Jum'at, 30 November 2007

Hasil Penelitian UII
Daun Tanaman Puring Efektif Serap Timbal
YOGYAKARTA - Pohon Puring merupakan tanaman yang memiliki daun paling baik 
dalam menyerap unsur plumbum (Pb/timah hitam/timbal) yang bertebaran di udara 
terbuka (2,05 mgr/liter). 

Penyerap terbaik kedua adalah daun pohon beringin (1,025 mgr/liter). Oleh 
karena itu, dalam rangka mengurangi kadar logam berat di udara, misalnya yang 
berasal dari buangan kendaraan bermotor, pemerintah dan masyarakat disarankan 
memperbanyak penanaman dua jenis pohon tersebut.

Hal itu dikatakan dosen Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan 
Pembangunan UII Yogyakarta, Dr Ir Suparwoko MURP kemarin (29/11) di gedung 
Rektorat UII Jl Kaliurang Km 14,5. 

Dia juga menyambut baik upaya pemerintah terkait gerakan serentak menanam 89 
juta pohon menjelang pelaksanaan Konverensi Perubahan Iklim di Bali, Desember 
mendatang. 

Hanya saja, menurut dia, aksi serentak yang dimulai Rabu lalu (28/11) di Desa 
Cibadak, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, oleh Presiden SBY 
itu hendaknya tidak hanya ditujukan untuk mengurangi kerusakan iklim terkait 
pemanasan global (Suara Merdeka, 29/11 halaman 2). 

Logam Berat
Namun juga dimaksudkan untuk mengurangi unsur atau partikel logam berat.

Sebab, berdasar penelitiannya bersama dosen kimia UII, Ir Feris, pembangunan 
pesat perkotaan dan pedesaan serta peningkatan jumlah kendaraan bermotor, 
mengakibatkan kandungan logam berat di udara semakin banyak. Akhirnya, muncul 
berbagai gangguan kesehatan. 

Timah hitam atau Pb merupakan unsur polutan berbahaya yang bisa terisap oleh 
tubuh melalui pernapasan. 

Dampaknya akan semakin buruk jika yang terkena adalah anak-anak. Logam ini bisa 
merusak sistem syaraf dan pencernaan. 

Bahkan, mengutip hasil penelitian PBB, 1999, Pb bisa mengakibatkan anak-anak 
kehilangan rata-rata empat poin IQ dalam usia tujuh tahun.
Padahal, kestabilan ekologi sama pentingnya dengan kestabilan ekonomi. ''Apalah 
artinya keberhasilan pembangunan ekonomi dan fisik, jika rakyat 
sakit-sakitan,'' ujarnya. 

Hasil kajian bioreduktor cemaran logam berat timbal (Pb) pada tanaman lanskap 
jalan di kawasan perkotaan Yogyakarta, sangat mengejutkan. 

''Dari empat titik penelitian, ternyata tingkat kandungan Pb di udara sudah 
sangat membahayakan,'' ujarnya. 

Selain itu, juga diketahui bahwa dari empat tanaman, yaitu puring, beringin, 
tanjung, dan ketapang. 

Pohon tanjung bisa menyerap 0,505 mgr/liter, daun ketapang tidak bisa menyerap 
Pb, dan yang terbaik adalah daun pohon puring. Jadi, lanjutnya, bisa 
dibayangkan kondisi kota-kota besar yang tidak dilengkapi dengan pepohonan 
penyerap unsur tersebut. (P58-72).



***************

Kirim email ke