*Menteri Freddy Numberi Menolak Mundur *
SENIN, 04 OKTOBER 2010 | 10:50 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta - Menteri Perhubungan Freddy Numberi
menolak mengundurkan diri pasca tabrakan kereta api di Stasiun
Petarukan, Pemalang Jawa Tengah, Sabtu pekan lalu. Freddy beralasan
terdapat tataran kewenangan dalam pengelolaan kereta api di Indonesia.

“Lho, kita lihat tataran kewenangannya,” kata Freddy menjawab
pertanyaan tuntutan dirinya mundur, usai rapat koordinasi di
Kementerian Koordinasi Perekonomian, Jakarta, Senin (4/10).

Berbeda dengan negara lain, Freddy mengatakan pengelolaan kereta api
di Indonesia dipisahkan antara regulasi dan operasional. “Kita ini
beda dengan negara lain yang langsung di bawah Kementerian
Perhubungan. Kalau di sini dipisahkan,” katanya.

Dia mengatakan tanggung jawab operasional berada di tangan PT Kereta
Api. Sedangkan pengaturan regulasi ada di Kementerian Perhubungan.

Freddy justru menyalahkan masinis kereta api Argo Bromo Anggrek yang
mengantuk yang menyebabkan terjadinya tabarakan kereta tersebut.
“Kalau masinisnya ngantuk, sekarang secara logika (kejadiannya)
seperti apa,” katanya.

Sabtu dinihari lalu (2 Oktober). Argo Bromo Anggrek, yang semestinya
masuk ke jalur 1, tiba-tiba nyelonong ke jalur 3, tempat kereta
Senja Utama sedang parkir. Akibat kecelakaan tersebut, 36 orang
tewas dan puluhan lainnya luka-luka.



--------------------------------------------------
Official Mailing List: Porsenipar ke IV Tahun 2007 
-=== Perumahan BDB2 dan BDB3, Cibinong, Bogor ===-
-= Menjiwai Semangat Kebangsaan dengan Prestasi =-

| Official Website: http://www.porsenipar.web.id |
------- Porsenipar Media Center: 6849-6001 -------

Kirim email ke