Wawancara Fediya Andina, 2 Agustus  2004
Tidak adanya ketegasan soal komando
 teritorial membingungkan pemilih

Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan TNI/Polri harus
netral dan independen. Tetapi membantah bahwa dirinya
akan menghapus komando teritorial TNI jika terpilih
sebagai presiden. Kalau begitu bagaimana TNI/Polri
bisa netral tanpa komando teritorial yang bekurang?
Menurut pengamat militer Indro Tjahyono ini
membuktikan bahwa SBY tidak terlalu mendukung
reformasi politik TNI dan sangat membingungkan para
pemilih karena bersifat ambivalen. Berikut keterangan
pengamat militer Indro Tjahyono.

SBY tidak terlalu pro reformasi TNI

Indro Tjahyono [IT]: "Kalau dengan pernyataan itu
sudah jelas SBY mendukung peranan pembinaan teritorial
TNI yang sebenarnya itu dikhawatirkan oleh sipil
karena peranan teritorial TNI bisa identik dengan
peranan sosial politik TNI. Jadi dengan pernyataan SBY
itu menunjukkan bahwa SBY ternyata tidak terlalu pro
atau setuju dengan reformasi TNI itu sendiri." 
Radio Nederland [RN]: "Lalu dia juga menambahkan bahwa
yang menjadi masalah ini bukannya komando
teritorialnya tapi fungsi politiknya. Maksudnya apa?"
IT: "Ya kalau peranan sosial politik TNI dia nggak
setuju sebaliknya dia menyetujui peranan komando
teritorial, maka ini jadinya suatu pernyataan yang
sangat membingungkan."

Untuk konsumsi publik

RN: "Lalu dia menambahkan bahwa TNI/Polri ini harusnya
netral dan independen itu maksudnya apa?"

IT: "Jadi netral dan independen itu barangkali yang
dimaksudkan adalah tidak mendukung salah satu capres
itu. Hanya itu saja. Jadi Polri jangan mendukung
Megawati, TNI jangan mendukung dia sendiri. "
"Tapi ini sesuatu yang sangat sulit karena kenyataan
politik sekarang baik di kalangan TNI maupun Polri ada
bagian-bagian, orang-orang, atau tim-tim tertentu yang
dibentuk justru untuk mengkampanyekan capres-capres
ini. Jadi pernyataan SBY ini merupakan pernyataan yang
saya kira hanya untuk konsumsi publik saja. Tapi dia
bukan untuk konsumsi orang-orang politik yang sekarang
dengan kasat mata kita lihat bahwa dua angkatan ini
masing-masing memiliki calon-calon mereka yang mereka
dukung dengan jaringan TNI maupun Polri."

Membingungkan pemilih

RN: "Apakah dengan pernyataan ini, SBY justru menambah
jumlah orang yang anti militer, yang Asal Bukan
Militer?"

TI: "Saya kira yang dimaksudkan demikian. Jadi dengan
pernyataan SBY bahwa TNI dan Polri harus netral,
sebagian orang akan menduga bahwa SBY ini adalah orang
yang tidak pro terhadap militer. Tapi saya kira
sebagian orang tahu, dengan pernyataan dia bahwa dia
menyetujui komando teritorial maka sebenarnya di satu
sisi SBY ingin mengambil simpati pada orang-orang yang
menginginkan tentara atau militer tetap memiliki peran
sosial dan politik." 
"Ini memang murni sebuah pernyataan yang digunakan
untuk merebut simpati dari orang-orang atau komunitas
pendukung yang sebenarnya secara ideologis berbeda.
Nah inilah yang saya kira akan membingungkan pada
proses pemilu nanti."

Ambivalen

RN: "Menurut Bapak kalau SBY bisa menang, apakah ini
berarti peran politik TNI akan kembali lagi?"
TI: "Kalau menurut saya begini. Pernyataan SBY atau
mungkin Megawati sebelum terpilih menjadi presiden,
bisa berlainan dengan apa yang dilakukan mereka
setelah terpilih. Memang banyak pernyataan baik
Megawati maupun SBY yang barangkali sifatnya ambivalen
karena pernyataan tadi ditujukan untuk memobilisasi
pemilih untuk pemilihan presiden kedua."
"Tetapi mungkin setelah presiden itu terpilih, dia
bisa melakukan atau merumuskan kebijakan yang
barangkali sedikit merefer pada tuntutan reformasi
katakan agar ABRI tidak memiliki peran sosial politik.
Tapi saya harap bahwa kebijakan itu bukan kebijakan
tambal sulam, bahwa mereka tidak menginginkan peran
sosial dan politik tapi di satu sisi kemudian tetap
membiarkan komando teritorial."
"Jadi saya berharap walaupun nanti kenyataannya
berbeda, tindakan presiden terpilih, tapi diharapkan
itu memiliki suatu konsepsi mengenai peletakan
hubungan sipil dan militer yang terpadu." Demikian
pengamat militer Indro Tjahyono.

http://www.rnw.nl/ranesi/html/pemilih_bingung.html




                
__________________________________
Do you Yahoo!?
Yahoo! Mail - 50x more storage than other providers!
http://promotions.yahoo.com/new_mail


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi.4t.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke