Rekan Yth.,

 "BANGSA YANG BESAR ADALAH BANGSA YANG
 MENGHORMATI SEJARAHNYA"

 Ini adalah kata-kata yang selalu terngiang
 ditelinga saya pada masa remaja dulu.

 Pada saat Orde baru, kita telah dibuat buta
 oleh pemaksaan sejarah, dimana banyak hal
 yang telah dimanipulir (oleh Kader Golkar?).

 Kini para guru sejarah di-Indonesia tengah
 dibuat pusing oleh pertanyaan para murid,
 khususnya masalah G-30-S/PKI, Timor Timur,
 Supersemar, Serangan Umum 1 Maret, hari lahir
 Pancasila dll.

 Belum lagi penokohan Bp. Soeharto sebagai
 Bapak Pembangunan dan Tokoh Panutan, yang
 telah menciptakan masyarakat adil dan makmur
 serta dikenal sebagai tokoh yang sederhana.

 Hal ini harus segera diluruskan, agar kiranya
 adik-adik kita tidak dibuat bingung, dan juga
 menghindari terjadinya perpecahan dalam suatu
 keluarga, dimana sang Anak berpikir bahwa
 tokoh tertentu merupakan Pahlawan, sementara
 sang Ayah justru menganggapnya sebagai tokoh
 yang menyusahkan.

 Sangat diharapkan agar masalah ini segera
 diselesaikan oleh Departemen terkait.......=)

Kirim email ke