Ass..Wr.. Wb.. Pak Hari yg saya hormati.... Smoga Allah memberikan kekuatan dan kesabaran...
Ada beberapa hal yang ingin saya sampaikan kepada bapak... Saya minta maaf klo apa yg saya sampaikan ini kurang berkenan bagi bapak... Sebagaimana saya lihat dalam milis ini, semangat untuk melaksanakan Reformasi Birokrasi ini cukup besar... dan Syukur Alhamdulillah, pembukaan KPPN percontohan pun dapat terlaksana dng baik. Tujuan Reformasi Birokrasi adalah bagaimana kita dapat merubah wajah Depkeu, khususnya DJPB, kearah yang lebih baik.. memberikan pelayanan yg prima kepada masyarakat dan menciptakan aparatur yg bersih dan berwibawa... (koreksi klo salah). Namun hal ini tak mungkin tercapai apabila setelah pemberian remunerasi ini, masih kita jumpai budaya "amplop"...budaya kuitansi fiktif...sebagaimana disinggung oleh temen2 dimilis ini. apapun yg kita lakukan pasti tidak ada gunanya, apabila budaya ini msh bercokol kuat di institusi kita... Saya harapkan adanya kebijakan yg didesign untuk menangkal hal ini.. tentunya kebijakan tsb bukan sekedar "lipstick" aja.... atau hanya digunakan untuk "wong cilik" saja... Klo orang seperti saya... hanya bisa menonton saja... karena wong cilik seperti saya tidak punya kekuatan apapun... Tapi klo suara Pak Hari mungkin masih didengar oleh pimpinan kita.. kecuali memang Reformasi Birokrasi ini hanya sekedar untuk pemanis dan pemikat bagi masyarakat menjelang PEMILU 2009.... Saya sangat setuju dengan langkah yg diambil oleh Kanwil Manado dng Penandatangan Pakta untuk tidak menerima apapun dari masyarakat yg kita layani... Klo boleh hal itu diberlakukan thd semua pegawai DJPB.. dan saya usul di setiap KPPN dipasang Poster mengenai larangan pemberian sesuatu kepada pegawai KPPN... Dalam kesempatan ini juga saya mengucapkan terimakasih kepada pimpinan karena telah memberikan Remunerasi kepada kami... Semoga ini menjadi "pembakar" semangat kami dalam melaksanakan tugas- tugas kami di kantor... Demikian kami sampaikan. Mohon maaf bila ada kata2 yg salah. SALAM PERUBAHAN Wassalam
