Penanaman Pohon di RW 14 Berlanjut
Melanjutkan penanaman tanaman sebelumnya di koridor (median jalan) di RW 14, hari Minggu kemarin, 2 Desember 2007 kegiatan ini dilaksanakan. Kegiatan kemarin itu nampak berbeda karena di samping yang menanam adalah anak-anak remaja usia SMP dan SMA, kegiatan ini juga bersamaan dengan pencanangan di berbagai tempat di tanah air tentang kepedulian terhadap lingkungan antara lain dengan penanaman pohon dan juga akan dilaksanakannya Konferensi PBB tentang perubahan iklim di Bali. Ada lebih dari 30 batang tanaman yang ditanam pagi itu membentang di median jalan dari RT 02 / RT 04 sampai dengan RT 03 / RW 14. Di antara tanaman itu adalah, tanaman buah : mangga harum manis, jambu air; tanaman obat : lidah buaya, sirih, gandarusa; tanaman hias : aneka jenis puring, euphorbia, adenium, bambu jepang, sansievera, skindapsus. Untuk tanaman puring 4 jenis lagi ditambahkan dari sebelumnya sehingga di koridor RW 14 ada 10 jenis puring tertanam. Antusiasme anak-anak remaja kita dalam kegiatan penanaman ini cukup antusias terbukti mereka telah melakukannya sesuai petunjuk yang diberikan : membongkar tanaman dari pot, menanam dalam lubang galian yang disediakan, melindungi tanaman dengan bilah bambu, menyiramnya, dan terakhir memberinya label. Semuanya dilakukan secara lengkap (setelah diadakan pengecekan). Acara penanaman yang merupakan acara sisipan dari kegiatan remaja ini dihadiri oleh 28 anak dari 34 anak remaja yang sudah mulai ambil bagian di kegiatan awal remaja ini yang keseluruhan meliputi sekitar 75 anak remaja usia SMP hingga SMA di lingkungan RW 14. Kegiatan cinta lingkungan ini akan terus dilanjutkan antara lain dengan mereproduksi tanaman dengan teknik stek dsb. yang diambil dari tanaman induk yang sudah ditanam itu. Dengan demikian diharapkan nantinya setiap keluarga akan memiliki minimal satu tanaman hasil dari kegiatan anak-anaknya. Kalau di Gresik, Jawa Timur ada Desa Adenium (satu desa seluruh keluarga menanam adenium), di Desa Susukan, Ungaran ada Desa Anthurium (juga di Karanganyar, Solo), maka tidak menutup kemungkinan di Sukahati (khususnya di BDB-2) ada "Kampung" Puring. Masih ada sedikitnya 15 jenis lagi dari koleksi puring yang ada di rumah (dan mungkin bertambah) yang akan ditambahkan untuk ditanam di lingkungan RW 14. Siapapun warga dapat berpartisipasi dalam kelanjutan kegiatan ini antara lain dengan melakukan inisiatif menanam, menyediakan bibit tanaman atau menyediakan pot plastik berdiameter 35 cm atau memberinya pupuk di tanaman terdekat. Jika keseluruhan tanaman yang ada sekarang berjumlah 45 batang tanaman, maka jika akan ditambah dengan penanaman ke dalam pot yang diletakkan di sisi kiri-kanan jalan maka diperlukan minimal 1,5 x 45 buah = 68 buah pot. Mudah-mudahan nantinya para orang tua mampu menghargai hasil karya dari putra-putrinya dari bertanam ini. Amiiin ... Salam / Jaerony.- Warga RW 14.
