wah rupanya Lowoijo suka nonton Wayang
paling tidak, suka baca buku Mintarja
yang di zaman tahun 60 an membuat komik
Wayang Purwa, MahaBaratha, Bharata Yudha.. Ramayana..
yang kesemua nya merupakan rentetan cerita keluarga Bharata..
Cerita tentang keluarga Bharata memang sangat memukau
khususnya bagi para putra putri yang pernah tinggal di tanah jawa.
Apakah benar hanya di tanah jawa ?
Saya pernah tinggal di dumai selama dua tahun..
ternyata anak muda di sana (dumai dan sumatera lainnya)
tidak tahu.. siapa itu Sangkuni,
siapa itu Bhisma, Siapa itu Pandita Durna..
siapa Raden Pandu, siapa itu Widura, siapa Itu Destharata..
padahal nama2 itu adalah nama2 sesepuh keluarga Bharata..
itu saja tidak tau, apalagi kalo di tanya siapa itu Dhrestajumena..
ya itulah maka saya berani bilang
hanya di pulau jawa saja wayang banyak dikenal orang
Kenapa ?
karena di Pulau Jawa wayang digunakan sebagai sarana penyebaran agama
penyebaran agama Hindu pakai wayang..
demikian pula konon katanya kelompok wali sanga
juga menggunakan sarana wayang dalam menyebarkan agama islam.
makanya kemudian dalam cerita Bharata
ada dikenal beberapa nama yang bernuansa islam dan jawa
nama Yudistira (nama anak tertua raden pandu adalah nama Hindia)
disesuaikan menjadi nama jawa yaitu Samiaji,
Samiaji mempunyai senjata bernama Kalimusada
(kalimusada sebetulnya berasal dari Kalimat Syahadat).
Sunan Kalijaga adalah satu diantara Wali Sanga
yang paling getol menyebarkan agama Islam melalui sarana Wayang
dan karena itulah Agama Islam di Jawa..
agak berbeda dengan agama Islam di Sumatera
Perbedaan tersebut antara lain disebabkan pengaruh hindu dan budha
yang masih kuat di zaman itu..
dan masuk ke agama Islam, ketika brawijaya V (raja terakhir Majapahit)
mulai mempelajari ajaran Islam ketika salah satu puteri nya di kawin oleh
Trenggono (Sultan Demak kedua pengganti Raden Patah).
Sunan Kalijogo lah yang sangat berpengaruh menentukan aliran Islam di Jawa.
hal itu terasa ketika dia suruh pindah kerajaan dari Demak (pesisir) ke
Pajang (pedalaman)
dimana raja pertama Kesultanan Pajang adalah Joko Tingkir (tak lain tak bukan
adalah anak dari Kebo Kenanga yang konon adalah Murid Syekh Siti Jenar).
Marak nya buku buku tentang Syekh Siti Jenar akhir akhir ini..
mulai membuka tabir rahasia mengapa Sunan Kalijogo memindahkan pusat
kerajaaan islam ke pedalaman, yang kelak menjadi cikal bakal pembangunan
kerajaan Mataram oleh Panembahan Senopati dimana kesutanan ini kelak mencapai
kejayaan nya pada saat diperintah oleh Sultan Agung Hanyakrokusumo.
demikian dari saya
mulai raden pandu.. sampai sultan agung..
wassalam
Lowoijo <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Kalo menurut wikipedia
Pandu adalah nama salah satu tokoh dalam wiracarita Mahabharata, ayah
dari para Pandawa. Nama Pandu berarti pucat, dan kulit beliau memang
pucat, karena ketika ibuna menelenggarakan upacara putrotpadana untuk
memperoleh anak, ia berwajah pucat. Pandu merupakan anak kedua dari
tiga bersaudara, yaitu Destarata yang sebenarnya merupakan pewaris
dari Kerajaan Hastinapura, tetapi karena buta maka tahta diserahkan
kepada Pandu dan Widura, yang tidak memiliki ilmu kesaktian apapun
tetapi memiliki ilmu kebijaksanaan yang luar biasa terutama bidang
ketatanegaraan.
Pandu memiliki dua orang istri, yaitu Kunti dan Madrim. Dia pernah
memanah seorang resi, yang menyamar menjadi kijang untuk bercinta,
Pandu memanah hingga resi itu tewas. Kedua istri Pandu Dewanata
mengandung dengan cara meminta kepada Dewa sesembahan mereka
masing-masing.
Kalau menurut saya
Pandu Hizbul Wathan adalah merujuk pada sosok seorang Jenderal
Sudirman, seorang Panglima Besar yang menjadi idola saya hingga
sekarang. Seorang sosok teladan akan semangat Jihad membela Agama,
bangsa dan negara, kehormatan, kesederhanaan hidup, keikhlasan dalam
berjuang tanpa pamrih, dlsb.
Kenapa??? karena Jenderal Sudirman adalah Bapak Pandu Hizbul Wathan,
yap, beliau sebelum dipaksa keadaan menjadi pejuang/tentara rakyat,
adalah seorang Pandu (pramuka) Hizbul Wathan (Perguruan Muhammadiyah)
di Purbalingga, kemudian pindah ke Perguruan Muhammadiyah di Cilacap.
Karena Itu semoga PANDU HIZBUL WATHAN adalah seorang yang ahli dalam
bidang ketatanegaraan sekaligus seorang pejuang yang ikhlas dalam
bekerja tanpa pamrih, sederhana dalam hidup....dlsb..amiin...
Tapi ada yang tidak boleh ditiru dari Pandu versi Mahabarata, oleh mas
Pandu Hizbul Wathon, yaitu BERISTERI DUA (Kunti dan Madrim)....:)
Oke Mas....
Saya juga mau ngucapin
SELAMAT MENEMPUH HIDUP BARU
SELAMAT MERAIH SEPARUH LAGI DARI DIEN-MU
MENJADI KELUARGA YANG SAKINAH, MAWADDAH WARROHMAH
SEMOGA JADI PASANGAN YANG RUKUN DAN BAHAGIA HINGGA KAKEN-NINEN
BAGI TEMEN-TEMEN PENGANTIN TUA ...:)
MARILAH KITA "MBANGUN NIKAH" LAGI DENGAN ISTERI KITA MASING-MASING
KITA HADIRKAN MASA-MASA TERINDAH BAGI PASANGAN HIDUP KITA
Buat isteriku nun jauh disana....
Tunggulah ayah pulang...
Jagalah kedua buah hati kita...
Pastikan agar dalam hati kalian..
Selalu hadir perasaan......
Bahwa ayah menyayangi kalian..
Sulistiyono, SE (Prodip 94)
NIP. 060082305
--- In [email protected], Hari Ribowo
wrote:
>
> saya semakin terheran heran..
> rupanya pak Moch Kobir ini
> pantasnya di sejajarkan dengan Moch Sobari..
>
> kenapa ?
>
> untuk bisa nulis ttg nama seperti dibawah ini,
> pastinya pak Kobir ini punya DICTIONARY lengkap..
> bahasa apa pun.. bahasa jawa, bahasa aceh, bahasa arab ..
>
> waktu saya di milis 16,
> ada juga beberapa anggota yang saya kagumi tulisan2 nya..
> diantaranya seseorang yang sedang ikut program S3 di jepang.
> mula2 dia pake nick AGE PAMBUDI..
> sekarang initial nya diganti MD..
>
> beberapa tulisan nya masih menjadi koleksi saya di folder khusus..
>
> Pak Kobir..
> ngomong ngomong udah saya kirim..
> ke alamat ORTU..
>
> salam buat teman teman yang lain.
> dan kalau pak Age baca tulisan ini..
> mana dong tulisan yang lain..
>
>
Yahoo! Groups Links
---------------------------------
8:00? 8:25? 8:40? Find a flick in no time
with theYahoo! Search movie showtime shortcut.
[Non-text portions of this message have been removed]