masih aja seru aja nih milis, terutama mengenai Job Grading dan Remunerasi, kalo boleh saya ingin menyampaikan pengertian yang saya peroleh mengenai Job Grading dari sosialisasi yang diberikan oleh kepala kantor saya, selama ini saya melihat postingan mengenai tidak adilnya Tunjangan yang diberikan kepada Kepala Seksi dan Pelaksana..
saya setuju postingan2 sebelumnya bahwa "keadilan manusia masihlah dalam taraf relatif karena masih dihitung berdasarkan kepuasan manusia (yang ga pernah puas :) )" nah ada suatu kalimat yang saya dapatkan pada sosialisasi tersebut: "Pemberian Tunjangan / Grade kepada Pejabat dinilai dari besarnya resiko dan tanggung jawab jabatannya BUKAN pribadi si pejabat!" jadi kalo temen2 banyak merasa tidak adil karena mungkin pejabat ybs adalah pejabat yang "G" ya sementara ditahan dulu karena ingatlah juga bahwa ga semuanya pejabat "G" (berapa sih kita yang berpartisipasi di milis ini??apa ini mewakili keadaan yang sesungguhnya tentang kinerja pejabat2 ybs, saya bilang ngga, kita ini cuma para 'sample':) ) saya yakin masih ada pejabat yang kompeten, tidak hanya merintah tapi juga tahu mengenai teknis dan aturan, dan ga malu2 belajar cuma kalo jumlahnya sedikit(atau tidak terlalu kelihatan) apa boleh buat?memang angkatan "tua" masih banyak di Ditjen kita, ya kita juga harus menghormati mereka (walau terkadang mengkel hehehe...)lagipula mereka sudah mengalami jauh lebih banyak hal dari kita :) yang mau saya sampaikan disini, 'Resiko dan Tanggungjawab yang dipegang oleh atasan kita PASTI lebih tinggi dari kita', bahkan ada ungkapan di militer bahwa "tidak ada prajurit yang tolol yang ada adalah Jenderal yang bodoh", jadi marilah kita (semua pegawai DJPB) dukung Reformasi Birokrasi ini (yang sudah berjalan walaupun masih pelan), kita hargai niat baik dari big bos kita (red. ibu Sri Mulyani), dan yakinlah dengan pola berpikir yang beliau anut kebijakan ini pasti akan melalui tahap evaluasi juga (jadi kalo emang ga memberikan hasil (outcome) yang lebih baik bukan tidak mungkin kebijakan ini berubah), begitu pula oleh menteri keuangan berikutnya..jadi jangan pandang Job Grading dan Remunerasi ini terlalu sempit, tapi ini adalah 1 bagian dari Reformasi Birokrasi Keuangan supaya ga kita PGPS melulu :) oke, segitu aja makan lalap di warung pakde mohon maap kalo ada salah kate :) keep rockin' all u DJPB warrior!!! Salam Damai dari Serui ESN
