http://www.antara.co.id/arc/2008/11/3/bps-indonesia-belum-terkena-perlambatan-ekonomi/




*BPS: Indonesia Belum Terkena Perlambatan Ekonomi*


Jakarta (ANTARA News) - Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan, pertumbuhan
ekonomi Indonesia pada triwulan ketiga 2008 masih belum terkena dampak
perlambatan ekonomi dunia akibat krisis finansial global, sehingga momentum
pertumbuhan di atas 6,0 persen bakal bisa terjaga.

"Triwulan ketiga normal-normal saja. Dalam klasifikasi dampak krisis
finansial, Indonesia akan terkena second round effect," kata Kepala BPS
Rusman Heriawan di Jakarta, Senin.

Dia mengatakan, ekonomi Indonesia pada triwulan ketiga sedang
bagus-bagusnya, terlebih karena adanya bulan puasa menjelang hari Lebaran.

"Pendorong pertumbuhan adalah sektor yang terkait dengan permintaan, yaitu
konsumsi. Sedangkan ekspor juga belum terkena dampaknya, dia masih kencang.
Demikian juga investasi," katanya.

Menurutnya, ekonomi Indonesia pada triwulan keempat baru akan merasakan
dampak lanjutan menyusul melemahnya perekonomian AS dan negara-negara maju
lainnya.

Namun demikian, katanya, meskipun laju ekonomi bakal melambat pada triwulan
itu, pertumbuhan ekonomi sepanjang tahun tetap akan berada di atas enam
persen.

"Kalau pertumbuhan ekonomi 2008, apapun yang terjadi di triwulan empat,
karena reserve kita begitu tinggi, saya optimis untuk keseluruhan tahun 2008
bakal diatas enam persen," katanya.

Pemerintah sendiri menargetkan pertumbuhan ekonomi 2008 sebesar 6,0 persen.
Sedangkan pertumbuhan ekonomi pada triwulan kedua year on year 6,39 persen.
(*)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke