-----
Subject: [news_tso] Today's News [Selasa, 13 November 2007] AUTO 2000 LIBRARY "Your Future Depends on What You Read" http://library.tso.astra.co.id TODAY'S NEWS Selasa, 13 November 2007 Pangsa Pasar Toyota Meningkat Jadi 36,2%: REALISASI PENJUALAN MOBIL OKTOBER TURUN 23,8% Realisasi penjualan mobil nasional pada Oktober turun 23,8% dibandingkan dengan bulan sebelumnya, akibat jumlah hari kerja yang berkurang sekitar dua minggu selama libur Lebaran. Johnny Darmawan, Presdir PT TAM mengungkapkan total penjualan pasar otomotif nasional pada bulan Oktober hanya tercatat 31.260 unit atau turun 23,8% dibandingkan penjualan September yang mencapai 41.035 unit. Senasib dengan kondisi pasar mobil nasinal, penjualan Toyota pada bulan lalu juga tertekan sebanyak 17,6% dari bulan bulan sebelumnya. Kendati terkoreksi, di tengah penjualan mobil domestik yang menurun ini, pangsa pasar Toyota justru meningkat menjadi 36,2% dibandingkan dengan bulan sebelumnya (September) yang hanya 33,5%. "Penurunan yang dialami pasar otomotif nasional terjadi karena jumlah hari kerja yang hanya sekitar 2 minggu pada Oktober lalu, terpotong libur lebaran. Namun, kami bersyukur karena penurunan yang dialami Toyota lebih kecil dibandingkan yang lainnya," katanya. Sesuai data yang dirilis TAM, pada Oktober 2007, posisi tiga abesar masih dipegang oleh Toyota dengan pangsa pasar 36,2%, disusul Mitsubishi (15% pangsa pasar) dan Suzuki (10,7% pangsa pasar). Total penjualan mobil nasional selama 10 bulan pertama tahun ini tercatat sebanyak 349.489 unit, sedangkan untuk Toyota mencapai 120.552 unit atau menguasai pangsa pasar 34,5%. Selain menjadi pemimpin pasar nasional, TAM juga mendominasi beberapa segmen. Pada Oktober, Kijang Innova yang terjual 2.916 unit berhasil menguasai 50,8% pasar medium MPV. Avanza yang berada di segmen low MPV dilaporkan terjual 3.859 unit sehingga mendominasi 56,7% di segmennya. Di segmen sedan, Camry menguasai 73,6% segmen medium sedan dengan angka penjualan 335 unit. Di segmen mini MPV, Toyota Yaris menguasai 47,5% pangsa pasar dengan angka penjualan 879 unit sedangkan Fortuner 4x4 dilaporkan terjual 44 unit sehingga memiliki pangsa pasar 39,6% di segmen kendaraan 4x4 medium. "Dengan asumsi kondisi makro ekonomi tetap stabil dan faktor lainnya juga mendukung, kami optimistis Toyota dapat meraih target penguasaan pasar tahun ini di atas 34%," tambahnya. Bisnis Indonesia PAJAK PROGRESIF MOBIL TAK ATASI KEMACETAN Sejumlah pelaku otomotif menilai rencana pemberlakuan pajak progresif mobil untuk mengurangi kemacetan di Jakarta bukan kebijakan yang tepat karena tidak semua kendaraan yang dimiliki digunakan setiap hari oleh pemiliknya. Subronto Laras, Presdir Indomobil menjelaskan konsumen yang memiliki kendaraan lebih dari satu tidak akan menggunakan semua mobilnya setiap hari. Mereka membeli mobil kedua atau ketiganya biasanya memiliki banyak tujuan, mulai dari hobi atau koleksi. Sebenarnya kepemilikan mobil lebih dari satu justru menguntungkan karena negara tetap mendapat masukan pajak kendati kendaraannya jarang digunakan. "Orang punya empat mobil atau lebih tidak ada hubungannya dengan pajak progresif dan kemacetan. Banyak orang punya beberapa mobil tapi belum tentu dipakai, penerimaan pajak toh malah akan semakin besar," tambahnya. Pekan lalu Gubernur DKI melemparkan wacana pemberlakuan pajak progresif. Kepemilikan mobil lebih dari satu akan dikenakan pajak yang lebih besar dibandingkan dengan kendaraan pertama. Salah satu tujuannya adalah menekan populasi kendaraan di Ibu Kota sehingga kemacetan lalu lintas dapat dikurangi. Presdir PT Hyundai Mobil Indonesia (HMI) Jongkie D. Sugiarto bahkan mempertanyakan mengapa industri otomotif selalu disalahkan apabila dikaitkan dengan kemacetan lalu lintas. Jongkie mengusulkan agar pemerintah menambah ruas jalan dan manajemen lalu lintas ditata ulang dengan lebih baik tanpa harus merugikan industri yang sedang berkembang. Secara terpisah, Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual PT HPM menuturkan populasi kendaraan di negara-negara maju jauh lebih besar dibandingkan dengan Indonesia. namun, karena pemerintahnya mampu menyediakan jalan yang memadai dengan manajemen lalu lintas yang bagus, kemacetan lalu lintas pun dapat dikelola dengan baik. Bisnis Indonesia KURS VALUTA ASING (Selasa, 13 November 2007) Mata Uang Jual Beli US Dolar 9.225,00 9.150,00 Dollar Singapur 6.356,40 6.284,40 KlikBCA AUTO2000 Library HRD - People Development Astra Internasional Tbk - TSO Jl. Gaya Motor III / No. 3 Jakarta Utara 14330 Telp: 6512000 Ext. 357 Komentar & Saran : [EMAIL PROTECTED] The information transmitted is intended only for the person or the entity to which it is addressed and may contain confidential and/or privileged material. If you have received it by mistake please notify the sender by return e-mail and delete this message including any of its attachments from your system. Any use, review, reliance or dissemination of this message in whole or in part is strictly prohibited. Please note that e-mails are susceptible to change. The views expressed herein do not necessarily represent those of PT Astra International Tbk and should not be construed as the views, offers or acceptances of PT Astra International Tbk.
