Dear All...

Jln akan diperbaiki dari pintu utama sampai Jembatan yg  rencananya 
pertenganhan Thn ini dengan anggaran 1.5 milyar info ini dari pa lurah hasil 
rapat kemaren tgl 20/2/2008 dan mengenai jln yang melintasi RW 14,16,17 akan 
diperbaiki bertahap pa lurah belum bisa memastikan akan diperbaiki nya 
kapan.....

Hanya itu saja yang saya dapat dr pa lurah

salam

Syachriwan 
  ----- Original Message ----- 
  From: amin widada 
  To: [EMAIL PROTECTED] 
  Sent: Thursday, February 21, 2008 10:15 AM
  Subject: [porsenipar] So, who?


  Menyimak berbagai usulan dan pendapat di milis ini tentang perbaikan jalan 
(dari yang serius hingga yang bercanda, dari yang realistis hingga yang 
konyol), maka pertanyaan selanjutnya adalah: lalu SIAPA yang akan memulai? 
  Istilah agamanya mungkin karena masalah ini adalah fardhu kifayah (kewajiban 
kolektif), maka ibaratnya seperti memandikan jenazah. Karena tidak pernah 
diputuskan secara formal, maka yang terjadi adalah semua menunggu hingga 
jenazah makin membusuk, ATAU semua bergerak secara sendiri-sendiri sehingga 
prosesi penanganan jenazahnya kacau-balau.

  Kalau kita berfikir nafsi-nafsi (egosentris), maka sebenarnya bagi RW 13 
cukup menunggu sampai realisasi perbaikan jalan jalur Angkot 31, toh sudah bisa 
dipastikan ada anggarannya dari Pemkab Bogor. Kalau jalan itu sdh diperbaiki, 
maka sudah gak ada masalah lagi. Bagi RW 16,17,18, toh juga sudah tersedia 
jalan alternatif di sebelah Al Madina. Paling-paling kalau mau belanja di Ucok 
atau periksa di klinik Dr. Yetti baru terasa menderita. Dari sini bisa 
disimpulkan RW mana yang sebenarnya PALING memerlukan perbaikan jalan, dan 
mustinya mengambil tongkat komando untuk memperjuangkannya.

  Namun kalau kita berfikir tentang kebersamaan, ceritanya akan lain. Kalau 
boleh saya usul sebaiknya dibentuk semacam Pansus/Pokja yang akan 
menindaklanjuti wacana ini. Tidak musti Ketua RW yang duduk dalam Pansus/Pokja. 
Warga RW17 yang berdinas di Pemkab Bogor dan mengurusi soal per-jalan-an (lihat 
email Pak Hendro), bisa saja dimasukkan sebagai anggota karena memiliki akses 
informasi yang penting. Suara-suara dari milis ini boleh saja diakomodasi. Tapi 
keputusan memang harus melalui forum resmi (bukan milis ini). 

  Siapa yang 'musti' berinisiatif memulai pembentukan Pansus/Pokja? Kalau 
bingung juga/masih saling menunggu, saya berpendapat kita kembali ke alinea-2: 
siapa RW yang paling membutuhkan perbaikan jalan?

  Wassalam,
  --amin

Kirim email ke