http://www.antara.co.id/arc/2008/3/29/mongolia-ingin-belajar-pertambangan-dari-indonesia/
Mongolia Ingin Belajar Pertambangan dari Indonesia
Beijing (ANTARA News) - Pemerintah Mongolia menyatakan minatnya belajar
mengelola sektor pertambangan dari Indonesia, yang mereka nilai berpengalaman
dalam menggali berbagai potensi sumber daya alam.
"Mongolia menyatakan ingin belajar sektor pertambangan dari Indonesia dan
keinginan itu kita sambut baik dan akan ditindaklanjuti," kata Dubes RI untuk
China Sudrajat, di Beijing, Sabtu.
Menurutnya, keinginan tersebut disampaikan pemerintah Mongolia melalui KBRI
Beijing menyusul negara itu semenjak akhir tahun lalu berada di bawah wewenang
KBRI Beijing setelah sebelumnya merupakan wewenang KBRI Moskow.
KBRI Beijing sendiri, kata dubes, juga telah menjajaki berbagai peluang
meningkatkan kerjasama diplomatik dan ekonomi dengan Mongolia, antara lain
dengan menawarkan berbagai potensi pariwisata Indonesia kepada masyarakat
Mongolia.
"Selain soal pertambangan, sektor pariwisata juga menjadi minat tersendiri bagi
masyarakat Mongolia untuk bisa mengunjungi berbagai obyek wisata yang tersebar
di Indonesia," katanya.
Untuk meningkatkan hubungan diplomatik kedua negara, Dubes Sudrajat menurut
rencana Juni 2008 akan mengunjungi Ulan Bator, ibukota Mongolia, untuk bertemu
para pejabat negara tersebut.
Rencana semula, katanya, Menlu Hassan Wirajuda pada bulan itu akan mengunjungi
Ulan Bator untuk bertemu dengan para pejabat tertinggi negara itu. "Tapi
rencana kunjungan itu tampaknya tidak jadi mengingat kesibukan Menlu Hassan
dalam tugasnya," katanya.
Mengenai rencana kunjungan Dubes Sudrajat ke Ulan Bator, ia menyebutkan
merupakan kunjungan penting dan strategis untuk meningkatkan hubungan
diplomatik Indonesia-Mongolia, menyusul negara itu berada dalam wilayah KBRI
Beijing.
"Saya akan mencoba meningkatkan dan menjajaki berbagai peluang yang bisa
dikerjasamakan antara kedua negara, seperti investasi, pariwisata dan ekonomi,"
katanya.
Untuk saat ini KBRI untuk Mongolia berada di Beijing, sehingga semua fungsi
politik, hukum, keamanan, sosial dan budaya, serta ekonomi semuanya
dikendalikan dari KBRI di Beijing.
(*)
____________________________________________________________________________________
OMG, Sweet deal for Yahoo! users/friends:Get A Month of Blockbuster Total
Access, No Cost. W00t
http://tc.deals.yahoo.com/tc/blockbuster/text2.com
[Non-text portions of this message have been removed]