http://www.antara.co.id/arc/2008/6/28/harga-jagung-dan-kedelai-dunia-ikuti-jejak-minyak-cetak-rekor/
Harga Jagung dan Kedelai Dunia Ikuti Jejak Minyak Cetak Rekor
New York (ANTARA News) - Harga komoditas jagung dan kedelai sempat terdorong ke
rekor baru pada perdagangan Jumat di pasar komoditas Chicago (CBOT) sebelum
akhirnya ditutup melunak akibat hujan yang mengguyur kawasan Midwest AS dan
para pelaku pasar ingin mengamankan keuntungan mereka menjelang laporan data
pertanian terbaru pekan depan.
Kenaikan pada awal perdagangan itu mengikuti kenaikan tajam harga-harga
komoditas dalam dua hari terakhir serta akibat rekor baru harga minyak yang
sempat menyentuh level 143 dolar AS per barel, seperti dilaporkan AP.
Harga jagung untuk pengiriman Desember mencapai rekor tertinggi 7,96 dolar AS
per bushel sebelum akhirnya ditutup pada 7,87 dolar AS, atau turun satu sen
dari hari sebelumnya.
Sementara harga kedelai untuk pengiriman November mencapai rekor15,77 dolar AS
per bushel, sebelum akhirnya ditutup pada 15,595 dolar AS atau turun 2 sen.
Demikian juga dengan harga gandum yang ditutup melemah, yaitu 9,12 dolar AS per
bushel atau turun 75 sen untuk pengiriman September.
Elaine Kub, analis komoditas dari DTN di Omaha, Nebraska memperkirakan laporan
Departemen Pertanian AS pekan depan akan mendorong peningkatan volatilitas di
pasar pekan depan.
"Pasar sebenarnya ingin pergerakan yang lambat dan bertahap untuk melihat
dampak kompleksitas ini pada permintaan. Ada banyak kompleksitas yang tengah
berlangsung. Anda lihat banyak pelaku pasar yang ingin mengunci keuntungan
mereka dan lebih berhati-hati hari ini," kata Kub.
Pasar finansial AS yang tengah jatuh juga mempengaruhi komoditas, terutama padi
dan minyak. Indeks saham-saham industri Dow Jones merosot lebih dari 400 poin
dalam dua hari terakhir ke level terendah sejak September 2006.
Harga minyak jenis light sweet sempat menyentuh 142,99 dolar AS per barel di
pasar Mercantile New York sebelum akhirnya ditutup pada 140,21 dolar AS atau
naik 57 sen dari perdagangan sebelumnya.
Di Nymex, harga komoditas logam mulia agak bervariasi. Emas untuk pengiriman
Agustus naik 16,20 dolar AS menjadi 931,30 dolar AS. Sedangkan perak untuk
pengiriman Juli naik 49,5 sen menjadi 17,62 dolar AS per ons, dan tembaga naik
5,4 sen menjadi 3,884 dolar AS per pon.(*)
[Non-text portions of this message have been removed]