segala doa
> dan dukungannya, mudah-mudahan Alloh SWT senantiasa melindungi segenap
> langkah saya dalam mengemban amanat (cerita ttg selembar SKPP-nya
> belum mendapatkan momentum untuk dirilis), mohon
> bersabar...halah. ..(M. Kobir, 2007)
> 
> Selamat dan sukses untuk semua ujiannya Kang Kobir, saya seolah
> dimabuk rindu tulisan akang, tapi jangan panjang-panjang yah, maklum
> lagi mumet.
> 
> Beberapa bulan yang lalu, terjadi lonjakan luar biasa atas jumlah
> message yang masuk di milis tercinta ini. Mungkin rekor yang paling
> tinggi adalah dua atau tiga bulan terakhir. Saya sempat melontarkan
> ide ke Kang Kobir untuk memetakan topik apa yang paling diminati di
> milist ini, eh belum sempat selesai karena kesibukan dan bolak-balik
> ke Jawa tahu-tahu saya dapat amanat yang lebih besar dari saat ini.
> 
> Saya terkagum-kagum mendapati apresiasi miliser atas rencana
> implementasi KPPN Prima. Mulai dari rekrutmen, ujian sampai dengan
> hasil bocoran SMS orang kedua DJPB yang membuat heboh milis ini
> beberapa saat yang lalu. Itu semua menunjukkan bahwa semangat
> perubahan sudah begitu menggelora di hati miliser semua. Ibarat sebuah
> 'klimaks' yang ingin diraih, transparan dan akuntabel (dan renumerasi
> yang profesional) adalah cita-cita mutlak.
> 
> Dari kacamata saya (koreksi kalau saya salah), semua ingin menjadi
> contoh (role model) bahwa saya 'prototype model employee', saya
> memenuhi kriteria, saya punya keinginan berubah, saya nggak mau di
> daerah (loh!), saya 'bersih' (nggak GR loh!) atau ide saya banyak
> diterima di milis dsb. Tapi jangan dilupakan bahwa ada juga pegawai
> yang memenuhi kriteria dan kompeten tetapi malah : tidak mendaftar,
> tidak ingin dimutasi ke daerah (Jawa-luar Jawa, luar Jawa-Jawa... sama
> aja), atau sedang menimba ilmu, atau bahkan sedang menunggu
> 'penawaran' lebih baik dari instansi lain. 
> 
> Ketika ada bocoran bahwa yang memenuhi 'prototype model employee'
> hanya sedikit, hiruk pikuk tambah mendera. Kok bisa? Ah cuek aja, wong
> yang dibutuhkan banyak kok, ntar kita juga dimasukkin ke KPPN Prima
> (iiiih, ini baru GR!). Tapi itulah potret riel wajah kita saat ini,
> sebuah cermin jangan dibelah hanya karena wajah yang bercermin buruk
> rupa. Apakah ekspektasi dan harapan Bapak Setditjen yang 'over
> estimate' sehingga menetapkan standar demikian tinggi, atau memang
> kualitas 'bahan baku' sudah banyak yang terkontaminasi sehingga tidak
> lolos 'Quality Inspection' proses. Perlu kajian mendalam dari setiap
> Kantor Wilayah (jangan membebani pusat terus dong, mohon dibantu)
> 
> Banyak yang harus dipelajari, tapi mestinya kita bersyukur bahwa
> potret riel wajah kita bisa segera kita ketahui bahkan langsung oleh
> orang nomer dua di DJPB tercinta ini. Bukan dari orang lain atau dari
> survey TII dan MTI. Lalu bagaimana agar ekspektasi dan kondisi riel
> tidak mendapatkan gap seperti saat ini. Tentu saja kerja keras untuk
> memetakan pegawai harus sudah dirintis sejak saat ini. Sekarang dan
> bukan nanti!!! Misalnya banyak pegawai yang kompeten dan memenuhi
> syarat menjadi pegawai KPPN Prima tetapi malah tidak ikut ujian
> (sengaja atau tidak sengaja)harus digali apa keinginannya agar bisa
> ikut terlibat dalam KPPN Prima. Kalau tidak dapat menggunakan
> kuesioner lewat kepegawaian, mungkin bisa via milis ini. 
