Mengikuti thread yang satu ini cukup menarik, jadi ingin ikut sumbang suara..
Saya bisa memahami kekhawatiran rekan-rekan kalau diharuskan menyebutkan nama dan identitas aslinya. Namun saya juga tidak sependapat kalau kita juga buru-buru menarik garis, dan bilang "harus dibolehkan pakai nama tidak resmi". Saya mengikuti beberapa milis juga dan masing-masing milis punya ketentuan yang berbeda soal pengungkapan identitas ini. Ada yang tidak mengatur, tapi ada juga yang cukup keras bahkan seseorang bisa di-karantina kalau tidak menyebutkan nama jelas. Itu semua tentu berdasarkan aturan yang sudah disepakati bersama, dan siapapun yang belakangan bergabung harus mentaatinya. Bagaimana kalau moderator membuat polling mengenai hal ini dan kita semua sepakat menerima hasilnya sebagai aturan yang diinginkan oleh mayoritas anggota milis. Hitung-hitung belajar demokratis dan tertib dalam dunia maya, dimana (mudah-mudahan) semua bisa setara. M Priandi 060086316 On 28/06/07, [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Harus di bolehkan pakai nama tidak resmi. Justru dalam milis ini kita harus > belajar > "JANGAN LIHAT SIAPA BICARA, TAPI DENGAR APA KATANYA" > > > -----Original Message----- > From: [email protected] on behalf of lion > > klo mau diresmikan sih oke aja, tapi maksud "resmi" itu sendiri kan > bisa berarti masuk di bagian struktural ditjen. > > apa entar moderator setingkat eselon 4? entar ada jabatan baru dong > "Kasi MILIS Perbendaharaan" berwenang untuk mengangkat, menghukum, dan > memberhentikan member. emmm.. asik juga kayannya.. > > tapi kayanya saya lebih setuju klo resmi yang dimaksud itu pakailah > bahasa yang standar dan baku, syukur-syukur bahasa indonesia yang baik > dan benar. sambil menerapkan hasil kuliah Bahasa Indonesia di UD / DPI. > > so be it, > salam GAWAT > gaut > > --- In [email protected], "Poetoe Bagoes Permana" > <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > permisi, mau memberikan komentarnya. > > setuju bgt dengan mas dadang. kalo dipermasalahkan antara "hitam ato > > putih", sebaiknya milis ini diresmikan aja. setau saya bnyk pejabat di > > ktr pusat yang mengikuti perkembangan tulisan2 di milis ini. semua nya > > ini menjadi tangggung jawab moderator milis untuk perkembangan milis > > ini, mau diresmikan ato tetap seperti ini: resmi ga, tp nulis nya > > harus yang resmi2, termasuk penggunaan nama asli ato ga. > > terima kasih atas kesempatan nya. > > > > salam piss.... > > > > --- In [email protected], "dadang_arifin" > > <dadang_arifin@> wrote: > > > > > > Setuju....tapi ini kan ini milis tidak resmi,bukan milis milik > > > kepegawaian DJPBN toh?(kenapa ga kepegawaian merilis Milis Resmi > aja?), > > > sebaiknya usulan di tujukan kepada yang mengelola milis ini,ada 4 > orang > > > kl nda salah yah?usulan, tata tertib, atau aturan mainnya itu kan > > > kewenangnannya moderator selaku pegelola milis ini (cmiiw). > > > > > > kl masalah gentlemen atau tidak, hal negatif atau tidak, saya rasa > > > sejauh ini moderator cukup berperan mengatasinya. > > > > > > salam > > > > > > dadang arifin > > > 060109415 > > > > > > > > > > > > > > > --- In [email protected], Budi Santoso > > > <budisan_2005@> wrote: > > > > > > > > Dear Milis Perbendaharaan, > > > > > > > > Di antara teman2 milis yang aktif menulis dalam milis > > > perbendaharaan, ada yang menggunakan nama jelas dan ada juga yang > > > menggunakan nama samaran. > > > > > > > > Bu Anandi selaku Kabag Kepegawaian menghimbau kepada kita semua > > > untuk menggunakan nama jelas (si Putih) dan bukan nama samaran (si > > > Hitam). Mereka yang menggunakan atau berlindung di balik nama samaran > > > ([EMAIL PROTECTED]) cenderung melakukan sesuatu hal yang negatip dan > tidak secara > > > gentleman mempertanggungjawabkan ucapan dan tulisan2nya. > > > > > > > > Mari kita jawab himbauan Kabag Kepegawaian tsb dengan suatu > > > perbuatan dan langkah nyata yang positip. > > > > > > > > Menggunakan Nama Jelas (menjadi Putih), Siapa takut??? > > > > > > > > > > > > Salam, > > > > > > > > budisan
