http://www.balipost.co.id/balipostcetak/2006/6/15/n2.htm
RI Kembali Utang 5,4 Milyar Dolar Jakarta (Bali Post) - Indonesia kembali mendapatkan komitmen pinjaman dan hibah dari negara-negara yang tergabung dalam Consultative Group on Indonesia (CGI). Jumlah totalnya 5,4 milyar dolar AS. Jumlah tersebut sebagian digunakan untuk membiayai defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2006 yang diperkirakan mencapai 1,5 persen dan sebagian lagi disalurkan langsung ke masyarakat melalui mekanisme non-APBN. Lepada pers di Jakarta, Rabu (14/6) kemarin, Menteri Koordinator Perekonomian Boediono mengatakan, pertemuan CGI ke-15 ini merupakan kedua kalinya bagi Indonesia memimpin sidang. ''Artinya, kita yang menentukan agenda dan topik pembicaraan sesuai dengan keperluan kita,'' kata Boediono. Ia juga mengatakan, CGI kali ini dihadiri oleh 29 negara, termasuk lembaga multilateral. Tiga pendonor terbesar adalah Bank Dunia, Asian Development Bank dan Jepang. Menko mengatakan, dari 5,4 milyar dolar AS itu untuk APBN sebesar 3,9 milyar dolar AS dan yang di luar APBN mencapai 1,5 milyar dolar AS. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan, sidang kali ini hanya rekonfirmasi atas komitmen pinjaman yang sudah dijanjikan tahun lalu. ''Kalau dikatakan pinjaman baru tidak juga. Tetapi kalau untuk APBN memang baru,'' katanya. Ia mengatakan defisit APBN 2006 yang membengkak sampai 1,3-1,5 persen itu antara lain disebabkan untuk meningkatkan dana pendidikan, kesehatan, tambahan subsidi PLN dan juga rehabilitasi dan rekonstruksi gempa Yogyakarta. Untuk menutup defisit sebesar 16,7-17 milyar dolar AS, di mana 12,3 milyar dolar AS-nya untuk melunasi utang negara, diharapkan ada pendanaan dari dalam negeri lewat berbagai sumber, termasuk penerbitan obligasi negara senilai 12-12,3 milyar dolar AS. Sisanya, 4,4 milyar dolar AS itulah, menurut Sri Mulyani, yang sebagiannya akan dibiayai oleh CGI sebesar 3,9 milyar dolar AS. Boediono melanjutkan, Wakil Presiden Jusuf Kalla saat menjamu makan siang bersama anggota-anggota CGI menyampaikan terima kasihnya atas bantuan mereka terhadap gempa di Yogya baru-baru ini. Meski begitu, Kalla berharap bantuan yang diberikan selanjutnya dalam bentuk hibah dan bukan pinjaman. Dalam sidang CGI, pemerintah mengajukan dana hingga Rp 11,7 trilyun untuk merehabilitasi dan merekonstruksi Yogya. Rincian kebutuhan dana itu adalah untuk rehabilitasi perumahan senilai Rp 7 trilyun, Rp 2,8 trilyun untuk rehabilitasi sosial, Rp 1,3 triliun untuk rehabilitasi sektor ekonomi, Rp 420 milyar untuk rehabilitasi infrastruktur, dan Rp 200 milyar untuk rehabilitasi lintas sektor. (kmb2) [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Everything you need is one click away. Make Yahoo! your home page now. http://us.click.yahoo.com/AHchtC/4FxNAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

