Akur kang zam2, kalo mnrt penerawangan saya, ketakutan itu kita
perlukan agar kita tetep hidup. Kita melangkah dari ketakutan satu ke
 pada ketakutan yang lain. Mungkin bisa disinkronkan dengan teori mbah
maslow. Kita takut terhadap sesuatu sesuai tingkat kebutuhan kita.
Seperti sampean sampaikan, tinggal bagaimana kita mengatur energi
ketakutan itu untuk kepuasan kebutuhan kita.
 
Ngomong2 soal timnas kemaren, ada yang bisa menjadi bahan renungan
kita bersama (terutama saya pribad). Melihat suporter timnas kita yang
menyanyikan Lagu Indonesia Raya sampai menangis bersimbah air mata
(plus keringat mungkin). Saya jadi bertanya, kapan saya bisa
menyanyikan lagu kebangsaan kita itu sampai menangis, atau minimal
kena dihati sampai timbul rasa haru, hormat, kagum, cinta dst...dst...
(pokoknya mengetarkan hati kita dengan sebenar2nya). Sepanjang yang
saya ingat belum pernah kang!! Saya jadi malu dan bertanya, apa saya
tidak cinta pada negeri yang telah memberi sangat banyak kepada saya
ini? Apakah saya kurang bangga kepada bangsa kita sendiri? Semoga
tidak demikian ya kang.

Baidewei, aslinya saya juventin kang, asli dari dulu sampe sekarang
(meskipun kemaren kalah 0-2). Kata reds disana saya singkat dari nama
saya toni rediyansyah bukan red-nya liverpool atau mu. Mungkin kang
zam2 masih ingat saya, kita pernah daki slamet sama2 didik catyono,
simon ama danar (hehehe...yang sakit karena cuaca, katanya) .

Oke, selamat ultah walimahan juga buat sampean sama kang acep. Kalo
saya agustus nanti dah 9 tahun join bareng ibunya anak2, alhamdulillah
  dah diberi amanah sepasang wonderkids yang ganteng dan cantik...

Salam untuk semua.

toni_reds



--- In [email protected], "jm_hndsm" <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
>
> Waalaikum salam Toni_reds (fans liverpoll atau MU nich )
> makasih ucapan salamnya,
> 
> kang acep selamat ultah walimahan, saya juga sama, juli ini delapan
> tahun sudah waktu berlalu, saling doakan saja ya semoga pernikahannya
> terus langgeng dalam keterbatasan iman  kita sebagai laki laki yg
> ganteng dan PNS DEPKEU... xixixix...
> 
> ke masalah 27 juli
> urusan ancam mengancam sebenernya tak lepas dari fear of loss
> dalam semua kasus termasuk kasus kang acep di pare2 dulu adalah buah
> dari takut akan kehilangan,
>  ( kehilangan apapun termasuk kehilangan angan2 )
> saya pernah bilang kalo, 
> fear of loss is the path to the dark side,... dst,... dst
> ( editornya MTV masih inget tuh )
> 
> saya sering sering menganalogikan kalo ancaman adalah buah dari panic,
> takut  dan gugup, dalam kaca mata positif tentunya itu adalah energi
> atau semangat, kalao dalam perspektif medis itu adalah adrenalin, 
> kalao lagi kita silogisme kan sebenernya ancaman itu sama aja dengan
> adrenalin tidak lebih dan tidak kurang... 
> 
> tinggal kita manaje dengan baik adrenalin itu akan menjadi motivasi yg
> paling kuat untuk melakukan sesuatu...
>  ( inget timnas indonesia kemaren... gile beneerr... )
> 
> tak ada cara yg paling baik untuk mengatasinya  kecuali sering sering
> lah nyemplung ke dunia ini, dokter memberi resep tapi pasenlah yg
> merasakan pahit obatnya..
>  
> panic gugup dan takut tak akan pernah hilang, itu manusiawi
> nabi musa petualang yg gagah berani, meminta Harun mendampinginya ke
> istana firaun,
> ronald reagan presiden paling cowboy pun terkenal gagap bila memulai
> bicara...
> murdiono mantan mensekab yg jenderal itu perlu tiga menit untuk
> mengucap tiga kalimat...
> 
> maaf lah kang kalo hari itu ada yg nggak enak diliat, 
> kalo film jim carey judulnya pasti dumb and dumber,
> kalo saya tetep bilang kalo itu bukanlah premanisme,
> karena premanisme ada yg diancam dan ada yang terancam,
> sedangkan hari itu hanya ada yg dumb
> dan dumber...
> 
>  xixixixix....
> 
> 
> salam brother semoga tetep kuat iman...
> 
> ( for what a man what has he got, 
>   if not him self then he has not    : My Way  )
>


Kirim email ke