RMDH: 
> Sidharta juga orang baik (mohon ampun, kalaui khilaf ya?), ada yang 
> nubuatkan nggak? Mohon buku yang menubuatkannya dong? Imannya juga 
> terbentang ke-mana2... (bangsa2 Buddha malah kini ikut menguasai 
> ekonomi dunia: Jepang, Korea, Taiwan, Tiongkok)
> 

Rakhman: ---> Maaf, saya tak tahu. 



RMDH:

Untuk menambah pengetahuan, bacalah berikut ini:


Apa yang Dikatakan Al-Qur'an Mengenai Kitab Suci Sebelumnya?

Taurat 
 Kata Taurat berasal dari bahasa Arab untuk Torah (bahasa Ibrani), 
biasanya dimengerti sebagai hukum Musa (Hazrat Musa). Al-Qur'an 
memberikan pernyataan yang cukup banyak mengenai Taurat dibandingkan 
dengan Alkitab (Bible):

Sesungguhnya Kami telah menurunkan Kitab Taurat di dalamnya (ada) 
petunjuk dan cahaya (yang menerangi), yang dengan Kitab itu 
diputuskan perkara orang-orang Yahudi oleh nabi-nabi yang menyerah 
diri kepada Allah, oleh orang-orang alim mereka dan pendeta-pendeta 
mereka, disebabkan mereka diperintahkan memelihara kitab-kitab Allah 
dan mereka menjadi saksi terhadapnya. Karena itu janganlah kamu takut 
kepada manusia, (tetapi) takutlah kepada-Ku. Dan janganlah kamu 
menukar ayat-ayat-Ku dengan harga yang sedikit. Barang siapa yang 
tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu 
adalah orang-orang yang kafir. Dan kami telah menetapkan terhadap 
mereka di dalamnya (At Taurat) bahwasanya jiwa (dibalas) dengan jiwa, 
mata dengan mata, hidung dengan hidung, telinga dengan telinga, gigi 
dengan gigi, dan luka-luka (pun) ada kisasnya. (Surah-Al Maa-idah 
5:44, 45a)

Dari kutipan ini dapat dilihat bahwa Al-Qur'an sangatlah menghargai 
Taurat (sebagai petunjuk dan terang), dan diwahyukan dari Allah. 
Kutipan ini diambil Taurat yang berasal dari Keluaran 21:23-25.

"...mendapat kecelakaan yang membawa maut, maka engkau harus 
memberikan nyawa, mata ganti mata, gigi ganti gigi, tangan ganti 
tangan, kaki ganti kaki, lecur ganti lecur, luka ganti luka, bengkak 
ganti bengkak." (Keluaran 21:23-25)


Di dalam Al-Qur'an terkadang terdapat bahwa kata Taurat tak hanya 
merujuk pada Hazrat Musa (pbuh), tapi seluruh kitab Ibrani, terutama 
ayat yang menyebutkan Taurat dan Injil secara bersamaan.

Dia menurunkan Al Kitab (Al Qur'an) kepadamu dengan sebenarnya; 
membenarkan kitab yang telah diturunkan sebelumnya dan menurunkan 
Taurat dan Injil (Surah-Ali 'Imran 3:3)

Hai Ahli Kitab mengapa kamu bantah membantah tentang hal Ibrahim, 
padahal Taurat dan Injil tidak diturunkan melainkan sesudah Ibrahim. 
Apakah kamu tidak berpikir? (Surah-Ali 'Imran 3:65)

Kata "Hai orang-orang dengan Kitabmu" dalam ayat di atas merujuk 
pada -Umat Yahudi, Kristen dan Muslim. Buku yang dihormati mereka 
adalah Taurat, Injil dan Al-Qur'an. Ayat kedua hanya menyebutkan dua 
kitab, tapi hal ini sangat penting bagi umat Muslim, karena kitab 
lainnya adalah tiruan. Perintah secara spesifik untuk mempelajari 
Taurat berasal dari Hadits Nabi:

