http://www.antara.co.id/arc/2008/6/29/pt-antam-investor-india-akan-bangun-pabrik-stainless-700-juta-dolar-as/
PT Antam, Investor India akan Bangun Pabrik Stainless 700 Juta Dolar AS
Kendari (ANTARA News) - Perusahaan PT Aneka Tambang (Antam) Tbk siap mendirikan
pabrik industri stainless di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) dengan
investasi sekitar 700 juta dolar Amerika Serikat. Perusahaan itu, rencananya
akan menggandeng investor besar dari India.
"Permasalahanya adalah lahan yang diinginkan investor itu seluas 200 ha, masih
dalam penjajakan karena lahan dengan luas seperti itu masih dalam proses
pencarian terutama kelayakan lokasi yang tepat," Kata Walikota Kendari, Ir
Asrun, M.Eng Sc di Kendari, Minggu, usai bertemu calon investor itu Jakarta
akhir pekan ini.
Menurut Asrun, rencana investasi sebesar 700 juta dolar AS itu merupakan
anggaran terbesar selama kegiatan investasi di Sultra, bahkan bila dibanding
dengan investasi PT Antam yang mengelola biji nikel di Pomalaa, Kabupaten
Kolaka bisa dua kali lipat besarnya nilai investasinya.
Bahkan bila perusahaan itu jadi melakukan pembangunan di Kota Kendari akan
menjadi pabrik stainles terbesar di Asia Tenggara setelah satu-satunya
perusahaan stainless yang hanya ada di China.
Pihak perusahaan memilih Kota Kendari sebagai pusat pendirian pabrik stainless,
karena menilai sangat strategis dan berada di tengah-tengah pusat wilayah yang
dapat menampung bahan baku industri tambang galian tanah dari Kabupaten Konawe
Utara, Kolaka, Konsel dan Bombana.
Alasan lain pemilihan Kota Kendari menjadi lokasi pembangunan pabrik karena
diperkirakan sangat efisien dari segi transportasi, termasuk proses ekspor ke
negara tujuan seperti China dan India dalam skala besar.
Dalam rangkaian pembangunan pabrik tersebut, pihak investor juga akan membangun
pembangkit listrik yang menggunakan bahan bakar Batu Bara dengan kapasitas 200
MW. Dari kapasitas tersebut, sekitar 160 MW akan digunakan sebagai keperluan
pabrik dan sisanya untuk kepentingan masyarakat.
"Ini juga merupakan salah satu alternatif untuk mengatasi krisis listrik di
Kota Kendari yang selama ini hanya memiliki kapasitas sekitar 38 MW," katanya,
seraya meminta kepada warga masyarakat Kota Kendari untuk mendukung hadirnya
investor besar itu demi maju dan berkembangnya Kota Kendari ke depan.
Selain itu, kehadiran pembangunan pabrik besi tahan karat di Sultra tersebut
juga akan memberikan dampak ganda kepada masyarakat, khususnya masyarakat yang
ada di Kota Kendari karena selain membutuhkan ribuan orang karyawan pada tahap
awal juga akan menghidupkan kegiatan ekonomi produktif.
Mengenai lokasi yang disiapkan, Walikota yang didampingi Sekot Kendari,
Alamsyah Lotunani, Kadis PU Kota, Syamsul Bahri Sangga, Ketua Bappeda dan
sejumlah staf Pemkot Kendari mengatakan, kawasan yang berpotensi untuk
pembangunan pabrik stainles adalah Kelurahan Sambuli dan Kelurahan Mata.
"Di dua lokasi ini, masih memiliki potensi untuk membangun pabrik tetapi
sebelumnya akan dilakukan pengajian kelayakan, termasuk persoalan kepemilikan
lahan oleh masyarakat sehingga tidak menimbulkan masalah di kemudian hari,"
kata Asrun.(*)
[Non-text portions of this message have been removed]