> 
> Di bawah ini ada wawancara 'imajiner' dengan pegawai yang tidak ikut
> tes KPPN Prima.
> 
> Question (Q) : Mengapa tidak ikut ujian KPPN Prima?
> Answer (A) : Ga ah, toh semua juga nanti di-Primakan. .
> 
> Q : Barangkali takut nanti dipindah dari sini yah kalao masuk KPPN
Prima?
> A : Itu juga iya, apa bisa dijamin saya tetap di Jawa, wong nggak
> pernah ditanya pilihan. Coba diumumkan, 5o besar lulusan tebaik boleh
> meminta ditempatkan di KPPN Prima di mana saja sesuai keinginan.
> 50-100 besar berikutnya, sesuai keinginan tetapi dengan pertimbangan
> pusat. 100-200 besar berikutnya sesuai keinginan, pertimbangan pusat
> dan melihat kebutuhan dst.
> 
> Q : Kalau anda ikut ujian, ternyata mendapatka nilai yang rendah,
> bersediakah di tempatkan di mana saja?
> A : Yahhhh, beri opsi dong, apa kita mau ambil atau diganti oleh
> pegawai dengan nilai yang lebih baik pada ujian tahap berikutnya. Dan
> yang sudah ikut, sebaiknya memberikan kesempatan kepada orang lain
> yang belum ikut...Adil untuk semua dong...
> 
> Q : Sejujurnya, apakah anda tidak ingin terlibat dalam KPPN Prima
> padahal ada rencana renumerasi yang sangat 'layak' di sana?
> A : Iya, kalau di KPPN yang reguler saja kita semua sudah bermental
> kerja dan melayani secara prima dan mensyukuri semua nikmat, kenapa
> mesti terjebak untuk 'wara-wiri' merasa pantas jadi 'role model',
> biarlah saya diberikan kepastian punishment and reward (gaji besar,
> tetapi kalau menerima sesuatu dari stakeholder, pecat saja) yang
> pantas sesuai tuntutan perubahan dan kepastian mutasi berkala yang
> jelas (setiap berapa tahun sekali bila di kota terpencil) dan
> mendapatkan fasilitas cuti yang dikompensasikan dengan satu kali gaji
> dan TC bila tidak diambil (karena saya di luar Jawa), itu saja...nggak
> neko-neko, pasti saya 'give my best punch' untuk setiap pekerjaan
> pelayanan...
> 
> Q : Tapi anda yakin KPPN Prima bisa menjawab tantangan zaman bahwa
> 'birokrasi' di Departemen Keuangan harus bisa berubah?
> A : Eng...Gimana yah...
> ------------ --------- ---
> 
> Ketika semua ingin menjadi role model, lalu siapa yang akan jadi
> follower? Ketika semua yang merasa CUKUP menjadi follower ternyata
> lebih COCOK menjadi role model, lalu siapa yang benar-benar akan jadi
> follower? Ketika semua yang merasa CAKAP menjadi role model ternyata
> lebih cocok jadi follower, lalu siapa yang sesungguhnya COCOK menjadi
> role model? Ketika leader bisa jadi role model dan follower juga bisa
> jadi role model, maka stakeholder pun bisa jadi role model
> partnership. Semoga... 
> 
> Sebuah kalimat bijak dari Majalah Hidayatullah yang baru saya kutip :
> 
> "Hendaklah saat menerima suatu tanggungjawab dilandasi dengan niat
> sesuai dengan apa yang Alloh perintahkan. Lalu iringi hal itu dengan
> mengharapkan keridhoan-Nya saja. Kepemimpinan atau jabatan adalah
> sebuah tanggungjawab dan beban, bukan KESEMPATAN dan KEMULIAAN"
> 
> Mudah-mudahan ada hikmahnya...
> 
> Salam Perubahan.
> Berikan yang terbaik kepada Indonesia di manapun anda bekerja dan
> berada...
> 
> Adin-Somewhere at Gorontalo
> 
> 
> 
> 
> 
>      
_________________________________________________________________________________
             
> 
> Yahoo!7 Mail has just got even bigger and better with unlimited
storage on all webmail accounts.
> http://au.docs.yahoo.com/mail/unlimitedstorage.html
> 
> 
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>


Kirim email ke