>>>>>>Mohon maaf Pak, Saya tidak melihat sama sekali keterkaitan 
ketidakadilan yang didapat oleh sebagian sahabat di Belanda 
sehubungan dengan peribadahannya dengan peristiwa penebasan kepala di 
Nepal... Tragedi di Beslan maupun Atocha.... Hubungannya tuch apa 
sich... Coba dech kasih tahu saya yang masih hijau ini... dari situ 
mungkin baru bisa memberikan jawaban yang mungkin bisa memuaskan 
bapak ...kalau mau bahas itu ya.. topik nya dirubah bukan "MUSLIM 
BELANDA MENENTANG PETISI" tapi yang lain yang berkesesuain... Kalau 
topik tumpang tindih, hasilnya amburadul.... <<<<<<

Thema tumpang tindih? You're kidding! kami yang hidup di Barat 
mengikuti gejolak emosi penduduk tiap hari, dan faham, bahwa sikap 
mereka mengenai pembangunan mesjid adalah BERKAITAN dengan ulah para 
teroris. Jadi, don't talk about ketidakadilan yang diatasi dengan 
kekerasan.
Juga di Jerman dan Austria membanjir protes penduduk akan pendirian 
mesjid baru, mereka malah di Austria meminta MENUTUP mesjid2 yang ada.

>>>>> Ini yang saya coba hindari, karena nanti jadi berandai2, 
berhipotesa kalau begini, kalau begitu, mengapa begini?, mengapa 
begitu? harusnya begini, harusnya begitu, salahnya si ini, salahnya 
si itu.. yang penalarannya belum tentu akurat, memancing orang lain 
berpendapat negatif dan jadi rame and runyam... dan yang paling 
penting kehilangan pesan ruh kebaikan dari wacana yang coba
saya sampaikan....Saya ini cuma mau menyebarkan kebaikan.. tidak 
lebih,tidak kurang<<<<

Dalam hypothesa ini anda akan diundang untuk melihat bagaimana 
perbedaan cara fikir manusia Europa, dan manusia di negeri kita. 
Dalam hypothesa anda akan sampai pada kesimpulan, bahwa di Europa, 
pemerintah melindungi orang2 Muslim yang mau bangun mesjid, di 
Indonesdia, mungkin sekali, pemerintah tak akan berbuat apa2 kalau 
ada yang membatasi pembangunan gereja (atau malah menutupi gereja2).

Hypothesa juga adalah methode ilmiah yang lumrah. Asal analysanya 
juga ilmiah. kenapa takut?

>>>>>> "what shall I do next? I'll hit > them back!". Wah, itu tidak 
sesuai dengan ajaran Islam maupun ajaran Kristen karena saya pernah 
benar2 disana... saya yakin ajaran agama yang lain juga begitu, 
Apakah itu ada di ajaran sekuler ? Gak khan? So, why? Udah dech Pak, 
jangan berandai2... Gak bakalan ada selesai2nya...<<<<<<

Tak ada SATU pemerintah negara2 Uni Europa, yang tak bersikap "We'll 
hit them back!" Budget keamanan ditingkatkan, pemata2an penduduk kini 
diizinkan, tiap saat orang asing dapat dideportasi, pembentukan 
kesatuan2 baru anti terror. Ini semua dalam rangka "We will hit them 
back". Juga USA, Canada, Australia dan negara2 yang merasa terancam 
terror, menyiapkan diri dengan motto "If the come, we will hit them 
back". Ajaran agama mana ? tanyakan pada para Perdana Menteri yang 
bersangkutan.

Ajaran sekular? Tak ada yang namanya ajaran sekuler. Apa itu?


>>>Ini mungkin kerjaan OKNUM, semua ajaran agama tidak membenarkan 
tindakan tersebut khan?<<<<

Tak ada yang bicara ajaran agama. Kita bicara dampak terorisme secara 
global! Apa gunanya bicara ajaran agama? Tokh para terorist akan 
tetap membunuh atas nama agama (pakai Allahu Akbar lagi).


>>>> Salut buat Bapak yang sudah melanglang buana kemana2... saya 
belum pernah kedaerah2 yang bapak sebutkan, paling2 kalu liburan dan 
ada waktu saya ke Australia, Singapore, Bangkok, Kuala Lumpur and 
Jepang itupun karena ada saudara disana, maklum saya cuma karyawan 
biasa aja kok.... Saya yakin Bapak pasti sudah sering 
mengunjunginya... Tapi Pak, maaf yach,...begitupun bukan
berarti orang yang tidak pernah melanglang buana ilmunya lebih 
sedikit dari yang sering melanglang buana..Itu bukan jaminan 
lho....Justru biasanya orang yang banyak ilmu itu pake ilmu padi, 
makin berisi makin merunduk... RENDAH HATI itu bagus banget, RENDAH 
DIRI jangan sampai dech....<<<<

Siapa yang bicara mengenai dalamnya ilmu? Apa hubungan kausal antara 
melanglang buana dengan ilmu? Ilmu apa? Ilmu masak? Merunduk? Ya 
tergantung lahh, kalau bingkai pintu rumahnya rendah ya kita 
merunduk, kalau tidak kepala terbentur. Tetapi kalau kita jogging 
dilapangan luas sambil merunduk, orang yang lihat kita kan jadi 
bingung?

Rendah hati? Ini thema disini? Rendah diri? Siapa saja boleh 
merendahkan diri, atau meninggikan diri, apa masalahnya? yang penting 
tekhnik diskusi korrekt. 

>>>> Tuch khan, ternyata intuisi saya benar khan, Pak Rahardjo dan 
Bapak berusaha menggiring saya untuk berandai2 (berhipotesa), tidak 
akan saya layani.....<<<< 

Saya sudah terangkan diatas mengenai hypothese. Kalau hypothese kita 
takuti, bagaimana kita mau mengadakan analysa? 


>>>>>Buat saya harus case per case, one by one<<<<

Case by case atau integrated in one boleh2 saja, asal cara 
menganalysa korrekt. 
 



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke