Wah..wah...piye iki....
  Pak RM DANARDONO, selama Bapak cuma melihat panci dari sisi belakang, maka
yang terlihat ..ya.. kalau kompornya minyak, apalagi kayu bakar, ya hitam
tenan... kalau kompornya gas dengan api biru bisa jadi tetap mengkilap
seperti baru.... tapi pasti berbeda warna dengan bagian depannya...
Sekarang, tinggal pilih mau lihat dari belakang, dari depan atau dari
kedua2nya atau pasti ada sisi lain lagi jadi harus melihat dari berbagai
sisi....


  ----- Original Message -----
  From: "rm_danardono" <[EMAIL PROTECTED]>
  To: <[EMAIL PROTECTED]>
  Sent: Thursday, September 16, 2004 6:31 PM
  Subject: [ppiindia] Re: Muslim Belanda Menentang Petisi


  >
  > 1)>>>>>>>>Hmmmm.... apa yach yang ada dipikiran Bapak2/Abang2/Opa2
  > sekalian... Saya cuma menyampaikan informasi bahwa ketidak adilan
  > bisa terjadi dimana saja... dan pada kenyataannya untuk mendapatkan
  > keadilan itu gakmudah, harus penuh perjuangan, dimanapun berada
  > dengan beragam cara....<<<<<<<<
  >
  > Ketidakadilan ada di-mana2, well, that's OK, tapi bukan barang baru.
  > Penuh perjuangan OK, tapi jangan dengan menebas kepala, misalnya
  > supir2 dari Nepal, yang hanya sekedar bapak yang cari sebutir nasi
  > bagi keluarganya jauh di Nepal sana. Juga tidak dengan membunuhi
  > anak2 sekolah di Beslan, dan orang2 yang mau kekantor di Atocha,
  > Madrid. kekerasan akan dibalas kekerasan, dan kita tahu, siapa yang
  > lebih tahan banting, baik dari sisi dana maupun persediiaan amunisi..

  Mohon maaf Pak, Saya tidak melihat sama sekali keterkaitan ketidakadilan
yang didapat oleh sebagian sahabat di Belanda sehubungan dengan
peribadahannya dengan peristiwa penebasan kepala di Nepal... Tragedi di
Beslan maupun Atocha.... Hubungannya tuch apa sich... Coba dech kasih tahu
saya yang masih hijau ini... dari situ mungkin baru bisa memberikan jawaban
yang mungkin bisa memuaskan bapak ...kalau mau bahas itu ya.. topik nya
dirubah bukan "MUSLIM BELANDA MENENTANG PETISI" tapi yang lain yang
berkesesuain... Kalau topik tumpang tindih, hasilnya amburadul.... Ini yang
saya coba hindari, karena nanti jadi berandai2, berhipotesa kalau begini,
kalau begitu, mengapa begini?, mengapa begitu?  harusnya begini, harusnya
begitu, salahnya si ini, salahnya si itu.. yang penalarannya belum tentu
akurat, memancing orang lain berpendapat negatif dan jadi rame and runyam...
dan yang paling penting kehilangan pesan ruh kebaikan dari wacana yang coba
saya sampaikan....Saya ini cuma mau menyebarkan kebaikan.. tidak lebih,
tidak kurang

  >
  > 2)>>>>>>> Saya jadi teringat saya pernah tanya keluarga besar saya,
  > apa sich yang membuat mereka bisa akur, bisa menyatukan pikiran dan
  > mengarungi bahtera kehidupan bersama2 meskipun berlainan penataan
  > hidup ? Jawab mereka rata2 :Positive thinking, percaya sama pasangan
  > sepenuh hati, saling menghargai, saling menghormati,... Yang mau saya
  > catat adalah POSITIVE THINKING... sebelum membuat pernyataan, jadi
  > tidak langsung memuji atau menghujat ....
  >
  > Positive thinking. OK. Tetapi kalau ada kekerasan ditengah penduduk
  > sipil, maka positif thinking berarti: "what shall I do next? I'll hit
  > them back!".

  "what shall I do next? I'll hit > them back!". Wah, itu tidak sesuai
dengan ajaran Islam maupun ajaran Kristen karena saya pernah benar2
disana... saya yakin ajaran agama yang lain juga begitu, Apakah itu ada di
ajaran sekuler ? Gak khan? So, why? Udah dech Pak, jangan berandai2... Gak
bakalan ada selesai2nya...

  >
  > Islam dan Kristen berdampingan tidak hanya disana, juga ditanah saya,
  > dari lereng Merbabu sampai kekaki gunung Argopuro!
  >
  > Tetapi, lagi2 di tanah saya, Ngayogyakarta, digereja Kotagede,
  > terjadi pembubaran ibadah (Misa Kudus) oleh sekelompok pemuda Muslim
  > yang mengusir jemaat dari gereja!

  Ini mungkin kerjaan OKNUM, semua ajaran agama tidak membenarkan tindakan
tersebut khan?

  >
  > Di Tanah Minahasa lebih hebat lagi, orang Muslim diterima ramah oleh
  > tuan rumah Kawanua yang ramah itu. Juga Diponegoro dan pengikutnya,
  > Kyai Mojo yang masih dimakam disana, di tanah Tondano. Tetapi umat
  > Muslim di Minahasa sangat hormat pada tuan rumah mereka (saya sampai
  > dua kali setahun kesana).
  >
  > Hidup bersandingan dengan aman damai banyak terjadi. Namun beberapa
  > diantara umat Islam menyebar bahan peledak. Kartosuwiryo atas nama
  > NII (Negara Islam Indonesia) mengangkat senjata pada ibu Pertiwi.
  > Putera2 negara tak boleh berpangku tangan...
  >
  Salut buat Bapak yang sudah melanglang buana kemana2... saya belum pernah
kedaerah2 yang bapak sebutkan,  paling2 kalu liburan dan ada waktu saya ke
Australia, Singapore, Bangkok, Kuala Lumpur and Jepang itupun karena ada
saudara disana, maklum saya cuma karyawan biasa aja kok.... Saya yakin Bapak
pasti sudah sering mengunjunginya... Tapi Pak, maaf yach,...begitupun bukan
berarti orang yang tidak pernah melanglang buana ilmunya lebih sedikit dari
yang sering melanglang buana..Itu bukan jaminan lho....Justru biasanya orang
yang banyak ilmu itu pake ilmu padi, makin berisi makin merunduk... RENDAH
HATI itu bagus banget, RENDAH DIRI jangan sampai dech....


  > 4)>>>> Untuk Pak (boleh aku panggil Pak) RM DANARDONO, Pertanyaan
  > bijak itu apa sich sampai Salut begitu.... Positive thinking dulu lho
  > Pak, wong iki cuma informasi... ini pasti gara2 topik ISRAEL
  > yach...;o)) Nanti dikira rasis lho Pak...
  >
  > Positive thinking? Baca lagi, kalimat2 pak Rahardjo, yang bukan
  > sekedar pejabat negara senior, namun juga sudah melanglang buana
  > berdinas bagi Tanah Air. Anda akan mengerti apa yang beliau maksud.
  >
  > Dari jawaban anda pada pak Rahardjo kelihatan, anda tak menangkap apa
  > yang beliau ingin ungkapkan. Namun biarlah beliau yang mengkomentari
  > sendiri tanggapan anda. Beliau tak membahas KETERKAITAN antara
  > Jakarta dan Rotterdam, namun mengandaikan, bagaimana kalau yang
  > diwartakan ini terjadi di Jakarta, instead di Rotterdam. Kalimat
  > filosofis.
  >
  > Beliau mengajak anda ber-hypothese, andaikan apa yang anda wartakan
  > itu, terjadi di jakarta: akankah ini atau itu terjadi. bacalah lagi
  > secara seksama kalimat2 beliau.

  Tuch khan, ternyata intuisi saya benar khan, Pak Rahardjo dan Bapak
berusaha menggiring saya untuk berandai2 (berhipotesa), tidak akan saya
layani..... Buat saya harus case per case, one by one,
  Mohon maaf kalau tidak berkenan....

  >
  > RM D Hadinoto
  >
  >
  > --- In [EMAIL PROTECTED], "Leni Harahap" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  > >   Hmmmm.... apa yach yang ada dipikiran Bapak2/Abang2/Opa2
  > sekalian... Saya
  > > cuma menyampaikan informasi bahwa ketidak adilan bisa terjadi
  > dimana saja...
  > > dan pada kenyataannya untuk mendapatkan keadilan itu gakmudah,
  > harus penuh
  > > perjuangan, dimanapun berada dengan beragam cara....
  > >   Saya jadi teringat saya pernah tanya keluarga besar saya, apa
  > sich yang
  > > membuat mereka bisa akur, bisa menyatukan pikiran dan mengarungi
  > bahtera
  > > kehidupan bersama2 meskipun berlainan penataan hidup ?  Jawab
  > mereka rata2 :
  > > Positive thinking, percaya sama pasangan sepenuh hati,  saling
  > menghargai,
  > > saling menghormati,... Yang mau saya catat adalah POSITIVE
  > THINKING...
  > > sebelum membuat pernyataan, jadi tidak langsung memuji atau
  > menghujat ....
  > > Coba dech pergi ke SIPIROK, Tapanuli Selatan, disana ISLAM dan
  > KRISTEN bisa
  > > akur banget ... Seandainya orang Sipirok itu punya pikiran2 kayak
  > Bapak2,
  > > wah saya bisa kehilangan kebanggaan sebagai warga keturunan SIPIROK
  > > nich...;o))
  > >
  > >   Ok dech,
  > >
  > >   Untuk Pak (boleh aku panggil Pak) RM DANARDONO, Pertanyaan bijak
  > itu apa
  > > sich sampai Salut begitu....  Positive thinking dulu lho Pak, wong
  > iki cuma
  > > informasi... ini pasti gara2 topik ISRAEL yach...;o))  Nanti dikira
  > rasis
  > > lho Pak...
  > >
  > >   Untuk Pak Rahardjo Mustajab (Mudah2an gak salah tulis), Saya
  > langsung
  > > komentari di kalimat2 terkait dibawah ini :
  > >
  > >   ----- Original Message -----
  > >   From: "rm_danardono" <[EMAIL PROTECTED]>
  > >   To: <[EMAIL PROTECTED]>
  > >   Sent: Thursday, September 16, 2004 4:03 PM
  > >   Subject: [ppiindia] Re: Muslim Belanda Menentang Petisi
  > >
  > >
  > >   > Pertanyaan pertanyaan bijaksana dari seorang yang bijak dan
  > >   > berwawasan berimbang. Salut pak.
  > >   >
  > >   > Saya juga ingin tahu jawaban Lenny ini.
  > >   >
  > >   > Salam
  > >   >
  > >   > RM D Hadinoto
  >
  >
  >
  >
  >
***************************************************************************
  > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia
yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com
  >
***************************************************************************
  >
__________________________________________________________________________
  > Mohon Perhatian:
  >
  > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg
otokritik)
  > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
  > 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
  > 4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
  > 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
  > 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
  > 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
  >
  > Yahoo! Groups Links
  >
  >
  >
  >
  >




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
$9.95 domain names from Yahoo!. Register anything.
http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke