Pelanggaran HAM, SMA 68 Diadukan Ke Komnas HAM May 13, '08 10:07 AM
 
Pelanggaran HAM, SMA 68 Diadukan Ke Komnas HAM


JAKARTA, SELASA - SMA Negeri 68, salah satu sekolah negeri terbaik di DKI 
Jakarta, diadukan ke Komnas HAM karena dugaan pelanggaran HAM terhadap siswa 
didik.

Selain dugaan pelanggaran HAM, Aliansi Orang Tua Peduli Pendidikan, Koalisi 
Pendidikan, dan Indonesia Corruption Watch (ICW) juga mengadukan dugaan korupsi 
di sekolah yang berada di kawasan Salemba tersebut. Selain SMA 68, SD Negeri 
Percontohan IKIP Jakarta pun diadukan untuk kasus serupa. 
"ICW sebagai fasilitator yang menghubungkan antara aliansi orangtua peduli 
pendidikan dan koalisi pendidikan untuk menyelesaikan permasalahan ini," ujar 
peneliti pendidikan ICW, Febri Hendri, di Komnas HAM, Selasa (13/5).

Salah satu orangtua murid, Alex Yuswar, mengatakan, terjadi intimidasi kepada 
siswa, yang orangtuanya vokal dalam memeriksa laporan keuangan sekolah. 
"Apabila tidak bisa menjawab pertanyaan dari guru, dikatakan bego, bodoh. Dan, 
gurunya ngomong, pantas anaknya bego, orangtuanya banyak omong," kata Alex. 
Selain itu, lanjut Alex, siswa yang belum membayar uang sekolah diumumkan 
melalui pengeras suara sehingga membuat siswa bersangkutan malu. 

Sementara itu, perwakilan orangtua murid dari SD Percontohan IKIP, Handaru, 
mengatakan, siswa yang orangtuanya dianggap kritis terhadap laporan Anggaran 
Perencanaan Belanja Sekolah (APBS) rapornya dikosongkan. Rangkingnya pun 
diturunkan dan tidak diikutsertakan dalam tes susulan.

Hingga berita ini diturunkan, Komnas HAM yang diwakili oleh komisioner 
pemantauan penyelidikan, Nurcholis, masih mendengarkan runtutan laporan 
tersebut. 
(C5-08)http://www.kompas.com/index.php/read/xml/2008/05/13/14460495/pelanggaran.ham.sma.68.diadukan.ke.komnas.ham

Ada yang punya pengalaman serupa ga? Bisa dilaporin tuh...


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke