Disaat para pemegang eselon menikmati grade mereka yang lumayan, ternyata di level prajurit lapangan harus menerima kenyataan mendapat grade yang rendah . Bahkan para komandan lapangan (baca: korpel)harus rela menanggalkan baju komandannya berbaur dengan para prajurit biasa sama-sama menelan grade yang jauh dari harapan. Entah alasan apa para pengambil keputusan membuat keputusan yang jauh dari rasa keadilan. Mungkinkah era penjajahan sudah datang? Kalau benar demikian selamat datang kompeni! Selamat datang! Mari kita sambut dengan perlawanan.
Satu kata: Lawan! Dua kata: Lawan! Lawan! Tiga kata: Lawan! Lawan! Hancurkan! --- In [email protected], "anzpurs" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Sabarlah kalo Kenaikan TKPKN anda tidak luar biasa...seingat saya > yang bodoh ini....dimanapun di dunia termasuk pemerintah RI diluar > Dep. Keuangan setiap menaikkan gaji/tunjangan dll selalu pakai > prinsip keseimbangan/porposional....sangat wajar atasan/pimpinan > mempunyai pengasilan yang lebih tinggi....tapi sangat tidak adil jika > perbedaan tersebut bagai bumi dan langit.... >
