Nambah dikit nih,

Pulang kerja, badan sudah loyo dicampur stress menunggu kereta yang belum juga 
ada kabar baiknya, rokok pun sudah mulai menipis , kaki sudah pegal karena 
kursi di stasiun hanya terbatas seperti kursi anggota Dewan saja.

Setelah menunggu kereta hampir 1 jam maka siap-2 untuk berebut masuk supaya 
dapat posisi yang enak serta pijakan yang kokoh, karena saat kereta berjalan 
maka bukan hanya kereta yang bergoyang tapi orang-2 didalam pun bergoyang 
disebabkan dorongan copet-2 yang mengintai, tanpa sengaja mendengar obrolan 
orang yang duduk didepan yang kalau diukur dengan badan , ya pas lah... 
sepotong terdengar salah satu dari pembicaraan seorang wanita setengah baya, 
disaat makan siang di kantin kantor dengan teman-2 kerja dia kebelet mau buang 
air dan tanya punya tanya hanya ada wc di salah satu tempat parkir dimana 
banyak supir-2 yang nongkrong menunggu majikan nya, si wanita ini saking 
kebelet dan buru-2 setelah keluar kamar mandi dia dengan lenggang seorang model 
melewati supir-2 yang nongkrong di situ, dan si wanita ini sempat kaget dan 
binggung ada wanita lain yang memberi isyarat kepada nya, dan akhirnya dengan 
tenang dibisikkan ... mbak-2......!!! rok nya..., si wanita bingung dan melihat 
ke arah rok nya karena dia pikir kotor atau basah, tapi.......woh...ternyata 
rok nya belum di turunin sejak dia keluar kamar mandi.....sambil cuek tapi malu 
si wanita jalan terus....lalu dia cerita ke teman-2 di kereta, pantas saja 
supir-2 itu bicara nya aneh-2......gitu deh....


Akhirnya cape di kereta jadi hilang juga karena sepintas mendengar cerita si 
wanita tsb...... jadi senyum-2 sendiri ...sembari bayangin .....
 


  ----- Original Message ----- 
  From: puji 
  To: A. Yahya Sjarifuddin 
  Cc: jamaah ; al-ihlas ; info ; [EMAIL PROTECTED] 
  Sent: Friday, November 23, 2007 2:01 PM
  Subject: [porsenipar] Fw: [tscabang] TUA DIJALANAN.... 



  ----- 

  TUA DIJALANAN.... 


  "ha..ha..ha..ha...", Kelik tertawa. 
  ternyata seisi angkot ndak sengaja mendengar obrolan kami, karena tidak 
saling kenal mereka hanya 
  menahan senyum melirik kami berdua. 

  Hidup ini indah kalau dihadapi dengan senyum. 
  Satu lagi..., Senyum jangan ditahan tahan, lepas aja. 
  asal jgn kebanyakan, dikira gila...!!! 







        The information transmitted is intended only for the person or the 
entity to which it is addressed and may contain confidential and/or privileged 
material. If you have received it by mistake please notify the sender by return 
e-mail and delete this message including any of its attachments from your 
system. Any use, review, reliance or dissemination of this message in whole or 
in part is strictly prohibited. Please note that e-mails are susceptible to 
change. The views expressed herein do not necessarily represent those of PT 
Astra International Tbk and should not be construed as the views, offers or 
acceptances of PT Astra International Tbk.
       

Kirim email ke