Saya sangat setuju Pak... Selama ini saya berprinsip menggunakan nama
terang saya, Tetapi apa yang terjadi, pengalaman pribadi saya (true
story), saya pernah mendapatkan teguran atas komentar saya dari
seseorang di Kanwil, bahkan teguran tersebut disampaikan per telepon
melalui korpel kepegawaian saya, yang sedikit banyak membuat heboh
kantor saya. Saya setuju apabila ada komentar yang miring/ tidak
benar, bagi yang berwenang dapat memberikan penjelasan juga di mailing
list ini (kan hak jawab tidak dilarang!), bukan nya langsung tembak
(dengan teguran) kepada orang yang mempunyai komentar "miring" tersebut !!


--- In [email protected], Budi Santoso
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Dear Milis Perbendaharaan,
>    
>   Di antara teman2 milis yang aktif menulis dalam milis
perbendaharaan, ada yang menggunakan nama jelas dan ada juga yang
menggunakan nama samaran.
>    
>   Bu Anandi selaku Kabag Kepegawaian menghimbau kepada kita semua
untuk menggunakan nama jelas (si Putih) dan bukan nama samaran (si
Hitam).  Mereka yang menggunakan atau berlindung di balik nama samaran
([EMAIL PROTECTED]) cenderung melakukan sesuatu hal yang negatip dan tidak 
secara
gentleman mempertanggungjawabkan ucapan dan tulisan2nya.
>    
>   Mari kita jawab himbauan Kabag Kepegawaian tsb dengan suatu
perbuatan dan langkah nyata yang positip.
>    
>   Menggunakan Nama Jelas (menjadi Putih), Siapa takut???
>    
>    
>   Salam,
>    
>   budisan
> 
>        
> ---------------------------------
> You snooze, you lose. Get messages ASAP with AutoCheck
>  in the all-new Yahoo! Mail Beta. 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>


Kirim email ke