Mohon maaf Saya pelaksana yang masih hijau ini mau ikutan nimbrung.
Mohon diterima yah. apalagi di mata Mas-mas dan Bapak-Bapak yang
berwawasan luas serta banyak pengalaman dibanding Saya yang masih
hijau dan benar-benar ga ngerti permaslahan kecuali saldo persepsi MPN
selisih melulu.....

Begini, Saya di Gonta ga ngeh-ngeh amat sama yang namanya KPPN Prima
itu. Yang Saya tahu bahwa tes itu dibuat untuk merekrut pegawai di
KPPN Prima. Katanya tesnya itu Penguasaan pekerjaan dan integritas,
lalu ada yang bilang ada tentang IT, lalu ada yang bilang Urjab lah...
SOP lah... Lha, saya anak baru PNS kemaren yang magang di Pusat ngerti
apa ttg KPPN? Yang saya tahu ngelembur aja buat benerin laporan. Yang
penting kata Kasie saya kerjakan sebaik mungkin. lalu tentang
Integritas katanya kerjakan sejujur mungkin. "sejujur-jujurnya Kamu,
pernah juga khan nyolong absen?" katanya... (Malu deh, heheheheh)

nah Pas tes tiba-tiba keluarlah yang namanya tes integritas itu.
Reaksi berbeda muncul dari Kami. Pas pagi hari saya dibilang sama
temen saya nanti ada tes psikotes. tesnya tentang ya itu... psikometri
itu jadi penguasaan pekerjaan ga ada artinya (lha, koq tahu yah?).
mana bingung juga menjawabnya. Di tengah-tengah acara pake acara ke
toilet... yah, terlewat deh penjelasan teknisnya di salah satu tesnya.
mau nanya, bingung nanya siapa karena waktu tes sudah jalan. Yah
sutralah kerjakan saja. (walau di akhir tes itu pada bilang kamu salah
cara ngerjainnya, calon gagal katanya). nanya isisan identitas aja
bingung. Kata tim dari pusatnya (mohon Maaf pak Asikin dan Mas Dwi),
Mereka juga pengarahannya baru koq. Dan ternyata banyak juga yang
senasib seperti Saya yang kebingungan, wueheheheh. Terutama yang
duduknya luber sampai ke luar ruangan aula. 

setelah tes berakhir Banyak juga yang bahas. Memang beberapa dari Kami
ada yang pernah menghadapi tes semacam itu katanya. Ga boleh isi ini,
isi itu, gambar ini gambar itu. Yah, merekalah yang layak prima kalo
begitu, karena lebih banyak tahu tentang tes. Toh, yang dilihat
Tes-nya! Ingat tesnya. Tapi,  sebodo Saya bilang. Toh, Saya di
Persepsi pelaksana handling separo kerjaan sie juga sampai lembur mulu
tiap hari juga ga ada yang perduli ini.

Pas ngadu sama Kasie, Yah beliau bilangnya begini, "Justru sikap diri
dalam menerima hasil ujian KPPN Prima itulah tes yang lebih
sesungguhnya" tahu deh artinya apa. Khan masih hijau...

Kesimpulan sementara yang Saya buat begini:
1. kalo dia lulus Prima dan memang dia Prima ke depannya, artinya dia
memang dia memang layak dapat bintang
2. Kalo dia lulus tes prima tapi kelakuan ga prima, namanya kurang
ajar. Dan perlu evaluasi ulang nih orang
3. kalo dia ga lulus prima tapi kerjanya semakin Prima artinya yah,
mungkin saja dia dapet pencerahan dari Tuhan setelah Tes kemarin, atau
dia adlah sumber daya yang tak terdeteksi atau sedang diuji untuk
dikeluarkan SP2D nya dari Tuhan di kemudian hari. yah dievaluasi juga
dunk orang ini....
4. Kalo dia ga lulus prima tapi emang melempem yah wajar aja ga lulus,
jangan ikutan protes dunk.

yah, tes khan buatan manusia. Ada ga sempurnanya. Gini aja gimana kalo
kita tes saja di mata Tuhan, mana yang prima mana yang gak? mana yang
sudah sumpah ini itu masih ngelanggar mana yang lurus. Ah life is so
simple koq....

Sorry jadi curhat... maklum pelaksana hijau yang ga ngerti apa-apa.
(atau jangan-jangan tulisan ini malah didampratin lagi. mohon maaf
yah!!!!) 

Salam dari Gorontalo

--- In [email protected], irvan suryawardana
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Membaca kutipan SMS dari Bpk. Sekretaris memang
> sungguh mengagetkan karena hasil tes integritas jauh
> dibawah harapan, sehingga dikatakan banyak yang tidak
> lulus.
> 
> Hal ini sangat kontradiktif dengan semangat
> rekan-rekan pada saat akan mengikuti Tes Tahap I lalu.
> Jadi ada apa dengan hasil tes integritas (psikotes)
> kemarin.
> 
> Hasil tes integritas kemarin adalah hasil tes per
> individu, pertanyaannya apakah pihak provider yang
> ditunjuk untuk melakukan tes tersebut juga memberi
> hasil analisis umum kepada Bpk. Sekretaris, mengapa
> hasil tes menunjukkan hal demikian. 
> 
> Apa integritas pegawai DJPBN diragukan? Apakah pegawai
> DJPBN susah untuk mengubah paradigma lama ke paradigma
> baru sesuai misi KPPN Prima? Apakah semangat yang
> besar untuk ikut tes hanya karena ada dorongan
> mendapat tambahan penghasilan yg lebih besar saja?
> Semuanya pertanyaan2 di atas mungkin bisa dijawab
> seandaiannya ada analisa secara global atas hasil tes
> (bukan per individu), sehingga bisa diketahui
> kecenderungan atau akar permasalahan yang terjadi.
> 
> Selanjutnya adalah mengetahui apa yang menyebabkan
> hal-hal diatas terjadi? Seberapa besar kondisi
> lingkungan dan organisasi mampu mempengaruhi
> integritas seseorang. 
> 
> Saya berasumsi bahwa kondisi psikologis seseorang
> pegawai bisa dipengaruhi oleh kondisi lingkungan,
> suasana kerja, maupun kebijakan organisasi. Jadi
> jangan saling menyalahkan. Pegawai intropeksi, para
> pejabat juga demikian, apa ikut andil di dalam
> kegagalan ini? 
> 
> Saya berandai-andai, mudah2an tidak terjadi. Amin.
> Bagaimana jika tes tahap II (second planning) juga
> menunjukkan hasil yang sama dengan Thp. I? Kuota untuk
> mengisi personil di 30 KPPN Prima jelas tidak
> terpenuhi. Apa the third planning-nya? 
> 
> Untuk ini saya mengusulkan :
> 1. Bentuk KPPN Prima (Percontohan) sesuai dengan 
>    jumlah pegawai yang lolos tes, tdk perlu memaksakan
> 
>    diri 30 KPPN.
> 2. Sambil KPPN Percontohan berjalan para Kakanwil 
>    menyiapkan pembentukan KPPN Prima diwilayah masing
>    masing (dengan merujuk SOP KPPN Percontohan)
> 3. Tidak perlu mengadakan tes integritas lagi. 
> 4. Membuat komitmen (secara tertulis) pada seluruh 
>    pegawai jika seluruh KPPN telah menjadi KPPN Prima
>    untuk meningkatkan kinerja dan ikut di dalam 
>    aturan yang telah ditetapkan.
> 5. Evaluasi kinerja pegawai secara berkala, sehingga
>    reward pegawai tidak sama, tergantung kinerja.
> 
> Maaf jika ada salah kata2.
> 
> Salam 
> Irvan
>       
>     
> 
> 
> 
> 
>  
>
____________________________________________________________________________________
> Don't get soaked.  Take a quick peak at the forecast
> with the Yahoo! Search weather shortcut.
> http://tools.search.yahoo.com/shortcuts/#loc_weather
>


Kirim email ke