Abu Harairah berkata : Sewaktu Rasullullah (semoga damai bersamanya) 
hendak tidur, biasanya ia berdoa: Ya, Allah yang mempunyai Surga, 
Bumi dan segenap isinya, Allah yang menumbuhkan benih, Allah yang 
menurunkan Taurat, Injil dan Al-Qur'an, yang padaNya aku berlindung 
dari yang jahat (Sunan Abu Dawud, vol 3 page 1403)

Tentu saja, Rasullullah mengetahui bahwa kitab Zabur juga telah 
diturunkan, tapi kemungkinan besar beliau berpikir bahwa Zabur 
termasuk dalam Taurat. Tradisi yang lainnya kutipan dari Taurat 
karena nubuatan Rasulullah:


Ka'b, salinlah Taurat, seperti yang kami tulis: Muhammad nabi Allah, 
Pelayanku yang terpilih, ia tidak keras ataupun kasar, atau berteriak 
secara keras di jalan-jalan, dan tak juga membalas kejahatan dengan 
kejahatan, tapi penuh pengampunan dan kasih. Tempat kelahirannya 
adalah Mekah, rumahnya adalah di Taiba, kerajaannya akan di Siria, 
dan rakyatnya akan memuji dan menyembah Allah dalam kemakmurannya, 
yang memuji Allah di tempat yang terang, yang akan mengabarkan 
kebesaran-Nya di setiap tempat yang melihat matahari, dan berdoa 
setiap waktunya tiba, yang akan mengalungkan kain sembahyang, yang 
akan menghapus keterbatasan mereka, yang memanggil nama Allah dengan 
tidak malu-malu, yang akan bertarung sesuai dengan doa mereka, yang 
akan merendahkan suara mereka di waktu malam seperti lebah." (Miskhat 
Al-Masabih, Vol 2 hal. 1237)

Kata-kata yang dibold (berhuruf tebal) merupakan bagian yang menarik 
karena sesuai dengan Yesaya 42 :1-4 :

Lihat inilah hamba-Ku yang Ku-pegang, orang pilihan-Ku yang kepadanya 
aku berkenan. Ia tidak akan berteriak atau menyaringkan suara atau 
memperdengarkan suaranya di jalan. Buluh yang patah terkulai tak akan 
diputuskannya, dan sumbu yang pudar nyalanya tak akan dipadamkannya, 
tetapi dengan setia ia akan menyatakan hukum. Ia sendiri tidak akan 
menjadi pudar, dan tidak akan patah terkulai, sampai ia menegakkan 
hukum di bumi segala pulau mengharapkan pengajarannya.

Sisa dari kutipan Hadis diklaim berasal dari Taurat. Jika 
dibandingakan dengan Yesaya 42, dapat dilihat kesamaannya. Sebagai 
contoh, Yesaya 42: 11 berbicara tentang "padang pasir" dan "Kaum 
Kedar", yang kemungkinan besar berbicara tentang padang pasir Arab 
dan daerah Haidar (bahasa Ibrani=Kedar) yang merupakan leluhur Nabi. 
Yesaya 42 :10-12 berbicara tentang banyak orang memuji-muji Tuhan, 
kebanyakan berasal dari padang gurun Arab�secara tradisi hal ini 
mengacu pada kitab Yesaya yang merupakan bagian dari kitab Taurat, 
hal ini membuktikan bahwa kitab Taurat dalam Al-Qur'an mengacu pada 
kitab umat Yahudi yang tak lain merupakan Injil Perjanjian Lama.

Zabur
Kata Zabur berasal dari bahasa Arab yang dapat disamakan dengan Zimra 
dalam bahasa Ibrani, dan diterjemahkan dalam bahasa Inggris sebagai 
psalm dalam Mazmur 81:2 dan 98:5. Kata ini diartikan sebagai lagu 
ataupun musik, sama seperti dalam Keluaran 15:2,"Tuhan adalah 
kekuatanku dan pujianku." Kata ini juga dapat disetarakan kata Zamir 
(lagu) dan mizmor (mazmur/psalm) yang merupakan turunan dari 
kata "Zamar" yang berarti "menyanyi, menyanyikan lagu pujian dan 
membuat lagu." (Thelogical Wordbook of the Old Testament).

Dalam Al-Qur'an, kitab Zabur disebut sebanyak tiga kali:

"...Dan Kami berikan Zabur kepada Daud." (Surah-An Nisaa' 4:163)

"DanTuhan-mu lebih mengetahui siapa yang (ada) di langit dan di bumi. 
Dan sesungguhnya telah Kami lebihkan sebagian nabi-nabi itu atas 
sebagian (yang lain), dan kami berikan Zabur kepada Daud." (Surah-Al 
Israa' 17:55)

"Dan sungguh telah Kami tulis didalam Zabur sesudah (Kami tulis 
dalam) Lauh Mahfuzh, bahwasanya bumi ini dipusakai hamba-hamba-Ku 
yang saleh." (Surah-Al Anbiyaa' 21:105)

Dari ayat terakhir sangatlah menarik karena merupakan kutipan 
daripada Mazmur 37:29,"Orang-orang benar akan mewarisi bumi selama-
lamanya." Banyak ahli-ahli Islam berpikir bahwa ayat ini juga merujuk 
pada Injil Keluaran 32:13,"... Itu merupakan bagian mereka selama-
lamanya."

Pendeta, CG Pfander berkata secara lebih jauh lagi bahwa referensi Al-
Qur'an yang merujuk pada kitab Mazmur, pada dasarnya lebih merujuk 
pada bagian ketiga dari Kitab-kitab Ibrani yang dikenal juga sebagai 
bagian Ketubim: "Hal ini dimulai pada Mazmur, juga menjadi gaya 
penulisan dalam Injil (Lukas 24:44) dan Al-Qur'an." (The Balance of 
Truth hal. 51).

Injil
Injil merupakan kata dari bahasa Arab yang setara dengan kata 
Yunani "euaggelion,"evangel atau "gospel" dalam bahasa Inggris. Kata 
ini muncul 12 kali dalam Al-Qur'an

"Kemudian Kami iringkan dibelakang mereka rasul-rasul Kami dan Kami 
iringkan (pula) Isa putra Maryam; dan Kami berikan kepadanya Injil 
dan Kami jadikan dalam hati orang-orang yang mengikutinya rasa santun 
dan kasih sayang. Dan mereka mengada-adakan rahbaniyyah padahal Kami 
tidak mewajibkannya kepada mereka tetapi untuk mencari keridhaan 
Allah, lalu mereka tidak memeliharanya dengan pemeliharaan yang 
semestinya. Maka kami berikan kepada orang-orang yang beriman 
diantara mereka pahalanya dan banyak di antara mereka orang-orang 
yang fasik." (Surah-Al Hadiid 57:27)

Referensi diatas sangatlah menarik untuk beberapa alasan berikut ini. 
Pertama, menyatakan bahwa Hazata Isa adalah Injil yang diberikan 
Allah, yang diyakini saudara-saudara Muslim benar-benar dikatakan dan 
ditulis oleh Nabi Isa sendiri. Kedua, Allah telah menjadikan dan 
memerintahkan umat Kristen untuk penuh belas kasihan dan pengampunan. 
Hal ini menjadi topik utama dari semua Surah dalam Al-Qur'an dan 
menjadi rumusan untuk ucapan berkat dan semua pekerjaan yang 
baik "Bismiilah hir Rahman nir Rohim" Atas nama Allah yang penyayang, 
yang penuh anugrah dan pengampunan." Kelihatannya dikatakan bahwa 
untuk menjadi seorang Kristen dituntut untuk mempunyai karakter 
Allah! Hal ini merupakan kesaksian yang diberikan Al-Qur'an kepada 
para pengikut Hazrat Isa! Ketiga, ayat ini merupakan salah satu ayat 
dari 12 ayat lainnya yang secara spesifik menyebutkan tentang Injil 
dalam Al-Qur'an, dan tidak menyebutkan tentang Taurat (hukum). Injil 
selalu disebutkan secara berpasangan dengan Taurat (lihat ayat 3:3, 
48, 65; 9:111; 5:49, 50, 69, 71, 113):

"Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan 
dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang 
sesama mereka: kamu lihat mereka ruku' dan sujud mencari karunia 
Allah dan keridhaan-Nya, tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka 
dari bekas sujud. Demikianlah sifat-sifat mereka dalam Taurat dan 
sifat-sifat mereka dalam Injil, yaitu seperti tanaman yang 
mengeluarkan tunasnya maka tunas itu menjadikan tanaman itu kuat lalu 
menjadi besarlah dia dan tegak lurus diatas pokoknya..." (Surah-Al-
Fat-h 48:29)

Ayat di atas menunjukkan bahwa para Sahabat Nabi akan mendapat 
kekuatan dan belas kasihan. Kuat dan melawan para musuh Allah. 
Dikatakan bahwa cara doa mereka yang penuh kerendahan hati sesuai 
dengan Taurat (bandingkan dengan Bilangan 16:22 "Musa dan Harun sujud 
menyembah). Dan dikatakan bahwa kekuatan dan kemenangan umat Muslim 
seperti yang dinubuatkan dalam Injil yang berasal dari perumpamaan 
Nabi Isa:

Seumpama orang yang menabur benih di tanah, lalu pada malam hari ia 
tidur dan pada siang hari ia bangun, dan benih itu mengeluarkan 
tunas, dan tunas itu makin tinggi, bagaimana terjadinya tidak 
diketahui orang. Bumi dengan sendirinya mengeluarkan buah, mula-mula 
tangkainya, lalu bulirnya, kemudian butir-butir yang penuh dengan 
isinya ke dalam bulir itu.-memang biji ini yang paling kecil daripada 
segala jenis benih yang ada di bumi. Tetapi apabila ia ditaburkan, ia 
tumbuh dan menjadi lebih besar daripada segala sayuran yang lain dan 
mengeluarkan cabang-cabang yang besar, sehingga burung-burung di 
udara dapat bersarang dalam naungannya. (Markus 4:26-28, 31b-32)

Kelompok Muslim mulai tumbuh kecil tetapi kemudian berkembang dengan 
pesat menjadi suatu kekuatan dunia. Tapi bagaimanapun juga, hal utama 
yang harus dilihat adalah hal ini merupakan salah satu referensi dari 
10 yang ada dalam Al-Qur'an yang memuat Taurat dan Injil bersama, 
dengan menyatukan keseluruhan kitab Yahudi dan Kristen maka diringkas 
menjadi "Hukum dan Injil." Satu contoh lagi:

"(Yaitu) orang-orang yang mengikuti Rasul, Nabi yang ummi yang 
(namanya) mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada 
disisi mereka..." (Surah-Al A'raaf 7:157)

Merupakan suatu ayat yang menarik, yang menyatakan bahwa kedatangan 
Rasullullah telah dinubuatkan oleh Kitab umat Yahudi (Taurat) dan 
umat Kristen (Injil). Dari Taurat umat Muslim merujuk pada Ulangan 
18:15, yang mengindikasikan sebagai Hazrat Muhammad:

Seorang nabi dari tengah-tengahmu, dari antara saudara-saudaramu, 
sama seperti aku, akan dibangkitkan bagimu oleh Tuhan, Allahmu; 
dialah yang harus kamu dengar (Ulangan 18:15)

Hal ini menjelaskan bahwa hanya Hazrat Muhammad-lah yang dapat 
memenuhi nubuatan tersebut sesuai dengan kata, "di antara saudaramu" 
yang dapat diartikan, "dari antara saudara-saudaramu juga hai orang 
Yahudi, misalnya Kaum Ismail." Mereka melihat bahwa Nabi bukanlah 
orang Yahudi. Sebegitu jauh dianggap bahwa Hazrat Muhammad telah 
dinubuatkan atau diramalkan dari Injil, ini sangatlah menolong jika 
kita melihat dari apa yang dikatakan Al-Qur'an:

"Dan ketika Isa Putra Maryam berkata: "Hai Bani Israil, sesungguhnya 
aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab sebelumku, yaitu 
Taurat dan memberi khabar gembira dengan seorang Rasul yang akan 
datang sesudahku, yang namanya Ahmad". Maka tatkala Rasul itu datang 
kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka 
berkata: "Ini adalah sihir yang nyata" (Surah-Ash Shaff 61:6)

Ayat ini sama sekali tidak menyebutkan kata Injil, tapi telah 
memberikan ide bahwa kabar akan datangnya Hazrat Muhammad berasal 
dari Injil. Ayat ini juga mendukung akan "Hukum (Taurat) dan Injil" 
yang biasanya selalu berpasangan di dalam Al-Qur'an. Para ahli Muslim 
melihat versi ayat-ayat dalam Kitab Injil Yohanes yang diperbaharui 
untuk mendukung pernyataan Al-Qur'an"

"Ahmad" atau "Muhammad" yang berarti dimuliakan, diterjemahkan dalam 
bahasa Yunani dengan kata Periclytos. Kata ini digunakan dalam Injil 
Yohanes (Yahya) 14:16,15:26, kata "Penghibur"(bahasa 
Inggris=Comforter) merupakan kata yang setara dengan kata Yunani 
untuk Paracletos yang berarti penasehat. Para ahli kami (dengan gelar 
Doktor atau S-3) menganggap bahwa telah terjadi penyimpangan dalam 
penerjemahan Periclytos yang menjadi Paracletos, bahkan dalam 
terjemahan yang asli dikatakan bahwa Nabi Isa (Yesus) telah 
menubuatkan akan Nabi Muhammad dengan menyebutkan namanya. Bahkan 
jika kita membaca, kata ini akan mengacu pada Nabi kita yang 
berarti " Penghibur untuk semua makhluk" (21:107) dan :"kemurahan 
bagi yang percaya"(9:28) (Ali Ibid., halaman 1540, catatan kaki)

Nabi Muhammad sering membicarakan tentang orang Kristen dalam Al-
Qur'an, seperti:

"Dan hendaklah orang-orang pengikut Injil memutuskan perkara menurut 
apa yang diturunkan Allah di dalamnya. Barang siapa tidak memutuskan 
perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah 
orang-orang yang fasik." (Surah-Al Maa idah 5:47)

Pemimpin Kristen Michael Ali Nazir dalam salah satu penelitiannya 
mengomentari hal ini:

"Fokus utama bukanlah pemikiran Muhammad tentang Injil, tetapi apa 
yang menjadi fakta yang ada pada jamannya. Dalam ayat di atas 
dikatakan bahwa umat Kristen pada jamannya melihat Injil sebagai 
panduan. Sekarang jika orang Kristen pada masa itu hanya menanggapi 
Injil sebagai slogan dan mereka harus tetap melihat Injil mereka, apa 
yang mereka cari? Jawabannya adalah sangat jelas: Mereka melihat ke 
dalam Perjanjian Baru (yang juga kita kenal)..." (Nazer-Ali, Islam: A 
Christian Perspective, hal. 14)

Taurat, Zabur dan Injil
Tak ditemukan sama sekali di dalam Al-Qur'an ketiga kitab ini 
disebutkan bersama. Ketiga kitab ini tak disebutkan dalam surat yang 
sama. Untuk menemukan ketiganya bersama anda harus mencarinya di 
Hadits:

Abu Huraira menceritakan bahwa ketika Rasulullah ditanya oleh Ubay 
bin Ka'b bagaimana Rasullullah dapat melaksanakan doa dan Umm Al-
Quran (Surat pertama Al-Quran), Rasulullah menjawab," Kepada Ialah 
yang memegang jiwaku, yang telah menurunkan Taurat, Injil, Zabur atau 
Al-Quran, dan ada tujuh ayat yang telah diulang dari Al-Quran yang 
telah diturunkan melaluiku." (Mishkat Al-Masabih, halaman 454)

Dari Hadis Nabi kita dapat melihat bahwa secara tradisi Umat Muslim 
mengenal akan empat kitab suci. Al-Qur'an hanya menyebutkan keempat 
kitab ini saja yang diturunkan dan tak ada kitab lainnya, tapi Al-
Qur'an menyebutkan beberapa nama nabi yang tidak ditulis dalam Kitab 
Musa (Pentateukh), Mazmur/Zabur dan Injil.

Nabi-Nabi lainnya
Nabi-nabi dalam Alkitab yang tidak disebutkan dalam ketiga kitab 
tersebut dan disebutkan dalam Al-Qur'an adalah Ayub (4:163), Elia 
(6:86), Elisa (6:87), Sulaiman (Solomo) (2:102), Yunus (4:163), 
Yehezkiel (tapi kemungkinan besar adalah Yesaya) (21:85) dan Ezra 
(9:30). Sebagai tambahan ada juga karakter dalam Alkitab yang bukan 
Nabi yang juga disebutkan yaitu Goliat (2:51), Korah (26:76), Raja 
Saul (Jaloud) (2:247) dan Ratu Sheba (27:22). Semua ayat lainnya 
hanya merujuk pada Taurat, Zabur dan Injil, dan semua ayat lainnya 
yang dipercaya diturunkan melalui Hazrat Musa, Daud dan Isa. Pada 
kenyataannya, ada pendapat bahwa semua isi Alkitab hanya mengacu ke 
ketiga kitab ini. Pendapat ini semakin kuat jika kita membaca ayat 
seperti ini:

"Katakan (hai orang-orang mu'min): "Kami beriman kepada Allah dan apa 
yang diturunkan kepada Kami, dan apa yang diturunkan kepada Ibrahim, 
Isma'il, Ishaq, Ya'qub dan anak cucunya, dan apa yang diberikan 
kepada Musa dan 'Isa serta apa yang diberikan kepada nabi-nabi dari 
Tuhannya. Kami tidak membeda-bedakan seorangpun diantara mereka dan 
kami hanya tunduk patuh kepada-Nya" (Surah-Al Baqarah 2:136)

Ayat di atas membuka kemungkinan ke kitab-kitab dalam Alkitab yang 
tak termasuk dalam Taurat dan Injil. Lebih jauh lagi bagaimana 
hubungan Zabur dengan Al-Qur'an? Ada ayat-ayat yang mendukungnya juga 
yaitu:

"Sesungguhnya orang-orang mu'min, orang-orang Yahudi, Shabiin dan 
orang-orang Nasrani, siapa saja yang benar-benar beriman kepada 
Allah, hari kemudian dan beramal saleh, maka tidak ada kekhawatiran 
terhadap mereka dan tidak mereka bersedih hati." (Surah-Al Maa idah 
5:69)

Katakanlah: "Hai, Ahli Kitab, kamu tidak dipandang beragama 
sedikitpun hingga kamu menegakkan ajaran-ajaran Taurat, Injil dan Al 
Qur'an yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu". (Surah-Al Maa idah 
5:68)

Beberapa ahli Muslim huruf yang (huruf tebal) dengan mengacu pada Al-
Qur'an. Beberapa pendapat lagi tak mampu mendukung hal ini bahkan 
kurang dogmatis. Kemungkinan besar Zabur termasuk dalam ayat ini. 
Ayat-ayat yang lain yang membicarakan hal ini secara luas adalah 
5 :113 dan 3:48. Pada dasarnya kedua ayat nin membicarakan topik yang 
sama yaitu, bagaimana Allah mengajarkan tentang Hazrat Isa. Surah 
3:48:

Dan Allah akan mengajarkan kepadanya Al Kitab, Hikmah, Taurat dan 
Injil. (Surah-Ali 'Imran 3:48)

Taurat dan Injil yang dimaksud adalah jelas, tapi apa yang dimaksud 
dengan "Al kitab" disini ? Maulana Abdul Madjid Daryabadi melihatnya 
secara umum dengan mengatakan bahwa hal ini merujuk pada" semua kitab 
yang diwahyukan." (Tafsir Al-Quran, vol 1, hal. 227). Kata "Kitab" 
dalam bahasa Arab adalah Alkitab, kata yang umum digunakan untuk 
kitab suci termasuk Al-Quran. Namun karena kata ini terlalu umum, 
barangkali kita dapat mengatakan Al kitab termasuk tulisan seperti 
Elia (Hazrat Ilyas), Elisa (Al-Yassa), Yehezkiel (Zulkifli atau 
Hizkil), Yunus dan sebagainya, Bagaimanapun juga hal ini akan merujuk 
bahwa pengertian Taurat sebenarnya adalah mengacu pada Kitab Yahudi, 
termasuk Taurat, Mazmur dan kitab para Nabi.

Dan sesungguhnya telah Kami berikan kepada Bani Israil Al Kitab, 
kekuasaan dan kenabian dan Kami berikan kepada mereka rezki-rezki 
yang baik dan Kami lebihkan mereka atas bangsa-bangsa. (Surah-Al 
Jaatsiyah 45:16)

Abdullah Yusuf Ali mengomentari ayat ini sebagai berikut:

Israel mempeoleh pewahyuan dari Musa, dan kekuatan yang adil melalui 
kerajaan Daud dan Sulaiman, dan beberapa peringatan nabi, seperti 
Yesaya dan Yeremia (Ali, Ibid, hal. 1358)

Ia melihat bahwa perkataan Nabi Yesaya dan Yeremia merupakan nubuatan 
dari Tuhan. Hal ini merupakan hal yang luar biasa karena kedua nabi 
ini tak pernah disebutkan dalam Al-Qur'an dan Hadis.

Hadis menunjukkan bahwa Hazrat Muhammad merupakan pewahyuan dari 
Tuhan, yang mirip seperti penulisan Rasul Paulus:

Abu Huraira mengatakan bahwa setelah Rasulullah menyatakan bahwa Ia 
mendapat wahyu dari Allah Yang Maha Tinggi " Aku telah mempersiapkan 
pelayanku, yang belum pernah dilihat, belum pernah didengar, dan yang 
belum pernah dipikirkan oleh manusia," Ia menambahkan '" Tak ada yang 
mengetahui bahwa sang Penghibur telah dating kepada mereka." (Bukhari 
dan Muslim) 

Kutipan diatas mendekati apa yang ditulis oleh Paulus dalam 1 
Korintus 2:9:

Tetapi seperti ada tertulis : "Apa yang tak pernah dilihat oleh mata, 
dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul 
dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang 
mengasihi Dia." (1 Kor. 2:9)

Kutipan dari Hadis tadi mendekati pada perkataan Paulus. Ada 
perkataan Bahwa Allah yang Maha Tinggi mengatakannya! Dan tentulah 
Nabi Muhammad mempunyai pemikiran bahwa surat Korintus merupakan 
bagian dari firman Tuhan dan merupakan bagian dari Injil. Sekalipun 
banyak bagian dari Hadis Nabi tidak dipercaya, tapi bagian ini 
sangatlah dipercaya. Ayat ini mendapat perhatian besar dan dapat 
ditemukan juga di Sahih Al-Bukhari dan Sahih Muslim.

Kesimpulan
Dalam Al-Qur'an, kitab Taurat dapat mengacu kepada Hukum Musa atau 
seluruh Kitab dari Perjanjian Lama. Zabur merupakan Mazmur Daud, tapi 
kemungkinan sama dengan Kethubim, bagian ketiga dari kitab Ibrani. Al-
Quran tidak menentang sama sekali interpretasi ini. Injil merupakan 
pewahyuan yang diberikan kepada umat Kristen. 

Al-Qur'an memberikan kesaksian tentang ketiga kitab terdahulu, dan 
juga dari para nabi yang memperoleh pewahyuan dari Allah. Hadis 
menolong untuk mendefinisikan kitab terdahulu hanya ada tiga kitab 
dan juga menunjukkan, adanya para nabi yang tak dikenal yang telah 
berperan dalam kitab tersebut (seperti Paulus)







------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke