Semoga pernyataan Pak Faris Rosa ini bukan karena apatis dengan kondisi yang 
ada.
  Saya kira masih ada 10% aparat KPPN yang masih sehat (kalo memang betul yang 
90%
  sudah rentan penyakit - meminjam kalimat Pak Faris Rosa). Saya yakin, karena 
yang 10% ini masih sehat, mereka bisa bergerak dengan leluasa bahkan selalu 
terdepan. Berbeda dengan yang 90%. Logika saya, namanya orang sakit, kerjanya 
pasti malas-malasan di tempat tidur.
   
  Salam,
  SRENGENGE
  

faris rosa <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          "Usulan yang bagus, TAPI JANGAN TERLALU BERHARAP" ........... ( 
meminjam istilah pak agus wid ... kppn prima semarang, tentang suap....). 
Menurut pendapat saya, yang namanya suap adalah seekor binatang yang 
menyebabkan seseorang yang digigit akan mengakibatkan mati nggak, hidup nggak 
alias sekarat . Oleh karena itu sebaiknya seseorang harus diberi saplemen agar 
memiliki daya tahan yang kuat.Dan dalam kaitannya aparat pada kppn prima dimana 
saja berada, harus diberi splemen berdosis 5ooo mg, sebab 90 % aparat kppn 
rentan menyakit malas, suap, mata duitan, dan banyak utang, apalagi 
tunjangannya berlipat-lipat, diiringi hutang banyak dan setiap hari makan 
amplop, MAKA HARUS ADA PENCUCIAN OTAK, TIDAK CUKUP CERAMAH AGAMA, ATAU TULISAN 
-TULISAN.USUL SAYA SEBAIKNYA DIDEPAN KANTOR DIPASANG TULISAN : 
" KANTOR INI BEBAS SUAP , KARENA SELURUH PEGAWAI TELAH DIBERIKAN GAJI YANG 
BESAR " 

Konotasi bebas suap, artinya setiap orang bebas menyuap aparat kppn..... ( 
naudhubilalhimindhaliq....)

----- Original Message ----
From: agus widiyanto <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Tuesday, July 10, 2007 8:36:48 PM
Subject: Re: Balasan: [Perbendaharaan List] Tulisan Anti Uang Suap

Usulan yang bagus, tapi jangan terlalu berharap. Karena semuanya kembali kepada 
SDM (aparat kita sendiri). Saya ada pengalaman di Samsat waktu mengurus STNK, 
disitu juga


         

 
---------------------------------
TV dinner still cooling?
Check out "Tonight's Picks" on Yahoo! TV.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke