Seringkali kita berlari dari satu titik ekstrim ke titik ekstrim lainnya. Karena kita belum sanggup mencapai titik kesetimbangan.
Psikometrik biasanya digunakan untuk menguji orang yang tak dikenal. Untuk orang yang sudah kita kenal dekat, sebaiknya kita lebih percaya dengan pengamatan pribadi dibanding dengan manipulasi angka. Kalau misalnya Pak Hary nggak lulus test (ini cuman misal, gak mungkinlah udah Eselon II melamar jadi Eselon III) saya tetap percaya kalau Pak Hari adalah orang yang punya integritas. Jangan menguji kalau kita merasa yakin, karena itu hanya menimbulkan keraguan. KPPN Percontohan Aceh adalah contoh nyata. Tanpa test yang rumit telah terpilih pegawai-pegawai handal. Namun demikian, apa jadinya jika semua hal itu diterapkan disemua propinsi. Tentu saja orang-orang yang punya akses saja yang bisa mendapatkan kesempatan. Makanya diadakanlah test psikometrik agar semua orang mendapatkan kesempatan yang sama. Psikometrik senyatanya diambil agar pemilihan lebih objektif, tidak hanya didasari pertemanan saja. Test tersebut juga dimaksud untuk memberi kesempatan kepada pejuang-pejuang tak bernama yang lebih dikenal NIPnya saja. Pejuang2 yang berada ada di sebuah tempat yang tak terlalu sering kita dengar barangkali. Kompetisi murni diharap dapat memunculkan mutiara2 dalam lumpur. Namun kenyataan tak semanis harapan. Ketika hasil test ternyata berkata lain. Yang kita sangka mutiara ternyata hanya kaca... (Namun ternyata yang kita sangka kaca, adalah mutiara). Kita kecewa dengan kaca yang didapat, padahal kaca itu bisa kita jadikan etalase untuk memajang mutiara yang sejati. Kalau hasil test tidak sesuai dengan yang diharapkan. Jadikan pembelajaran. Kita bisa mengolah data-data itu menjadi informasi untuk langkah-langkah ke depan. Dari Hasil test tersebut sebenarnya bisa dilihat peta Human Capital di DJPBN seperti apa. Ini bisa dilakukan , kecuali kalau kita ingin mengubur data itu menjadi sejarah kelabu tentang Human Capital di DJPBN. Pokoknya maju terus DJPBN, lakukan semua metode yang mungkin untuk mendapatkan yang terbaik.
